
Wahyu yang mendengar penjelasan andre seakan tidak percaya dengan kejadian barusan yang di alami mereka berdua.
ketika mereka membicarakan hal itu ,andre tiba-tiba matanya terfokus pada satu batu yang ada di ujung,ia melihat sosok pendaki yang sedang mereka bicarakan,pendaki itu melambaikan tangan sembari menjauh .
"lu kenapa dre malah bengong ?" tanya wahyu
Dengan tatapan kosong andre menjawab "dia ada disana " sambil nunjuk ke arah batu .
lantas pandangan wahyu mengikuti yang di tunjuk andre ,namun ketika wahyu melihat ke arah batu tersebut tidak ada siapa-siapa.
"mana ,ga ada siapa-siapa cuma batu doang" ujarnya wahyu.
namun andre menjelaskan bahwa sosok itu berterima kasih kepada mereka telah menjaga amanah ,sosok itu dulunya seorang pendaki juga namun ia mengalami tragedi di gunung ini yang membuat nyawa di ambil disini .
Pendaki ini tidak menyebutkan namanya namun yang jelas ia masih terjebak disini dan jasadnya belum di temukan sampai sekarang.
Ceritanya andre . . .
"lu bisa tau itu dari mana ?" tanya wahyu
dengan raut wajah yang sedih andre menjawab "dia datang dan cerita semuanya padaku, intinya seperti itu" jawabnya andre
Wahyu heran ,karena selama kenal andre,ia tidak seperti ini biasanya.
"gue ga percaya,mana ada orang mati bisa balik lagi ke dunia ini ,halu mungkin lu " ujarnya wahyu
sambung wahyu "terus sejak kapan lu kaya gini " tanya wahyu
Andre yang belum paham betul dengan dirinya namun berusaha untuk menjelaskan semuanya pada wahyu "semenjak kita naik gunung Ciremai ini " jawabnya andre
Lalu andre menceritakan semuanya dari awal sampai di titik sekarang ini ia berada , walaupun wahyu mungkin saja tidak percaya dengan apa yang di jelaskan oleh andre ,namun itu kenyataan.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.25 sore , suasana sudah gelap namun masih ada sedikit cahaya matahari yang masuk di antara celah-celah pohon-pohon .
Dari atas ada kakek tua yang berjalan membawa kayu bakar menuju arah tenda mereka,andre yang melihat nya pun langsung memastikan "yu itu ada kakek-kakek,liat ngga ? " tanya andre
"iya liat ,warga lokal mungkin yang abis cari kayu bakar " jawabnya wahyu
"ternyata manusia asli,karena wahyu pun melihat" dalam hati andre
Tiba-tiba kakek tua itu sudah ada di samping tenda mereka "permisi dek ,kakek boleh minta sedikit airnya" tanya si kakek
"iya kek ada nih,bawa aja satu buat kakek" jawabnya andre sambil memberi sebotol airnya
Kakek itu pun menerimanya "terimakasih dek,kalian mau mampir ke rumah kakek dulu ngga,deket kok dari sini ?" tanya si kakek
Seketika andre dan wahyu saling bertatapan,jika mereka menolak ajakan si kakek rasanya tidak sopan,namun jika menerimanya , khawatir dengan dirwan yang masih tidur di dalam tenda .
"gimana ya kek, bukannya saya nolak tapi saya juga lagi nungguin teman saya yang sedang sakit kek " jawabnya andre
"yasudah dek,kakek pamit dulu,kalau kalian ada apa apa bisa datang saja ke rumah kakek " ,sambil nunjuk ke arah batu yang ada di ujung
__ADS_1
wahyu yang mendengar obrolan andre dan si kakek langsung merinding sampai ubun-ubun.namun pada saat si kakek nunjukin rumahnya, ternyata memang benar ada bangunan seperti gubuk yang terbuat dari kayu yang beratapkan daun kelapa.
"owh iya kek makasih tawaran nya, hati-hati kek" ujarnya andre
kakek itu langsung berjalan ke arah rumahnya itu,hanya beberapa detik saja si kakek sudah tidak kelihatan.
"kamu kenapa yu gemetaran gitu ?" tanya andre
"gapapa dre,di luar dingin banget,gue ke dalam tenda duluan " jawabnya wahyu sambil masuk ke dalam tenda .
Andre yang di tinggal sendirian di luar tenda sambil berpikir kenapa di ketinggian seperti ini masih ada warga lokal.
Waktu sudah mulai malam dan udara terasa sangat dingin dengan suhu 10 drajat ,andre pun masuk ke dalam tenda .
Dirwan ternyata sudah sadar dan sedang duduk mengobrol dengan wahyu , kondisi dirwan sudah membaik dan terlihat segar bugar .
ketika mereka sedang asyik ngobrol kesana kesini ,waktu pun semakin larut dan di tengah-tengah obrolan, terdengar di luar tenda suara gamelan seperti dalam acara adat istiadat.
"ssssuuttttt ,kamu denger ngga ?" tanya andre
"iya denger" jawab wahyu
Semakin lama di dengerin ,suara itu semakin mendekat dan seperti mengelilingi tenda mereka .
tidak hanya itu ,banyak suara langkah kaki yang berjalan .
dukk..dukk..dukkk
"kalian jangan bersuara, anggap saja tidak mendengar" ujarnya andre dengan suara pelan
"kalian jangan ada yang keluar" bisik si kakek pada andre
Andre yang paham dengan ucapan si kakek pun berusaha diam dan tenang dalam keadaan yang keos ini .
Pancaran sinar bulan yang terang pun menyoroti tenda mereka dan nampak sosok di luar tenda yang berjalan memutari tenda .
Sosok itu bertubuh besar dengan tanduk di kepalanya , sesekali menggeram .
sreeetttt..sreettttt , suara cakaran kuku di bagian luar tenda , wahyu yang melihat tangan besar dengan kuku yang panjang sedang mencakar tenda pun gemetaran dengan raut wajah ketakutan , jantung pun berdetak kencang .
Tangan besar itu pun menjauh dari arah tenda seakan sosok itu pergi namun ternyata sosoknya berjalan ke arah depan tenda ,setiap langkahnya membuat tanah di sekitarnya bergetar .
dugggg...duggg duggg ,suara langkah kaki yang menggelegar mendekati depan tenda .
sreeetttttt. . .suara resleting tenda terbuka dengan perlahan,namun pada saat sudah terbuka setengahnya terlihat kaki besar hitam berbulu lebat sedang berdiri depan tenda .
Mereka bertiga yang melihat hanya terdiam dan tidak bisa bicara , bahkan untuk bergerak saja tidak bisa ,badan mereka kaku membatu ,hanya mata mereka yang bisa bergerak .
Tiba terdengar. . .
Hihihihiii. . .suara melengking khas kuntilanak.
__ADS_1
Kaki yang ada di depan tenda kini perlahan menjauh dari arah tenda dan masih terasa getaran berjalannya.
"jangan ikut campur " suara serak menggeram
Rupanya sosok itu sedang bertarung dengan kuntilanak itu , sesekali terdengar suara dentuman besar seperti ledakan.
beberapa lama kemudian setelah pertarungan dua makhluk itu tiba-tiba keadaan menjadi senyap.
Hihihi hihihihi , namun suara tertawa itu seperti nenek-nenek .
dengan tenda yang masih terbuka setengah , terlihat sosok nenek tua yang datang ke arah depan tenda .
sreeett.... membuka resleting tenda hingga terbuka semuanya .
Lalu sosok nenek tua ini dengan masuk setengah badannya lalu bicara "kalian sudah aman ,jangan khawatir mereka bukan apa apa" ujarnya si nenek .
nenek tua ini berambut panjang putih , wajahnya keriput dengan bibir hitam,dengan baju khas zaman dulu .
Mereka bertiga tidak ada yang menjawab sepatah katapun karena masih ketakutan.
"jika kalian merasa ada yang menggangu,sebut saja namaku nyi pelet" ujarnya si nenek
lalu nenek itu pergi entah kemana,menghilang begitu saja tanpa terdengar apapun.
suasana kembali normal seperti biasanya dan mereka bertiga bisa gerak kembali,seakan mereka berada dalam mimpi.
"tadi mimpi bukan sih ?" tanya wahyu
"entahlah, berasa mimpi namun terasa jelas sekali " jawabnya Dirwan
Andre yang masih diam di tepuk pundaknya oleh wahyu "weyyy malah bengong lu ", ujar wahyu
"kenapa ,aku tadi mimpi buruk" ucapnya andre
Wahyu aneh kenapa bisa sama merasakan semuanya .
"iyah kita juga mimpi buruk tadi " ujarnya dirwan
Lalu mereka menceritakan semua mimpi yang mereka alami namun ternyata yang mereka ceritakan semuanya sama tidak beda sedikit pun .
ketika mereka melihat ke arah resleting tenda yang masih terbuka , mereka bertiga saling tatapan satu sama lain..
"ternyata bukan mimpi" ucap mereka berbarengan .
Sreettttt Wahyu menutup kembali resleting.
"kita tidur saja biar cepat pagi dan bisa langsung turun" ujarnya Wahyu
Mereka bersiap untuk tidur dan mulai mencari posisi nyaman mereka.
...----------------...
__ADS_1
......................
...****************...