
"itu benar burung jalak kamu ? " tanya jaka
"iya bener bang, karena gunung Ciremai ini sama saja dengan rumahku" jawabnya andre
jaka yang heran dengan ucapn dirwan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya,jaka mengalihkan pembicaraannya.
"bang temennya aman yang di tenda ? " tanya jaka
"aman bang,cuma gejala saja,nanti juga bangun" jawabnya andre
Jaka yang sudah lama berbincang dengan andre memutuskan untuk pamit karena ia harus segera turun.
"bang saya pamit dulu ya,mau beres-beres tenda,mau turun sekarang " ujarnya jaka
"owh yaudah bang" ucapnya andre
Jaka pun pergi meninggalkan andre yang sedang memasak,saking asyiknya ngobrol,andre sampai lupa menawarkan makan dan minuman .
beberapa jam kemudian masakan sudah jadi namun wahyu belum kunjung datang juga tapi untungnya masih siang sekitar jam 10:30 siang.
disisi lain wahyu yang sedang susah payah untuk kembali ke tempat camp,ia bertemu pendaki yang sedang duduk di bawah pohon.
"bang sendirian aja ? "tanya wahyu , menghampiri
"hehe iya bang,temenku sudah turun duluan tadi pagi-pagi " jawabnya si pendaki.
Wahyu sempat berpikir mungkin dia nasibnya sama sepertinya yang di tinggal duluan karena keadaan darurat.
"oh gitu bang,mau bareng sama saya ga turunnya? " ajakan wahyu
__ADS_1
"engga bang duluan aja gapapa,saya ga bisa kemana mana,tapi tolong sampaikan pada teman saya di bawah ,jangan nyariin aku" ucapnya si pendaki
Wahyu bingung dengan ucapannya itu,karena biasanya pendaki pasti akan turun gunung juga.
"iya bang nanti kalau ketemu,saya duluan ya bang " ujarnya Wahyu sambil berjalan kembali.
Namun hanya beberapa langkah wahyu berjalan,ia menoleh ke belakang, pendaki yang tadi ngobrol dengannya sudah tidak ada entah kemana.
Seketika bulu kuduknya merinding dan jantungnya berdebar kencang,tanpa pikir panjang ia berlari sejauh mungkin dari tempat itu.
"padahal masih siang,ko ada aja yang kaya gtu" ucapnya dalam hati
Setelah dirasa sudah jauh dari tempat itu ia berjalan normal kembali,sambil memikirkan si pendaki tadi.
Tak lama kemudian ia sampai di tempat camp,wahyu langsung lari ke arah tenda.
"gimana dirwan ? " tanya wahyu
Wahyu yang kelelahan pun langsung duduk sambil meluruskan kakinya .
"tadi pas lo turun ketemu sama pendaki sendirian ngga dre ? " tanya wahyu
"ngga ko,kan tinggal rombongan kita saja yang ada di atas juga" jawabnya
Wahyu ingin menceritakan kembali namun ia mengurungkan niatnya.
"owh gitu ya,,lo udah masak Dre? " tanya wahyu memotong obrolan
"udah tuhh, kalau mau makan ambil aja,ada di dalam tenda " jawabnya Andre.
__ADS_1
Perut wahyu yang sudah keroncong pun langsung pergi ke dalam tenda .
"lo udah makan belum ? " tanya wahyu
"belum,duluan aja kalo mau makan,aku beresin dulu kompor " ucapnya andre
Ketika wahyu mau makan ,ia lupa karena tidak ada alas untuk nasinya ,ia pun keluar tenda kembali untuk mencari daun yang bisa di pakai alas.
"mau kemana yu ? " tanya andre
"gue mau nyari daun dulu biat alas makan" jawabnya wahyu sambil menjauh dari tenda.
andre juga lupa kalau mereka tidak membawa piring atau alat mkan lainnya , mereka hanya membawa kompor dan panci kecil untuk masak.
"andreee..." suara dalam tenda memanggil
andre langsung masuk ke dalam tenda dan ternyata dirwan sudah siuman.
"kamu gapapa wan,mendingan gak ? " tanya Andre
"lumayan mendingan,tolong minta air panas dong " jawabnya
andre langsung ngambil air panas yang sudah ia sediakan karena ia tahu ketika dirwan sadar pasti minta air .
"nihh awass masih panas banget airnya " andre sambil memberikan gelas
gleeekk...gleggg
Air panas itu langsung dirwan minum tanpa kepanasan bahkan ekspresi wajahnya juga biasa saja seperti meminum air dingin biasa.
__ADS_1
...----------------...
...----------------...