Mencitai Sendirian

Mencitai Sendirian
Kepulangan istri Pak Bambang


__ADS_3

Setiba di rumah, kak Natan membawa semua barang yang tadi kami beli di pasar, akupun menyusulnya dari belakang. Akhir akhir ini sikap kak Natan aneh, gak sepertu biasanya, kenapaya?


"Yun, kamu dari mana? Dan kak Natan bawa apaan tu? Banyak banget.


Kata Lisa


"Tadi aku ke pasar bareng kak Natan buat beli beberapa keperluan dapur yang hampir punah.


Ujarku


"Apaan sih Yun, pake punah segala.


Ujar Lisa dan Kami berduapun tertawa.


"Yun, tadi kamu langsung pergiya bareng kak Natan?


Kata kak Aldo


"Iya kak, soalnya keburu sore


Kata ku menjelaskan agar tidak terjadi kesalah pahaman.


Ko aku malah jelasin seperti orang yang takut pacarnya marah sih pergi bareng cowo lain. Pasti kak Aldo berfikir yang enggak enggak.


Setelah makan malam, kami disibukkan dengan tugas masing masing, karena harus menyusun laporan untuk minggu ini.


Tok.. Tok.. Tok..


Terdengar ada yang mengetuk pintu dari luar, sepertinya ada tamu.


"Lis, bardiri gih bukain pintu! Sepertinya ada tamu


Kata kak Angga


"Ok kak


Ujar Lisa


"Assalamualaikum


"Waalaikumsalam


Kata Lisa " cari siapa bu?


"Saya istriny pak Bambang


Kata ibu itu seraya tersenyum melihat ekspresi Lisa.


"Ooo istrinya pak Bambang, maaf bu saya tidak mengenal ibu, silahkan masuk bu.

__ADS_1


Ujar Lisa


"Iya, ibh tahu ko


Ujar istri pak Bambang seraya tersenyum ramah.


"Siapa Lis?


Kata kak Angga


"Istrinya pak Bambang kak.


Kata lisa


"Apa?


Ujar kak Angga


Dan saat itu kami semua langsung meninggalkan pekerjaan kami lalu menyalami tangan istri pak Bambang.


"Wah, kalian semua yang dari kotaya?


Tanya istri Pak Bambang


"Iya Bu.


Kata kak Angga "saya angga, ini natan, Lisa, Ayunda, dan Nisa.


"Saya Lasri, panggil saya Bu Sri, Kata bapak kalian 7 orang, tapi ko kalian cuma berenam?


Tanya istri Pak Bambang


"Yang satunya gak bisa ikut Bu, soalnya lagi sakit, namanya fatur.


Ujar kak Natan


"Ooo begitu rupanya, kalian sudah makan?


Tanya Bu Sri


"Iya Bu udah ko


Kata kak Angga


"Kalau gitu kalian lanjut saja pekerjaannya, Ibu mau nyiapin cemilan buat kalian


Kata Bu Sri


"Makasih bu

__ADS_1


Ujar kak Angga


Beberapa menit kemudian Pak Bambang tiba di rumah dan kelihatannya pak Bambang membawa sesuatu


"Assalamualaikum


Kata Pak Bambang


"Waalaikumsalam


Ujar kami kompak


"Pak Bambang udah pulang?


Kata Lisa


"Iya nak, istri bapak udah ada di rumah? Soalnya tadi istri bapak nelfon kalau mau pulang.


Tanya Pak Bambang


"Iya pak, Bu Sri udah pulang, sekarang bu sri sedang di dapur pak.


Ujar Lisa


"Kalau begitu saya masuk dulu ya nak, semangat kerjanya.


Ujar Pak Bambang seraya meninggalkan ruang tamu.


Keluarga Pak Bambang sederhana tapi menghangatkan, dikeluarga ini kami sangat nyaman karena keramahannya, dan ternyata istri Pak Bambang sangat baik dan lembut.


"Aldo kamu mau ini?


Ujar kak Nisa seraya menawarkan kripik singkong


"Mm gak usah, makasih kamu aja yang makan.


Ujar kak Aldo


Saat itu aku melihat kak Nisa sedang menawarkan kripiknya ke kak Aldo, sepertinya ia sangat menyukai kak Aldo. Kak Nisa cantik, tinggi pintar sedangkan aku? Aduuuh apesnya hidup ini, saingan dimana mana.


Rasanya aku hendak berhenti untuk mengejarmu kak, karena melihat banyak orang yang menyukaimu, dan orang yang mengukaimu itu sangat lebih baik dariku, tapi sangat susah buatku, kak apa kak Aldo tahu kalau aku sedang menyukai kakak?


Entah kapan, rasa ini akan selalu seperti ini, aku hanya bisa memendam kecemburuan saat melihatmu dekat dengan orang lain. Aku berharap kamu bisa mengetahui perasaanku walau itu hanya dalam mimpi.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2