Mencitai Sendirian

Mencitai Sendirian
Mahasiswi Baru


__ADS_3

"Hei kamu, kenapa masih disitu? Gak lihat apa semuanya pada berdiri disana?


"Eh maaf kak, saya tadi..


"Udah jangan banyak bicara, receh amat, cepet kesana.


Dasar senior judes, gila, kejam, baru aja gitu, pake marah marah segala😴.


Ini adalah hari perkenalan lingkungan di universitas X, sama seperti yang lain aku juga seperti itu. Pake pita dirambut segala, dicemolin lagi, aaaa pokoknya ambur aduk deh, apa lagi senior yang rese itu, ia sih ganteng, tapi wadidawwww ngeri kalau berhadapan sama tu manusia. Namanya kak Natan, menurutkudia ganteng sih, banyak yang naksir juga, tapi kalau berhadapan sama dia itu harus punya mental yang ekstra Hot hahahahah.


Selama beberapa hari ini aku berjuang menghadapi senio senior ketus dan akhirnya selesai juga, dan aku sudah resmi menjadi mahasiswi, asikkyaaa😁


****


"Yun...


Sepertinya ada yang memanggilku deh🤔.


"Yun...


Akupun berbalik badan dan melihat tersenyata benar benar ada yang memanggilku, tapu aku gak kenal sama tu orang.


"Maaf siapa ya?


"Lo gak kenal gw?


Aku hanya menggelengkan kepalaku, karena emang bener aku gak tahu.


"Kalau gitu kenalin, nama gw Crystia. Kita satu kelompok pas lagi merkenalan lingkungan sekolah.


Aku hanya menganggukkan kepalaku, dan membalas jabatan tangannya.


"Kalau boleh tahu ada apa?


"Ok, lo duduk dulu, baru gw ceritain


Kenapani orang, datang datang kok kayak langsung akrab ya. Heheheheh bagus sih akhirnya punya temen baru, sebenarnya aku memang tertutup sih, dari pertama ketemu sama tu senior rese sampai sekarang, jadi aku belum punya temen baru.


"Ada apa?

__ADS_1


"Gini, gw lihat lo pernah ngobrol deh sama kak Aldo, iya namanya kak Aldo kan?


Apalagi ni?


"Iya, emang kenapa?


Crystia langsung loncat loncat gak jelas, kayak baru dapat rumah aja.


"Eeeee kamu kenapa?


Tanyaku heran.


"Kelihatannya lo akrab sama kak Aldo?


"Gak juga.


Ketusku


"Eh Yun gak boleh gitu dong, lo harus bantuin sahabat lo sendiri.


"Kapan kita jadi sahabat?😨


Segampang ituyah dapat sahabat?


Aku rasa aku sudah dapat sahabat yang aneh.


"Gini Yu, gw ngefens banget sama kak Aldo, jadi bantuin gw ya, pliiiiiiceeeeeee Ayunda sayang.


Apaansih ni orang.


Flashback


Saat itu aku ke kantin untuk isi perutku yang tidak bersahabat ini, waktu itu masih masa perkenalan lingkungan.


Gak sengaja ketemu Kak Aldo.


Rasanya campur aduk banget, seneng, gugup, salah tingka, pokonya saat itu aku seperti maling yang dikejar warga. Aku gak tahu haru bersikap apa, kan udah lama nahan rindu, heheheheheh Alaaayyyyy.


"Eh kamu Ayunda kan?

__ADS_1


Aku spontan terkejut saat ditegur sama Kak Aldo. Gugup bangeeeeet gak tahu mau ngomong apaaaaaan.


Aduh gimana ni? Kalau aku kabur pasti kak Aldo kirain aku orang aneh, jangan sampe terulang kayak waktu masih SMA.


"Eh iya kak.


Akupun hanya tersenyum malu.


Dasar Ayunda malu malu kucing amatsih, nih ada rejeki didepan kok gak disegel sih.


"Kebetulan kita satu kampus. Kamu ambil jurusan apa?


"Saya ambil jurusan kedokteran kak.


"Wah bagus dong, kita sama, aku juga ambil jurisan kedokteran.


Wah kak Aldo bilng kita sama, gak salah tu. Aaaaaa pengen melayaaaaaang.


"Iya kak, kebetulan banget.


"Kalau gitu lanjut aja makannya, nantu telat lo, jangan sampai dihukum. Semangat ya.


Kak Aldo pegang kepala aku? Whattttt the what what what? Jantung aku mau copot ni, nininini rasanya pengen keluar.


Aku hanya bisa tersenyum, dan aku yakin wajah aku pasti udah kayak marmut merah jambu.


Kutatap punggungnya dari jauh yang hilang secara perlahan, gak nyangka bisa ngobrol lagi sama kak Aldo.


Bahagia banget rasanya. Pengen teriak tapi gak bisa.


"Heh kamu, kamu iya kamu, kesini cepetan.


Aduh ketemu sama senior itu lagi, mimpi apa aku semalam. Aaaa pengen cakar mukaknya sampe ancur ajaaaaaa. Sabar Yun.. Sabaa.. Ini ujian.. Anak sabar disayang tuhan.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2