Mencuri Pengantin Ayahku

Mencuri Pengantin Ayahku
Sedang Diusahakan


__ADS_3

"Sayang, tungguin aku mandi sebentar ya. Kita makan diluar saja sekalian kencan, apakah ada tempat yang ingin kamu tuju?" tanya Dimitri dan Ayu menganggukkan kepalanya semangat.


Setelah Dimitri berlalu Ayu melompat kegirangan dan langsung menyusul ke kamar untuk memperbaiki penampilannya. Entah mengapa dia merasa busana yang dia kenakan sudah kusut. Sontak saja Ayu mengambil setelah yang baru dan segera berlalu ke kemar tamu untu mandi agar tubuhnya terasa segar.


30 menit kemudian


Ayu dan Dimitri sudah selesai melaksanakan sholat magrib dan saat ini keduanya berjalan ke arah luar rumah menuju mobil Dimitri.


"Akhirnya kita bisa pergi bersama juga Mas. Oh iya memangnya pekerjaan Mas di Kantor sudah selesai?" tanya Ayu lagi.


"Sudah jangan ngomongin pekerjaan Sayang, sekarang kita hanya memikirkan kita berdua saja. Ayo kita berangkat, kamu mau kemana dulu?" tanya Dimitri pada sang Istri.

__ADS_1


"Mas, kita cari makan aja dulu yuk." kata Ayu yang memang orangnya gampang laperan dan tidak bisa menunggu lama.


"Baiklah Istriku, ayo kita cari makan dulu sebelum pergi ketempat yang lain. Apa kamu ada destinasi yang ingin dituju? Sebagai tempat makan untuk kita?" tanya Dimitri pada Ayu.


"Mas, kamu itu sebenarnya kerja sebagai apa sih? Kok sibuk banget?' tanya Ayu pada sang Suami.


"Mas bekerja sebagai CEO Dim'O Corp, sekarang ditunjuk untuk mengawali bisnis di Korea Selatan sebagai CEO juga. Jadi ya lebih sibuk dan tanggung jawabnya juga otomatis lebih besar," kata Dimitri.


"Mas yang punya Dim'O Corp?" tanya Ayu pada Dimitri.


"Karena tidak ada yang tahu bagaimana rupanya dan kapan kedatangannya secara nyata maka kami hanya bisa bersiap setiap hari takutnya dia mendadak datang dan kami kehilangan pekerjaan," kata Dimitri menceritakan pekerjaannya.

__ADS_1


"Maaf Sayang orang lain yang bekerja di Dim'O Corp memang merasakan hal itu tapi tentunya aku tidak karena aku adalah pemiliknya . Tapi aku tidak pernah menampakkan diri sebagaipemilik sehingga membuat banyak orang kalang kabut. Akan ada masanya aku memberi tahu tentang kebenaran diriku padamu, tapi tidak sekarang. Sekarang cukuplah kamu tahu aku hanya CEO biasa tanpa memiliki apa-apa." kata Dimitri dalam hatinya.


"Sudahlah, aku juga tidak terlalu paham karena itu bukan duniaku. Oh iya Mas, bagaimana kabar Mama?" tanya Ayu pada Dimitri.


"Mama sudah jauh lebih baik dari yang sebelumnya. Hanya saja sekarang Mama masih tetap dalam masa perawatan. Kemaren Mas berbicara dengan Dokter yang menangani Mama dan dia bilang Mama memiliki perkembangan yang pesat. Jika terus begini, maka kemungkinan Mama akan sembuh lebih cepat dari perkiraan." kata Dimitri.


"Alhamdulillah, semoga Mama bisa segera sembuh dan berada ditengah-tengah kita ya Mas." kata Ayu yang diaamiinkan oleh Dimitri..


"Mas juga berharap Mama bisa kembali berada ditengah-tengah kita. Apalagi kalau sampai kita punya Baby, uggghh pasti Mama akan sangat bahagia karena sudah punya cucu." kata Dimitri semangat.


"Gimana mau punya Anak, Mas. Lah kamu sibuk terus ngak pernah ada waktu buat kita berdua." kata Ayu kesal.

__ADS_1


"Ya Allah, Sayang ini lagi Mas usahakan supaya kita bisa semakin dekat dan bisa segera punya Baby." kata Dimitri.


"Semoga saja kamunya ngak ngilang-ngilang lagi sampe satu bulan lebih lagi kayak kemaren aya Mas." sindir Ayu yang membuat Dimitri tidak berkutik.


__ADS_2