Mencuri Pengantin Ayahku

Mencuri Pengantin Ayahku
Dihadiahi Wanita Penghibur


__ADS_3

Setibanya di Restoran XX Ayu dan Dimitri berpisah. Ayu dimeja sendiri sedangkan Dimitri dan Daniel menuju meja sendiri dimana mereka akan bertemu dengan Clien.


"Lagi-lagi aku ditinggal sendiri, oalah Ayu. Mbok yo sadar, namanya juga CEO perusahaan besar makanya sibuk. Ya sudah mending aku pesen makanan aja,'' kata Ayu.


"Nona ingin pesan apa?'' tanya seorang Waiters restoran yang menghampirinya.


"Saya pesan yang ini, ini dan ini. Sudah hanya itu." kata Ayu pada Waiters yang menunggunya.


"Baik Nona, mohon ditunggu." Waiters Restoran berlalu dan Ayu melanjutkan membaca novel kesayangannya yang baru saja dia temui pagi ini.


Saat sedang asik membaca Ayu hampir saja mata Ayu keluar gara-gara melihat wanita yang bernampilan sangat sexy dan dengan tampilan menggoda menggelayut pada seorang Pria yang sepertinya eksekutif muda.


Tidak sampai disana, Ayu kembali terkejut saat kedua manusia itu rupanya adalah Clien yang ditemui oleh Dimitri dan Daniel.

__ADS_1


"Ya Allah, ini namanya bibit pelakor. Tapi kalau aku hampiri yang ada nanti Mas Dimitri yang malu. Ya sudah mari kita lihat sampai dimana bibit pelakor bisa berkembang." kata Ayu tenang hingga makanan yang dipesannya diletakkan diatas meja makan.


Ayu mulai meminum minumannya, aedangkan matanya sibuk mengamati bagaimana sibuknya Daniel yang presentasi dilanjutkan dengan Dimitri yang menjelaskan.


Dimitri-Daniel


"Jadi bagaimana Mr Kim?" tanya Dimitri kembali.


"Tuan Kim terlalu memuji, saya hanya salah satu dari sekian banyak orang yang beruntung bisa bekerja di Dim'O Corp," kata Dimitri merendah.


"Bos, kau selalu saja merendah." kata Daniel dalam hati seraya menahan senyum.


"Ini adalah Alena, gadis yang aku beli dari pelelangan di rumah Bordil langgananku. Aku sengaja membarikannya padamu sebagai hadiah, aku yakin kau suka padanya Tuan Dimitri." kata Mr Kim dan mengisyaratkan Alena untuk mendekat pada Dimitri.

__ADS_1


Sontak Dimitri langsung gugup sedangkan Ayu menyemburkan minumannya karena memang sedang minum.


"Maaf Tuan, saya menghormati hadiah yang Anda berikan. Namun, dengan tegas saya katakan kalau saya seorang Suami dan tidak mungkin saya mempermainkan hati Istri saya." kata Dimitri ynag mulai susah mengendalikan raut wajahnya. Namun sejauh ini masih zona aman.


"Tenang saja Tuan Dimitri, saya juga seorang Suami ketika di rumah. Bahkan saya sudah punya Putri usia 17 tahun, namun jika diluar rumah saya bebas dengan siapapun. Kau pasti akan ketagihan Tuan Dimitri." kata Mr Kim tetap kekeh dengan niatnya yang malah membuat Dimitri bangkit.


Dimitri bangkit dan menghampiri sang Istri yang masih melongo kaget karena mendengar dan juga melihat bagaimana Tuan Kim menawarkan wanita penghibur pada sang Suami.


"Baiklah karena Mr Kim masih kurang memahami maksud saya maka perkenalkan Ayu. Wanita cantik ini adalah Istri saya. Jadi saya tidak membutihkan hadiah dari Mr Kim dan jika memang Mr Kim tetap memaksa lebih baik kerja sama kita dibatalkan saja." kata Dimitri langsung mengkode Daniel untuk segera pergi.


"Tuan Dimitri ini masih bisa dibicarakan, kita tidak harus membatalkan kerja sama kita!" teriak Mr Kim saat Dimitri sama sekali tidak ingin membalik mendengar perkataan dari Mr Kim.


Selama perjanan Dimitri sangat-sangat emosi dia butuh ruang tertutup untuk bisa melampiaskan emosinya. Dimitri tidak suka ketika dia hilang kendali, bukan hanya kali ini dia membatalkan kerja sam akarena dihadiahi perempuan penghibur. Sudah tidak terhitung jumlahnya selama 11 tahun terakhir.

__ADS_1


__ADS_2