
Jangan lupa like sebelum membaca ya . 🙏
____________________________
Hari telah berganti begitupun dengan suasana diruang latihan, tegang dan cemas mengingat hari membukaan semakin dekat sedangkan kepastian yang mereka dapat masih di ambang.
Mereka sekarang telah duduk melingkar diatas karpet yang disiapkan dengan suasana tegang karna cemas akan keputusan yang berikan oleh kepsek.
"Jadi kita harus gimana sekarang" ucap salah satu dari mereka memecah keheningan yang tercipta.
"Huss" Raka menghembuskan nafas gusar sejujurnya dia juga bingung sebagai pemimpin/ketua dalam drama ini dia sangat sulit berfikir jerni lagi setelah mendengar perkataan dari guru pembimbing kemaren bahkan semalaman dia tidak bisa tidur hanya memikirkan kelanjutan dari drama meraka ini.
"Kita tunggu aja kepastian dari ibu intan, jika keputusan dari ibu intan tidak sesuai dengan harapan kita semua maka aku dan Fauzi yang akan menemukan kepsek secara langsung. Tapi sebelum itu kita berdoa saja semoga yang disampaikan oleh ibu intan memuaskan buat kuta" ujar Raka yang diamini oleh mereka semua.
"Semoga saja semuanya sesuai dengan harapan kita semua "
"Kalau seandainya keputusan tidak sesuai dengan keputusan kita berarti usaha kita selama dua hari ini sia-sia donk kak "
"Betul tu kak kita sudah cape-cape untuk menyiapkan drama ini malah gak ditampilin sih kak, itu berarti kepsek tidak menghargai kerja keras kita slama dua hari ini "
Aslin yang berada di samping Dimas hanya diam ntah dia tidak tau mau bicara apa, dia takut salah bicara karna keadaan yang terlihat tidak sesuai dengan harapan mereka semua. Dia kira semuanya akan berjalan lancar dan sesuai dengan apa yang dia bayangkan tapi nyatanya sangat jauh dari harapan.
"Semoga keputusan yang di sampaikan oleh bu intan nanti sesuai dengan karapan kita semua, amin" batin Aslin.
*****
Dilapangan basket yang dikeliling oleh banyaknya siswi-siswi yang berkumpul untuk menonton tim basket sekolah mereka yang sedang latihan. Tim basket yang memang terkenal dengan keahliannya dan juga kegantengan pemainnya bahkan mereka sudah banyak menyumbangkan prestasi untuk sekolah ini baik dalam tinggal sekolah maupun tinggan nasional.
"Huwaaa,,, Reza aku padamu " ketika mereka melihat Reza memasukkan bola kedalam Ring lawat.
Reza yang memiliki postur tubuh yang tinggi, kulit yang tidak terlalu putih dan memiliki rahang yang tegas dan yang menambah nilai plusnya dimata siswi-siswi itu karna dia adalah kapten basket kelas 12 yang sebentar lagi akan digantikan oleh orang lain, dia juga cukup terkenal akan kemahirannya dalam bermemain basket bisa dibilang dia juga sepupu dari Fauzan (ketos).
"Amri juga keren kok gak kalah sama Kak Reza "
"Alif dan Rian juga keren kok "
"Tapi tetap kak Reza yang paling keren"
"Ahhh Amri aku padamu muachh muachhh " ucapnya teriak sambil lompat-lompat tak karuan setelah melihat Amri dapat memasukkan bola kering lawan.
Amri mulai berjalan kepinggir lapangan dengan nafas yang terengah engah yang diikuti oleh oleh yang lainnya.
"Loe gak mau nyapa balik fans loe yang ngomong tadi " tanya Rian kepada Amri sambil terkekeh.
__ADS_1
Sedangkan Amri begiduk ngeri sambil melirik sekumpulan siswi yang dimaksud oleh Rian tadi . Amri buru-buru mengalihkan tatapannya kearah lain dengan begidik ngeri dengan melihat tinggah segerombolan gadis-gadi yang tidak tau diri itu yang malah memberikan kiss jauh kepadanya pikirnya.
"Ih ogak gue punya fans kaya mereka " batinnya
Rian dan Alif yang melihat tingkah Amri yang menurut mereka berlebihan sudah tidak bisa menahan tawanya lagi
Amri yang diketawain oleh kedua temannya itu melirik sinis kepada keduanya. Sedangkan yang dilirih malah bersikap tidak peduli.
"Ni minuman untuk loe bertiga " ujar Reza yang tiba-tiba ada didisamping mereka.
Rian dan Alif mulai meredakan tawa setelah mendengar suara Reza.
"Makasih ya kak" ucap Amri sambil mengambil satu minuman dingin yang berada di tangan Reza diikuti oleh Alif dan Rian yang juga melakukan hal yang sama.
"Thanks ya kak minumannya " ucap Rian sambil menunjuk minum yang telah berada di tangannya.
"Makasih ya kakak Reza, kak Reza memang terbaik dh " ucap Alif.
Sedangan Reza hanya tersenyum menanggapi ucapan ketiga sahabat itu.
"Iya sudah kalau gitu, gue mau mau ke yang lain dulu " ucapnya sambil melirik teman yang lain yang sedang berkumpul tak jauh dari teman mereka berada.
Ketiganya serempak mengangguk sebagai persetujuan.
"Huss..segarnya " ujar Rian.
"Sumpah gue udah dari tadi pingin minum yang dingin-dingin seperti ini " ucap Alif sambil meletakkan minuman disampingnya.
"Bener banget saking hausnya gue, gue pingin nabok loe berdua "ucap Amri yaang masih menyimpan kesal kepada kedua temannya itu.
Sedangan orang yang dimaksud hanya cengengesan tak sejas.
"Oh iya Am loe belum tau gak info tentang drama yang akan ditampilkan nanti di pembukaan " tanya Rian serius.
"Gak emang kenapa?" Tanya Amri dengan bingung karna sejujurnya dia belum mengunjungi ruang latihan yang mereka gunakan mengingat sejak kemarin mereka full latihan.
"Menurut info yang gue dapat kalau drama itu gagal tampil di acara pembukaan nanti "
"Yang serius loe yan " tanya Alif
Rian menganggukan kepala " benar, itu yang gue dengar dari anak-anak tadi pagi pas gue jalan dikoridor " jelas Rian.
"Kalau kaya gitu berarti kasihan dong buat mereka yang udah latihan cape-cape tapi gak membuahkan hasil " gumam Alif.
__ADS_1
Sedangkan Amri hanya diam setelah mendengar penjelasan dari Rian dengan pikiran yang berkecamuk kemana-mana.
"Bagaimana keadaan mereka sekarang, pasti mereka sekarang sedang cemas, apa yang harus aku lakukan untuk mereka agar drama yang telah mereka buat dengan susah payah tetap ditampilkan nanti "batin Amri.
*****
Bu intan sekarang telah berada di dalam sebuah ruangan yang tak terlalu besar dan cukup rapi dengan seorang laki-laki paruh payah yang duduk didepannya yang terdapat satu meja panjang diantara mereka.
5 menit sudah bu intan duduk diam tanpa bicara begitupun dengan laki-laki paruh bayah yang berada dihadapannya yang sedang sibuk dengan kertas-kertas ditangannya yang entah dia sendiri tidak tau isinya apa.
Suasana tegang dan canggung yang tercipta membuat bu intan tidak nyaman.
Bu intan berdehem untuk mengurangi kecanggungan yang tercipta antara dirinya dengan laki-laki paruh bayah yang tak lain adalah pak anton suswonto selaku kepala sekolah di SMA Pelita ini.
Pak anton langsung melirik kearah bu intan yang duduk diam sejak 5 menit yang lalu. Pak anton meletakkan kertas yang dia pegang keatas kepala dan memusatkan perkatiannya kepada bu intan.
"Hmmm" pak anton berdehem untuk penarik perhatian bu intan yang sedari tadi menunduk.
"Ada apa yaa,, bu intan datang keruangan saya " tanya pak Anton keintinya langsung.
Sebenarnya dia gugup ditanya seperti itu tapi dia berusaha untuk mengendalikan dirinya agar tujuannya untuk menemui kepsek tidak sia-sia.
"Jadi begini pak, maksud kedatangan saya kesini saya ingin membahas masalah yang kemaren bapak sampaikan kepada saya " ucapnya.
"Iyaa,,, memang ada masalah dengan apa yang saya ucapkan kemaren" tanya pak Anton dengan bingung.
Bu intan berusaha untuk tetap mengendalikan kegugupan yang terdapat didalam dirinya.
"Apa bapak bisa mempertimbangkan lagi dengan keputusan bapak itu, apa bapak tidak kasihan dengan anak-anak yang telah bekerja keras dibalik drama yang akan tampil nanti bahkan mereka telah kencapai 60% untuk persiapan " jelas bu intan.
Pak Anton yang belum tau apapun tentang drama itu diam ntah apa yang dia pikirkan. Mambuat bu intan jadi gelisah melihat keterdiaman pak Anton yang berada dihadapannya.
"Apa bapak juga tidak tau bagaimana kecewanya mereka setelah saya memberi tahu tentang keputusan yang bapak sampaikan kemaren, bahkan mereka juga mengeluarkan perotes mereka kepadanya rasa kecewa mereka" ucap bu intan
Bu intan menghela lafas "Maaf pak jika saya lancang, bapak bisa fikirkan lagi kemutusan yang akan bapak ambil semoga tidak mengecewakan mereka yang telah bekerja keras untuk persiapan drama ini " ucapnya. " kalau begitu saya permisi dulu pak " izinnya.
Bu intan mulai berdiri dari duduknya dan berjalan keluar tanpa membalikkan tubuhnya sama sekali.
___________________________
Author up lagi ni jangan lupa Like vote dan ratenya dan bila ada kritik dan syarat silahkan tulis dikolom komentar ya.
Ig : Ayyaanntiiiiiii
__ADS_1