Mengejar Cinta Polisi

Mengejar Cinta Polisi
28


__ADS_3

setelah aura meninggalkan ruangan tunggu , abi pun segera membawa makanan yang di berikan aura tadi ke dalam ruangannya, iya buka kotak makanan tersebut


"risol , apa bener dia yang buat , apa mungkin dia beli terus di masuk kan ke kotak makan ini" ucap abi yang berfikir tidak mungkin seorang Artis papan atas bisa membuat makanan ini


Abi pun memakan risol tersebut


" hem enak , gak mungkin kalo dia bisa bikin ini , ini rasanya enak banget" ucap abi sambil memakan risol tersebut tak lama pintu ruangan nya di ketuk seseorang


"masuk" ucap abi sambil mengunyah makanannya


" wih makan apa tu kayaknya enak bagi dong" ucap riko yang masik ruangan abi


" enak aja ni buat saya " ucap abi yang tak mau membagi risolnya


" pelit banget sih lo itu kan madih banyak"ujar riko menunjuk kotak berisi risol


"gak ada ini buat nanti kalo aku tiba tiba lapet" ucap abi yang tidak mau memberikan riso nya


" ya udah deh kalo gak mau ngasih ma'f mengganggu dan ini ada berkas yang harus di tandatangani anda" riko memberikan berkas kepada abi , abi pin meletak kan kotak makan yang ber isi risol ke atas meja dan mengambil berkas di tangan riko, riko segera memberikan berkas tersebut, seketelah berkas tersebut di serah kan iya ppun dengan gerakan cepat mengambil 2 risol iya langsung berlari keluar ruangan abi


" riko awas kamu ya" teriak abi dengan kesal iya terus mengupat riko dalam hatinya


tak terasa hari sudah mulai siang Aura dan nina sedang menunggu jemputan abi di lobi apartemen nya

__ADS_1



tak lama abi pun datang menghampirinya


' ganteng banget 'ucap aura dalam hati



" ayo berangkat" ucap abi yang membuyarka lamunan Aura


" eh iya ayo nin" jawab aura, mereka pun segera masuk ke dalam mobil abi aura dan nina masuk ke bagian belakang


" saya buakn supir pindah satu kedepan ucap abi pada Aura dan nina yang duduk di belakang nya


" kita mau ke hotel mana" tanya abi setelah aura telah duduk di sampingnya


" kita ke hotel Askara "jawab aura sambil memainkan ponselnya


' bukan nya itu hotel keluarganya' ucap abi dalam hati


Mobil abi melaju menentang jalan raya dengan kecepatan sedang, didalam mobil hanya keheningan tidak ada yang bersuara Aura sibuk dengan henfon nya yang bertukar pesan dengan hani yang menanyakan tentang adiknya sedangkan abi hanya fokus pada mengemudinya, setelah sampai di hotel Askara mereka pun segera turun dan langsung menuju ke restoran yang ada di hotel ter sebut


"nin pak rizal sudah sampai apa belom" tanya aura

__ADS_1


" udah sih katanya dia menunggu kita di ruangan VIP no 4 " jawab nina


" ya udah ayo ke sana" ajak aura


mereka pun menuju keruangan VIP no 4 ketika ruangan tersebut di buka di sama sudah ada 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan


"selamat siang ma'f pak kami terlambat " ucap nina


' ganteng banget tu cowok ' ucap dalam hati sekertaris nya pak Rizal


" ya tidak apa apa mari silahkan duduk dulu" ucap pak bobi selaku orang yang asisten pribadi pak rizal


nina ,aura dan abi pun duduk abi duduk di samping aura


" perkenalkan ini adalah tuan Rizal selaku produser pembuatan filem yang akan di buat nya" jelas bobi


" saya aura dan ini asisten saya nina" ucap aura


" ma'f kalau boleh tau yang ada di samping nona ini siapa ya kok saya baru pertama kali melihatnya" tanya rizal pada aura


" oh ya kenalin ini pacar saya " ucap aura , abi yang mendengar ucapan aura pun menoleh ke arah aura


' cari kesempatan ni kayak nya' ucap abi dalam hati

__ADS_1


' nah lo mau apa lo sekarang , enak banget dari tadi ngeliatin abi aku kaya gitu' ucap aura dalam hati yang kesal karna sekertaris rizal memandang abi tak berkedip


__ADS_2