
aura sedang melangsungkan suting filem
" Kat kita istirahat dulu" teriak sutradaranya
aura pun segera duduk di kursi yang telah di sediakan oleh nina
" nin ambilin gue minun dong" pinta aura
sutra dara menghampiri aura
" aura kamu akan mendapatkan kamu akan mendapatkan lawan main di filem ini" ucap sutradara
" siapa pak" tanya aura
" itu dia baru datang dia , silvia sini sebentar" ucap sutradara
" aura ini silvia ,silvia ini aura" sutra data mengenalkan mereka
' wah kesempatan bagus ini ,gue bisa singkirkan dia supaya abi jadi milik aku dan filem ini aku yang akan jadi bintang utamanya menggantikan kamu aura' ucap silvia dalam hati
" aura " ucap aura sambil mengulurkan tangan nya
" silvia" ucap silvia
" dia akan menjadi pemeran pengganti kamu aura, jadi saya harap kalian menjalani komunikasi yang baik " ujar sutradara
" baik pak" ucap aura dan silvia bersamaan
" kalau begitu saya permisi dulu" ucap sutradara yang langsung meninggalkan aura dan silvia
" ra ni minum nya" ucap nina memberikan sebotol air minum untuk aura
__ADS_1
" loh bukan nya dia yang di kantor polisi waktu itu" ucap nina
silvia langsung meninggalkan mereka
" iya " jawab aura singkat
" kok dia ada di sini sih , mau ngapain dia di sini" tanya nina
" dia yang jadi pemeran pengganti gue" ucap aura
" oh gitu , kita makan yuk gue laper banget ni" ucap nina
" boleh ayo kita makan ,gue juga udah laper nih" ucap aura yang langsung beranjak dari duduk nya
mereka pun pergi ke tempat yang telah di siapkan untuk makan bersama
" apa bener kamu dan kk mu mau membangun sekolah geratis di sini" tanya nina
" gue salut sama lo ra ,lo baik banget lo selalu memikirkan orang orang yang ada di sekitar lo" ucap nina
" gue pernah ngerasain gimana susah nya membiyayai sekolah , sampek gue harus bekerja keras untuk sekolah dan biyaya hidup gue, jadi gue pengen anak anak di sini gak ngerasain beratnya biyaya sekolah" ucap aura
" iya lo bener , gue sebenarnya kasihan banget sama anak anak di sini banyak sekali yang ingin sekolah namun terhambat oleh ekonomi " ucap nina
" nanti lo temenin gue buat cari tempat buat pembangunan sekolah nya nanti" ucap aura
" boleh sekalian kita liat sungai yang ada di ujung desa sana , bagus banget sungainya " ucap nina
" boleh deh nanti kita ajak kiki dan zahra sekalian ya , biar kita gak nyasar" ucap aura
" boleh, nanti kita kerumah mereka ya " ucap nina
__ADS_1
tanpa mereka sadari silvia sedari tadi yang mendengarkan percakapan mereka , timbul ide licik untuk mencelakai aura
" ini kesempatan buat gue nyingkirin lo dari abi dan bintang filem ini haha" ucap silvia sambil tertawa
aura dan nina pun makan siang dengan lahap, setelah makan mereka menuju ke rumah kiki
" assalamualaikum kiki"ucap aura dan nina bersamaan
" walaikumsalam kk cantik dan kk nina" ucap kiki dan zahra
" lo kamu di sini zahra" tanya aura
" iya kk , tadi ibu sama bapak pergi ke ladang jadi aku di titipin di sini kk" ucap zahra
" ibu kamu mana ki" tanya nina
" ada kk nanti aku panggil dulu" ucap kiki langsung ke berlari kebelakang
" eh ada neng aura sama neng nina ada apa ni pada kesini" tanya ibu kiki yang baru datang dari belakang
" begini bu saya mau aja kiki sama zahra buat liat sungai yang ada di ujung desa ini katanya bagus banget jadi pengen liat aja" ucap aura
" iya bu saya denger dari temen temen saya yang lainnya yang sudah ke sana " ucap nina
" iya silahkan kesana ,tapi hati hati di sana arusnya deras dan banyak batu besar nya" ucap ibu kiki
" iya bu kalau begitu kami berangkat dulu ya bu assalamualaikum" ucap aura
" walaikumsalam" ucap ibu kiki
mereka pun pergi ke sungai yang ada di ujung desa , tanpa mereka sadari silvia tengah mengikuti mereka
__ADS_1