
Aura baru saja menyelesaikan pemotretan nya hari ini hari yang sangat melelahka bagi aura , dia sedang duduk di sebuah bangku sambil menunggu nina membereskan barang barang nya
"ni di minum ra ,keliatan nya kamu sangat kelelahan" ucap seteven yang tiba tiba datang iya membawa 2 cangkir kopi cap di tangannya
" gak makasih " jawab singkat dari aura
seteven pun meletakkan kopi di atas meja di samping aura dia duduk di kursi samping aura
" lo kenapa sih cuek banget sama aku"tanya seteven
" bisa gak sih jangan ganggu gue" ucap aura ketus
" ra kamu beneran gak mau kasih aku kesempatan" tanya seteven lagi
" gak " jawab singkat aura
" aku mau berubah demi kamu ra" ucap seteven
"gue gak perduli" ucap aurasambil berdiri dari kursinya iya hendak meninggalkan seteven, akan tetapi langsung di tahan oleh seteven
" heh lepasin gue" ucap aura
seteven pun langsung memeluk dan membekap mulut aura dengan saputangan , aura pun memberontak ingin meminta tolong tapi lama kelamaan tubuhnya lemas dan tak sadarkan diri
" ma'fin aku ra aku ngelakuin ini agar aku tidak kehilangan kamu" ucap seteven sambil mengangkat tubuh aura ke arah parkiran dan memasuk kan nya ke dalam mobilnya
nina baru saja menyelesaikan pekerjaan nya iya ingin menghampiri aura tapi aura sudah tidak ada
__ADS_1
" kemana tu anak, katanya mau nunggu di sini, apa dia udah nunggu di mobil ya" ucap nina sendiri
nina pun berjalan dan dia melihat henfon aura tergeletak di lantai
" lo ini kan henfon ya aura kok ada di sini dih" ucap nina sambi mengambil henfon nya aura
iya bergeges menuju parkiran iya melihat aura sedang di masuk kan ke dalam mobil dengan keadaan tak sadarkan diri
" loh itu kan aura dan seteven" ucap nina, nina berlari hendak mengejar mobil seteven
" seteven berhenti ,turunin aura"teriak nina
" tolong aura di culik seteven" teriak nina namun di sana sudah sepi tidak ada orang
" aduh gue haris gimana ini , oh ya gue harus minta tolong sama komandan, ya hanya komandan yang bisa membantu "ucap nina sambil mengotak ngatik henfon aura
" udah ah gue nelfon kk riko aja suru dia hubungin komandan" ucap nina
nina langsung mengambil henfon nya di dalam tas, iya langsung menghubungi riko
" hallo assalamualaikum " ucap riko dari seberang telfon
" kk riko bisa tolong aku gak" ucap nona minta tolong kepada riko
" minta tolong apa cantik" gombal riko
" ini bukan waktunya bercanda kk aku serius" ucap nina dengan kepanikan
__ADS_1
" oke oke sekarang cerita sama kk ,kenapa kamu sampek kepanikan kaya gitu" ucap riko mulai serius
" aura di culik seteven " ucap nina
" seteven siapa nin" tanya riko ,iya memang tak tau siapa seteven
" dia itu mantan pacar aura , dia gak mau di putusin sama aura kk dia terobsesi dengan aura" jelas nina kepada riko
" apa .. terus sekarang seteven bawa aura kemana" tanya roko sambil teriak
" kalo aku tau udah aku samperin kk, kk tolong hubungi komandan suru nyari aura , aku takut terjadi apa apa ,sebab seteven itu orang nya nekatan " jelas nina lagi
" ok sekarang kamu tenang kamu pulang aja ke apartemen nanti biar aku sama komandan yang akan cari Aura , kamu hubungi kelurga nya aja,,kamu jangan khawatir aku dan komandan akan menemukan aura" ucap riko menenangkan nina
" baik lah aku percaya kan aura pada kamu dan komandan"ucap nina
" ya udah kamu pulang gih aku matiin dulu ya telfon nya aku mau telfon komandan dulu" ucap riko
" baik lah kamu harus hati hati "ucap nina
" iya ya udah ya Assalamualaikum" salam riko
" walaikumsalam" jawab nina
*jangan lupa mampir ke karya ku yang baru ya*
__ADS_1