
aura dan yang lain nya telah sampai di pinggiran sungai
" kk bisa berenang apa gak" tanya kiki
" bisa kalau kalian bisa apa gak " tanya balik aura
" bisa dong kk kita sering mandi di sini"ucap zahra
" kalau gitu kita mandi aja yuk di sini kayak nya seger banget air nya" ucap nina
"ayo " ucap aura, kiki dan zahra bersamaan
mereka punya mandi bersama sungai tersebut mereka sangat menikmati bermain air sambil bersefi ria
" ra udah yuk gue udah kedinginan nih" ucap nina ucap nina sabil duduk memeluk lututnya yang duduk di atas batu besar
" kiki ,zahra kita pulang yuk " teriak aura
zahra dan kiki pun segera naik ke daratan
tanpa mereka sadari silvia dari tadi mengamati mereka
" bagai mana ya caranya supaya aku bisa menyingkirkan aura" ucap silvia
aura ,nina zahra dan kiki kini sudah ada di mendarat semua
" nina henfon ku di mana ya" tanya aura sambil mencari cari henfon ya
" bukan nya lo tadi yang memegang nya sendiri" ucap nina sambil ikut mencari henfon aura
" apa jangan jangan ketinggalan di atas batu tadi ya" tebak aura
" mungkin aja coba kamu liat kesana" ucap nina
" ya udah drh aku ke sana dulu ya untuk memastikannya" ucap aura
" mau di temenin gak " tawar nina
__ADS_1
" gak usah lak kalian tunggu aja di sini gue turun bentar doang kok" ucap aura
" ok lo hati hati ya , kalau ada apa apa lo teriak aja tar kita kesana " ucap nina
" ok deh" ucap aura yang langsung meninggalkan nina ,kiki ,dan zahra
aura masuk lagi ke dalam sungai untuk mencari henfon nya
" ini kesempatan aku buat menyingkirkan aura" ucap silvia di balik batu besar
silvia mengendap ngendap sambil membawa sebuah kayu untuk memukul aura
aura yang tengah fokus mencari mencari henfon nya dia tidak menyadari ada seseorang yang mengintai nya sejak tadi
silvia bersiap siap untuk memukil aura
abi baru sampai di desa tempat aura suting
" emm cuacanya segar sekali" ucap abi sambil merentangkan tangan nya
pantas saja tempat sebagus ini untuk suting filem " ucap nya sendiri
" bukannya itu aura, dia sedang mandi di sungai" abi tak percaya kalau aura mau mandi di sungai
" lucu sekali kamu ya , separti anak kecil aja "ucap abi sambil tersenyum memperhatikan aura
" aku foto diam diam ah buat koleksi " ucap abi , abi memang sering mengambil foto aura secara diam diam , iya mengoleksi nya di henfon
" ternyata mereka akan segera pulang sebaik nya aku sembunyi biar mereka tidak tau kalau aku sedang mengintip mereka" ucap abi yang bersembunyi di balik bebatuan
tak lama abi melihat aura mencari sesuatu
" sedang mencari apa dia kenapa sendirian, itu bukan nya silvia mau apa dia ,kenapa dia memegang kayu, apa dia ingin mencelakai aura, aku harus menolong aura" ucap abi
abi berlari secepat mungkin iya harus menyelamatkan aura dari silvia
" aura awas " teriak abi
__ADS_1
Bbbuuukkk....
bbbeerrruuuurrrrr......
abi terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus sungai yang deras
" aabbii" ucap silvia gagap iya langsung melepaskan kayu yang iya pegang, iya segera pergi dari sana
aura pun menoleh iya melihar abi terjatuh ke aliran sungai yang sangat deras
" abi" teriak aura yang melihat abi hanyut terbawa arus
Bbuurrr
aura melompat ke sungai untuk menolong abi
" abi kamu dimana " teriak aura
" abi " teriak aura
nina ,kiki dan zahra yang mendengar teriakan aura pun segera menghampiri aura
mereka bertemu dengan silvia yang tengah ketakutan
" sedang apa kamu di sini" tanya nina
silvia tak menjawan iya hendak melarikan diri namun di tahan oleh nina
" anak anak kalian tahan tante ini , kk akan melihat ke adaan kk aura , kalian ikat saja dengan suwiter ini" ucap nina sambil memberikan suwiter nya kepada zahra
" baik kk" ucap zahra
nina berlari menghampiri aura
" ra ada apa ,kenapa kamu" tanya nina yang melihat aura tengah menangis
" kenapa " tanya nina sambil memeluk aura
__ADS_1
" abi, abi hanyut" ucap aura sambil menangis