
sudah seminggu abi mencari keberadaan aura , selama seminggu ini juga sikap abi lebih banyak diam dan tidak banyak bicara, iya bicara seperlunya saja
" permisi komandan ini ada laporan yang harus anda tanda tangani" ucap lisa yang menyerah kan laporan
selama seminggu ini lisa juga menaruh perhatian lebih pada abi tapi tak di respon oleh abi
" letakkan disana" ucap abi cuek sambil menunjuk ke arah ujung meja
" apa komandan sudah makan siang " tanya lisa
" belom" jawab abi singkat
"mau makan siang bareng saya komandan" ajak lisa
" tidak " jawab abi
" baik lah kalau begitu saya permisi dulu dan " ucap lisa
" hem" jawab abi
lisa pun keluar ruangan abi dengan wajah kesal
" kenapa sih sikap komandan berubah setelah pulang dari bandung" ucap lisa pada dirinya sendiri
" kenapa kamu lis ngomong sendirian " tanya riko yang hendak ke ruangan abi bersama samuel
" aku cuma heran aja sama sikap komandan setelah pulang dari bandung dia semakin dingin dan cuek , sama semua orang di sini" ucap lisa
" mungkin komandan sedang ada masalah" ucap samuel
"kita ke ruangan komandan dulu ya" ucap riko yang meninggalkan lisa dan di susul oleh samuel
" bagai mana sam ,apa kita beritahu aja kepada komandan " tanya riko
" tapi nanti kita kena semprot sama pasangan kita" ucap samuel takut
__ADS_1
" tapi gue kasihan sama dia , setiap hari ngeliat dia murung trus "ucap riko
" gue juga kasihan sebenarnya sama dia " ucap samuel
" kita beri tahu aja ke dia tapi jangan sampai cewek kita tau ,kita juga harus bilang kalau komandan sendiri yang melacak no aura bukan kita" usul riko yang tak tega melihat sahabatnya tersiksa
" ya udah deh terserah lo aja , pokok nya jangan sampek ketauwan bisa bisa gue di omellin sama hani " ucap samuel
" ayo kita ke ruangan komandan"ucap riko
mereka pun berjalan menuju ruangan abi
tok...tok...tok..
" masuk " ucap abi dari dalam ruangan
mereka pun masuk ke dalam ruangan abi
" hak makan siang dan" tanya riko
samuel melihat ke arah riko dan riko hanya mengangguk kan kepala
"dan sebenarnya ada yang ingin kami sampaikan ,tapi komandan jangan marah ya" ucap samuel
" apa maksud kamu sam" tanya abi yang tidak mengerti
samuel melihat lagi ke arah riko seolah olah minta bantuan riko untuk menjelaskan nya
" begini dan sebenar nya kimi tidak melacak keberadaan aura" ucap riko
" kenapa kalian tidak mencari nya ,apa kerja kalian selama satu minggu lebih ini" tanya abi yang mulai emosi
" sabar dan jangan marah marah dulu biar kan kami menjelaskan nya terlebih dahulu" ucap riko
" jelaskan sekarang tanpa ada yang di tutup tutupi" ucap abi dengan tegas
__ADS_1
samuel dan riko menelan air ludahnya melihat abi sudah marah
" begini dan sebenarnya kami hanya di suru oleh aura supaya kami tidak melacak keberadaan nya " ucap samuel
" jadi kalian tau keberadaan aura sekarang" tanya abi
Mereka berdua pun hanya mengangguk kan kepala
Abi memejamkan matanya untuk menahan emosinya
" hufff sekarang beritahu saya di mana dia berada" tanya abi
riko pun segera mengambil kertas kosong dan menulisnya di kertas tersebut
" ini dan alamat nya" ucap riko
Abi segera mengambil kertas berisi alamat aura di tangan riko
" sam kamu urus cuti saya selama 1 bulan dan kamu riko jangan beritahu siapapun kalau saya mau menyusul aura " ucap abi
" tapi saya mohon dan jangan beritahu pada siapapun kalau kami yang memberi tahu ke komandan, bilang aja komandan melacak sendiri keberadaan aura"ucap samuel
" kamu tenang saja saya tidak akan memberitahu siapapun " ucap abi
"terimakasih dan " ucap samuel
" saya yang seharusnya terimakasih sama kalian , kalau begitu saya akan mentraktir kalian makan siang , ayo kita makan siang " ucap abi sambil membereskan berkas berkas yang iya cek tadi
abi langsung mengambil kunci mobil dan jaket nya
" ayo kenapa kalian malah bengong " ucap abi yang melihat samuel dan riko hanya bengong
" iiya dan " ucap riko dan samuel bersamaan
Mereka pun keluar untuk makan siang bersama
__ADS_1