Mengejar Cinta Polisi

Mengejar Cinta Polisi
29


__ADS_3

semua orang memandang ke arah aura


" bukan ya kamu pacaran sama seteven son artis sinetron itu" tanya Rizal pada aura


" saya sudah putus dari dia , dan yang sekarang ini lah pacar saya" ucap aura


" kalau boleh tau kenapa anda bisa putus dari seteven" tanya rizal kembali


" saya rasa anda tidak perlu tau kenapa saya putus dari seteven , dan tolong jangan campurkan masalah kerjaan dan masalah pribadi" ucap aura yang mulai kesal


" ma'f saya tidak bermaksud apa apa , saya hanya murni penasaran aja" ujar Rizal merasa bersalah


" perkenalkan saya Rizal produser yang akan mengajak nona Aura untuk membintangi filem yang akan saya buat" ucap Rizal kepada abi


" saya Abimana yudan tara biasa di panggil abi" jawab abi


" bisa anda keluar saya tidak ada kepentingan dengan anda saya hany ingin. berbicara kepasa nona aura dan asisten nya saja" ucap Rizal meminta abi keluar dari ruangan


" jika pacar saya keluar maka saya juga akan keluar dan membatalkan kerja sama kita" ucap aura dengan tegas


" gak papa aku tunggu di luar aja " ucap abi


"aku gak mau kalau kamu keluar aku juga akan keluar" ucap aura

__ADS_1


"baik lah aku tinggu di sini , selesaikan lah pekerjaan mu" ujar abi mengalah , aura tersenyum dan mengedip kan sebelah mata kepada abi


' dasar genit ' upat sekertaris rizal dalam hati


' seandainya aku yang di perlakukan seperti itu oleh mu aura alangkah bahagianya aku' ucap rizal dalam hati


' sungguh menjijikan ' upat abi falam hati


" baik lah silahkan anda pelajari kontrak kerja sama kita kalau anda setuju silahkan tanda tangani" ucap sekertaris rizal sambil memberikan berkasnya kepada aura, aura pun segera membaca dan memperhatikan berkas tersebut setelah beberapa menit berkas tersebut iya berikan kepada nina


" bagai mana pendapat mu" tanya aura pada nian , nina mengambil berkas tersebut dan mempelajarinya


" kalo menurut saya sih tidak ada masalah jika anda mau " jawab nina


" silahkan nona" rizal memberikan naskah tersebut dan aura segera mengambilnya dan mempelajarinya


" kenapa pemeran pria nya anda sendiri" tanya aura penasaran


" kerna saya tertarik dengan akting anda nona" jawab rizal dengan senyuman manisnya


' mencurigakan sekali ' ucap abi dalam hati melihat dari gerak gerik rizal


" bisa bicara di luar sebentar " bisik abi ketelinga aura ,aura hanya menganguk

__ADS_1


" kami permisi keluar sebentar" ucap aura sambil menggandeng tangan abi keluar dari ruangan tersebut


" ada apa " tanya aura


" sebaiknya kamu bawa pulang aja naskanya dan pelajari di rumah , kamu juga bisa melihat keseluruhan naska itu " ujar abi


" kamu ada benernya juga sebenarnya aku udah curiga kenapa dia yang jadi pemeran perianya , pasti ada adegan yang gak gak itu" ucap aura


" emangnya kamu pernah melakukan adegan yang gak senono kaya gitu" tanya abi penasaran


" gak aku gak mau jikalau ada dalam naska adegan misanya ciuman pelukan itu akan di gantikan sama pemeran pengganti aku" jelas aura


Abi hanya melihat wajah aura dengan dalam mencari kebohongan namun nihil


" kenapa masih gak percaya tanya sama nina kalo gak percaya"ujar aura


" udah ah ayo masuk lagi " ajak aura pada abi , aura menggandeng kembali


' seneng banget aku bisa pegang kamu terus ' ucap aura dalam hati


setela mereka berdua masuk ,abi dan aura pun duduk kembali dan duduk bersebelahan tanpa melepes tangan mereka


" ma'f pak rizal boleh saya bawa pulang naskah nya saya mau mempelajari nya terlebih dahulu" pinta aura

__ADS_1


" ma'f kalau untuk di bawa saya tidak mengizinkan nona untuk membawa naskah nya, saya takut nanti naska saya bocor ke orang alain apa lagi setelah baca naskah dari saya terus anda tidak jadi berkerja sama dengan saya , saya yang akan rugi, terkecuali jika anda sudah tandatangan kontraknya baru saya mengizinkan membawanya" jelas rizal


__ADS_2