
sudah 1 minggu abi di rawat setelah iya bangun dari koma nya hari ini iya sudah di perbolehkan
" bun aura kok gak dateng ya , padahal dia tau kalau abi pulang hari ini" ucap abi
" mungkin aura sedang sibuk mangkanya dia tidak bisa kesini" ucap sang bunda sambil memberes kan baju abi
" tapi kan bun masa dia gak ada waktu buat aku sih bun , aku ini kan calon suaminya" ucap abi kesal
" sudah lah timbang kamu cemberut terus ayo kita pulang supir kita sudah nunggu di parkiran" ajak sang bunda smbil membawa tas berisi baju abi
" ya udah deh ayo kita pulang, sini bun biar abi aja yang bawa tas nya" ucap abi yang langsung merebut tas daritangan sang bunda
" emangnya kamu kuat" ucap sang bunda
" kuat bun aku udah sehat kok" ucap abi
Mereka pun berjalan keluar dari rumah sakit menuju perkiran dan memasuki mobil
" bun kok bukan ayah sih yang jemput kita" tanya abi
" ayah lagi ada miting jadi gak bisa jemput kita"ucap sang bunda
" hani juga sibuk " tanya abi
" hani ada jadwal kuliah " ucap sang ibu sambil memainkan henfon nya
" kenapa sih semua orang pada sibuk sendiri tanpa memikirkan aku" ucap abi
bunda hanya diam tak menanggapi ucapan abi dia asik memainkan henfon nya
" bunda juga sibuk sama henfon terus dari tadi" ucap abi
__ADS_1
" bi kamu udah dewasa lo kamu harus ngertiin setiap orang punya kesibukan nya masing masing ,inget kamu waktu lagi sibuk sama kerjaan kamu apa kamu memikirkan orang di sekitar kamu" omel sang bunda
abi terdiam iya baru menyadari waktu dia sibuk bekerja iya tak pernah melihat orang di sekeliling nya iya menganggap orang sekeliling nya tidak memerlukan perhatian dan simpati dari nya
setelah sampai di depan rumah orang tua abi mereka pun turun , abi terlebih dahulu masuk ke rumah iya membuka pintu rumah orang tuanya
cekerek
" SERPRAIS " teriak semua orang yang ada di dalam rumah orang tua abi
dor... dor...
bunyi tembakan kertas di atas kepala abi
" kalian " ucap abi
" selamat datang di rumah kembali" ucap semua orang yang ada di rumah abi
" itu ide nya aura sama hani kita tinggal ikutin aja " ucap sang bunda
" kalian semua ada di sini kata bunda kalian sibuk semua" ucap abi dengan bahagia
"kita sengaja gak ikut jemput kamu ,kita kita nyiapin kejutan buat kamu pulang " ucap aura
" terimakasih semuanya" ucap abi dengan senang nya
" ayo bi masuk dulu kita makan makan semua sudah di siapin sama aura ,haruka dan hani " ucap sang ayah
"aura dan hani bisa masak" tanya abi sebab abi belum pernah melihat mereka masak, kalau haruka sudah sering ke rumah abi dan membantu bundanya masak
" kamu meremehkan aku" ucap aura
__ADS_1
" bukan meremehkan tapi gak yakin aja kamu bisa masak" ucap abi sambil tersenyum
" kk salah hampir semua hidangan yang di atas meja itu masakan kk aura aku dan kk haruka cuma bantu bantu aja" ucap hani
" iya betul bi masakan aura enak banget seperti makan lestoran bintang 5" ucap haruka
" masa sih" ucap riko tak percaya
" iya kok gak meyakinkan ya" ucap samuel
" kalo gak percaya ayo coba" ucap hani
" assalamualaikum" ucap seseorang baru datang
" walaikumsalam" ucap semua orang yang ada didalam rumah
" kok telat sih nin" tanya aura
" sorry ra tadi jalan macet " ucap nina ya nina lah yang baru datang
" beb apa aura bisa masak " tanya riko ke nina
" dia mah jagonya masak , masakan nya tu enak banget " ucap nina
" kamu gak bohong kan beb" ucap riko
" gak kalo gak percaya tanya aja sama hani , ya gak han " ucap nina
" mereka pada gak percaya kalau kk aura bisa masak kk" ucap hani
" sudah sudah kok malah berdebat sih mendingan kita cobain aja masakan nya aura, ayo kita ke meja makan" ucap sang bunda
__ADS_1
mereka semua pun menuju meja makan di sana sudah banyak jenis masakan yang di masak aura