
Tasya kembali ke kantornya dan membahas masalah projects rumah sakit dengan Merry.
"Merry, sekarang aku akan membuat desain rumah sakit, kamu bagian taman dan halaman parkirnya, buat seindah mungkin dan low budget. untuk ornamentnya gunakan dari batu alam asli dan taman kamu pakai pohon yang mampu membuat sirkulasi udara baik untuk pasien di rumah sakit, untuk kolamnya kamu desain tepat di depan rumah sakit ya." Tasya menjelaskan secara detail..
"baiklah Tasya"
"dan ingat satu hal, setelah anak buahmu mengerjakannya copy di hardisk dan serahkan padaku, jangan ada yang menyimpannya di laptop, dan tolong di periksa baik-baik ya."
"oke"
"ya sudah, pulang kerja nanti temani aku ke mall. sudah lama kita tidak ke mall." ajak Tasya...
"aku tidak bisa Tasya, malam nanti aku ada acara di club Ree Star, club' sepupuku yang baru seminggu di resmikan, datanglah sebentar malam jika ada waktumu Tasya." ucap Merry..
"baiklah, aku usahakan ya" jawab tasya
"Leon, pulang nanti bawa aku ke apartemen lamaku ya.? aku ingin ke sana melihatnya." kata Tasya... " baik nona "...
Tasya melanjutkan desain rumah sakit hingga pukul 6 lewat.. " ya ampun, aku lupa, mau ke apartemen lama sekarang. "... Tasya membereskan kerjaannya dan turun ke lobby.. "ayok Leon, kita pergi sekarang" Tasya di antar Leon menuju apartemen lamanya.
sesampainya di sana, Tasya menaiki lift dan menekan angka 25, Tiba di lantai itu Tasya berjalan ke kamarnya, menekan password dan masuk ke dalam, Tasya melihat sekeliling apartemen nya, dari depan pintu dan kemudian masuk kedalam kamar apartemen nya. semua tampak bersih, walaupun Tasya tidak tinggal di situ tapi ada orang suruhan mommy yang selalu datang membersihkannya.
selesai melihat-lihat Tasya turun ke basemen dan pulang ke mansion.. "ayok Leon kita pulang ke mansion.".. " baik Nona "... Leon pergi meninggalkan basemen apartemen menuju mansion.
__ADS_1
ternyata Louise melihat Tasya tapi hanya sepintas dan tidak melihat wajahnya secara langsung saat Tasya akan masuk ke dalam mobilnya.. "apa itu Tasya.? ya, itu seperti Tasya.. aku tidak mungkin salah melihatnya.! tapi apartemen nya sudah lama kosong.." gumam Arthur..
Arthur bahkan melihat mobil Tasya melewati mobilnya Arthur.. "mobil yang di pakainya sangat mahal dan keluaran terbaru".. "apa dia masih jadi simpanan pria tua itu.?".. gumam Arthur,,,akhirnya Arthur berjalan menaiki lift dan menuju kamar apartemennya.
sampai di kamar apartemen, Arthur menelfon Vian.. "Vian, besok tolong jual apartemenku.? aku telah membeli mansion, di bukit hijau." kata Arthur.. " baik tuan "...
"aku akan menelfon Bastian" gumam Arthur..
"hallo Tian, kamu di mana.?" tanya Arthur...
"aku lagi di rumah tapi persiapan mau ke club Ree Star bersama team." jawab Bastian..
"kalian kesanalah lebih dulu, nanti aku menyusul."
baru saja akan di taruh handphone-nya, tiba-tiba berdering... Arthur melihat dan kemudian mengangkatnya.
"hallo" jawab Arthur..
"Arthur, sudah berapa lama kamu tidak pulang ke mansion.? apa perlu Mama ke sana dan menyeretmu pulang." marahlah mama Arthur..
"Arthur akan pulang setelah tender projects rumah sakit selesai mama."
"kapan projects itu mulai.?"
__ADS_1
"bulan depan sudah mulai mama."
"baiklah, bulan depan mama tunggu kamu sekalian bawah calon menantu mama ke mansion."
"Mama terlalu banyak tuntutan."
"suka-suka mama"
"iya-iya ' jawab Arthur, tiba-tiba telpon terputus..
orang tua Arthur berada di negara B, Arthur di kirim ke Negara E untuk melanjutkan perusahaan papanya, dan perusahaan yang dia pegang berkembang dengan baik hingga sekarang.
Arthur mandi dan bersiap untuk ke club', setelah sampai di club' Arthur menuju ruang VVIP, Arthur masuk dan duduk di samping bastian.
"Arthur, aku dengar apartemen kamu dijual.?" tanya Bastian...
"iya, aku menjualnya, sayang kalau tidak di tinggali, makanya aku menjual apartemen itu." kata Arthur..
"iya benar."
lagu di club' semakin malam semakin kencang, lampu kelap kelip di club' membuat suasana semakin asik dan wanita seksi yang bergoyang membuat malam menjadi panas alis hot...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1