Mengejar CintaKU

Mengejar CintaKU
BAB - 6


__ADS_3

menjelang pagi Tasya bangun dari tidur dan membersihkan tempat tidurnya, tak lupa dia membuat sarapan untuk dirinya sendiri.. tasya sudah biasa memasak, sejak berpindah-pindah kampus dan berpindah apartemen. Tasya tak pernah mau di berikan tukang bersih-bersih oleh Daddy dan mommy, Tasya lebih suka mengerjakannya sendiri..


selesai sarapan Tasya membersihkan dirinya dan bersiap untuk ke kantor.. Tasya memakai Dress selutut berwarna hitam, leher sanghai dan blazer.. dress yang sangat pas dengan bentuk tubuhnya serta makeup yang tipis..


Tasya bersiap untuk ke kantor.. "hari ini metting bersama Presdir di kantor, mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar" gumam Tasya saat sedang menyetir mobilnya.


Tasya tiba di kantor, memarkirkan mobil dan berjalan menaiki lift menuju ruang desain.. "Tasya kamu sudah siap pagi ini kan.? kita metting jam 9 pagi ini." tanya Alex.. "aku sudah siap Alex" jawab Tasya sambil tersenyum..

__ADS_1


Bastian memasuki ruang desain.. "sudah siap semua.? Tasya kamu sudah siap dengan penjelasan Desain mu.? " tanya bastian.. " sudah pak" jawab tasya... "ya sudah, ayok kita ke ruang metting sekarang." ajak Bastian..


Bastian dan team Alex, masuk dalam ruang metting, sambil menunggu Presdir datang mereka membahas tentang family gatering yang akan di laksanakan oleh perusahaan..


masuklah Presdir ke dalam ruang metting, semua diam tak bersuara hingga Erick mulai angkat bicara masalah projects hotel di pulau 3 A.. pembahasan di mulai dari Tasya, Tasya menjelaskan desainnya tentang hotel yang akan di bangun secara terperinci, giliran Alex yang menjelaskan tentang desain nya pada semua orang yang berada di dalam ruang meeting..


"ternyata Alex di suruh buat desain juga ya." ucap Tasya dalam hatinya.. "kalau tahu seperti mending pakai desain punya dia saja" Tasya merasa kerjanya sia-sia karna desain Alex tak jauh beda dengan punya Tasya...

__ADS_1


"wah, ini cantik sekali, apa gambar ini kamu pakai.?" tanya max.. "aku hanya iseng mengambarnya saja max.. "apa boleh aku minta.? aku mau buat taman di rumah ibuku." pinta max.. "ambilah, karna aku tak memakainya." Tasya tersenyum..


Tasya bisa ke ruanganku sebentar.?" Tasya berjalan ke ruang Bastian dan duduk bersamanya.. "aku harap kamu jangan berkecil hati tentang desain kamu itu." ucap Bastian..."aku tak apa-apa Tian" Tasya tersenyum ke Bastian..


"baiklah, kalau begitu ayok ikut aku makan siang." ajak Bastian... "oke"... mereka berdua makan siang di resto langganan Bastian.. "apa di sini makanannya enak Tian" tanya Tasya... "sangat-sangat enak" jawab Bastian.. Tasya tersenyum..


Bastian dan tasya telah memesan makanan, sambil menunggu makanannya tiba mereka berbincang-bincang, masuklah Arthur dan seorang wanita dan Bastian yang melihatnya pertama kali, Tasya mengikuti arah pandang Bastian.. "Tian, itu Presdir kita kan.? apa wanita itu kekasihnya.?" tanya Tasya.. "wanita itu teman masa kecil kami, dia sangat menyukai Arthur tapi Arthur menganggapnya sebagai adik." Jelas Bastian..

__ADS_1


kenapa kamu tidak menyapanya Tian.? tanya Tasya... "biarkan saja Tasya" jawab Bastian.. mereka berbincang sambil tertawa dan itu cukup menarik perhatian Arthur.


Arthur selalu melihat kearah Bastian dan tasya, pandangan selalu mengarah ke Tasya tapi Tasya tak memperhatikan itu.


__ADS_2