
Arthur bangun lebih dulu dan melihat Tasya masih tertidur, Arthur menelfon pentri agar membawa sarapan pagi ke kamar Tasya..
Arthur lebih dulu membersihkan tubuhnya sebelum Tasya bangun. setelah mandi, Arthur menunggu sarapan mereka datang, makanan yang di pesan datang dan Arthur mengatur makanan di meja dan segera membangunkan Tasya.
"sayang, bangun dan bersihkan tubuhmu setelah itu kita sarapan bersama.".. Arthur mencium kening tasya..
"biarkan aku berbaring sebentar saja, tubuhku terasa sakit semua." Tasya berkata sambil memejamkan matanya karena masih ngantuk.. " kata Tasya..
"makanannya sudah di meja kalau dingin akan terasa tidak enak di makan. bangun dan bersihkan tubuhmu setelah itu makan dan kembali beristirahat."..
mmmm" jawab Tasya... Arthur mengangkatnya dan membawa Tasya ke kamar mandi, Arthur telah menyiapkan air hangat di bathtub agar tubuh Tasya rileks kembali.
setelah mandi Tasya berjalan ke Arthur yang sedang duduk di sofa "kenapa tidak di makan makananmu.?" tanya Tasya... aku menunggumu, kita makan bersama." jawab Arthur.. Tasya hanya tersenyum..
Tasya menyantap makanan hingga habis tak tersisa, Arthur yang melihatnya hanya tersenyum. masih mau tambah makanan sayang.?"..
"tidak Arthur, aku sudah kenyang.".. "baiklah"..
"Arthur, hari ini aku cek out dari hotel dan harus kembali ke negara A. karena ada beberapa kerjaan yang harus di selesaikan."..
"aku akan mengantarmu ke sana, dan menemani mu hingga selesai."..
"apa tidak masalah Arthur.? takutnya kerjaan mu terhambat karena menemani ku di sana.?" tidak masalah Tasya..
Tasya dan Arthur cek out dari hotel, pukul 12 siang dan mereka melanjutkan perjalanan ke negara A. tiba di sana, Tasya langsung ke perusahaan cabang dan melakukan metting sedangkan Arthur masih setia menemani Tasya di kantornya.
__ADS_1
selesai metting Tasya dan Arthur kembali ke hotel "Arthur, kepalaku pusing." Arthur yang mendengar Tasya sakit, langsung panik dan menelfon resepsionis untuk segera datangkan dokter memeriksa Tasya. Arthur memeluk Tasya dan mencium keningnya.
"Aku mencintaimu Anastasya.".. Tasya melihat Arthur dan mencium bibirnya "aku juga mencintaimu Arthur.".. Arthur sangat senang cintanya di balas oleh Tasya.
Arthur mengendong Tasya ke tempat tidur "istirahatlah, dokter sebentar lagi akan datang dan memeriksa mu.".. tak lama dokter pun datang dan memeriksa kesehatan Tasya.
"istri anda hanya kecapean dan aku akan memberikannya vitamin.".. Arthur tersenyum saat dokter mengatakan Tasya adalah istrinya..
"ini obatnya, setelah meminumnya dia akan baik-baik saja.".. "baik Dok..".. "kalau begitu saya pamit.".. Arthur mengantar dokter hingga depan pintu..
Tasya tertidur dengan nyenyak dan Arthur ikut tidur bersamanya. handphone Arthur berbunyi, dia terbangun dan mengecek panggilan masuk pada handphone nya "ya.." tuan, metting dengan perusahaan SILVELSTER CORPORATION tiga hari lagi, dan itu tidak bisa di wakilkan tuan.".. "baik, aku akan datang.".. baik tuan" jawab asisten Arthur..
Tasya terbangun karena suara Arthur,."kamu sudah bangun sayang.?" Arthur memeluk dan mencium kening Tasya... "ya, kamu begitu ribut.".. "maafkan aku sayang."..
handphone Tasya berbunyi dan sang Daddy yang menelepon nya "ya Daddy.." Tasya menjawab dengan suara yang terdengar baru bangun tidur.. "kamu baru bangun sayang.?".. "ya Daddy."..
Tasya bangun dan duduk di sofa sambil mendengarkan Daddy-nya berbicara "ada berapa perusahaan yang akan datang Daddy.?".. "Daddy mengundang lima perusahaan besar sayang.".. "baiklah, Tasya akan datang besok setelah urusan di sini selesai.".. "oke sayang, Daddy menunggumu.".. telp di matikan dan Tasya bersandar pada kursi sofa.
kenapa sayang.?" Viola melihat Louise yang duduk di sebelahnya..
"besok aku harus balik ke Negara E, ada hal yang harus aku kerjakan di sana.".. "kamu berangkatlah lebih dulu, nanti aku menyusul." kata Arthur..
"benarkah itu Arthur.?" tanya tasya..
"iya sayang." jawab Arthur..
__ADS_1
saking senangnya Tasya mendengar Arthur akan menyusul, ygdia pun memeluk Arthur dengan erat.. Arthur tersenyum dan balas memeluk Tasya..
Arthur aku ingin jalan-jalan keliling kota di negara ini, aku bosan di hotel terus." gantilah bajumu dan kita jalan sekarang. "oke" jawab Tasya...
mereka berkeliling kota, berjalan di taman hiburan dan dinner romantis di pinggir pantai. semua Arthur lakukan hanya untuk menyenangkan hati Tasya.
aku capek,,, kita kembali saja ke hotel, aku ingin istirahat.".. ya sayang." jawab Arthur.. mereka berdua kembali ke hotel menjelang malam.. "aku mandi dulu ya.".. mau bareng.?" tanya Arthur.. tidak Arthur, nanti tidak akan selesai-selesai mandinya." Arthur tertawa mendengar kata Tasya..
selesai dengan kegiatan mandi, Tasya duduk di sofa menunggu Arthur yang sedang mandi sambil melihat ponselnya..
Arthur selesai mandi dan berpakaian, duduk bergabung bersama Tasya.
Arthur,,, jika aku kembali ke negara E, kamu jangan macam-macam di belakangku.?" tanya Tasya.. iya" jawab Arthur..
"tidak boleh melirik cewek lain, tidak boleh masuk club', dan harus sering kabari aku, apapun yang kamu lakukan.".. Arthur tersenyum mendengar banyak sekali kata tidak boleh dari Tasya.
"aku tidak akan pernah macam-macam di belakangmu, karena aku Mencintaimu ANASTASYA."..
"makasi sudah mencintaiku Arthur."Tasya mencium bibir Arthur dan Arthur membalasnya.
awalnya hanya ciuman biasa, lama-lama berubah menjadi ciuman yang luar biasa..
Arthur menahan tengkuk Tasya, dan Tasya tak tinggal diam, Tasya duduk di pangkuan Arthur dan ciuman mereka menjadi panas, ciuman Arthur turun hingga ke leher putih Tasya.. tangan Arthur bermain dengan lincahnya di bukit kembar Tasya. Tasya menikmati itu dan terus mendesah.. Arthur menidurkan Tasya di sofa dan tangannya mulai merajalela ke seluruh tubuh indah milik Tasya, begitu banyak tanda yang di berikan Arthur. hingga permainan yang di lakukan Arthur dan Tasya semakin panas, Arthur melakukan wikwik sampai tengah malam.
Arthur memeluk tubuh Tasya dan mencium keningnya. " I love U Tasya." dan merekapun tidur.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...