
Tasya kembali memeluk Arthur dan tak ingin melepaskannya. "ganti bajumu Tasya.".. biarkan seperti ini Arthur, aku ingin memeluk mu lebih lama lagi.. Arthur membiarkan Tasya memeluknya, Tasya kembali melihat wajah Louise dan mencium bibir Louise.
Arthur mendadak kaget karena di cium tiba-tiba oleh Tasya, Tasya melihat wajah Arthur dan tersenyum, lalu menciumnya sekali lagi, dan ciuman kali ini tidak di sia-siakan oleh Arthur, Arthur menahan tengkuk Tasya dan menarik pinggang Tasya lebih dekat lagi..
Arthur mencium Tasya hingga ke lehernya dan membuat Tasya mendesah pelan, Arthur melepas ciumannya dan melihat wajah Tasya yang mengemaskan saat mendesah.
Arthur mengangkatnya ke tempat tidur, Arthur menidurkan Tasya kemudian kembali menciumnya, hasratnya memuncak di saat Tasya meramas kepala Arthur dan terus mendesah.
__ADS_1
ciuman Arthur turun ke leher hingga gunung kembar Tasya, Arthur melihatnya dan mencium bahkan memainkan lidahnya dengan liar di sana.
Tasya semakin di buat seperti cacing kepanasan, Arthur bahkan membuat tanda kepemilikan di sana dengan berbagai warna dan bentuk. Arthur sudah tidak bisa menahan hasratnya, dia membuka seluruh bajunya dan celana yang di pakainya, hingga tubuhnya dan Tasya terlihat polos. Arthur turun ke pangkal paha Tasya, dan di sana terlihat sangat indah, berwarna merah dan di tumbuhi bulu halus. Arthur bermain dengan liarnya di sana, hingga membuat Tasya kembali mendesah dengan kuatnya.
Arthur bangun dan mencium wajah Tasya "kamu milikku sekarang dan selamanya Tasya, aku akan masuk sekarang, kamu siap.?" kata Arthur.. lakukan sekarang Arthur.." jawab Tasya dengan suara seksinya..
Tasya tertidur dalam pelukan Arthur dan Arthur memeluknya dengan erat bahkan tak mau membiarkan Tasya melepas pelukannya.
__ADS_1
tengah malam Tasya bangun karena merasa lapar dan dia membangunkan Arthur " Arthur bangunlah, aku lapar.".. Arthur bangun dan melihat wajah wanita yang di cintai nya, lalu mencium bibirnya "tunggulah, aku akan memesan makanan hotel.".. Louise menelfon bagian pentri dan memesan makanan untuk mereka. "makanan sudah di pesan, nanti di antar kan, sabar ya.?".. Tasya hanya mengangguk..
Arthur kembali memeluk Tasya di atas kasur dan terus menerus mencium bibir Tasya "aku mencintaimu dan kamu milikku Anastasya.".. Tasya tersenyum dan membalas ciuman Arthur. Arthur kembali mencium Tasya. "jangan di ulangi lagi, masih sakit dan perih Arthur.".. "kalau kita sering-sering melakukannya tidak akan sakit sayang.".. benarkah begitu.? apa kamu sering melakukannya.?".. "aku hanya mendengar dari omongan teman-teman ku sayang".. padahal Arthur sering melakukannya tapi dengan wanita panggilan bukan dengan wanita yang masih perawan.
makanan datang, mereka berdua menyantapnya dengan lahap karena sejak sore Arthur dan tasya belum makan sama sekali..
Tasya, bersihkan dirimu lebih dulu.".. masih sakit, susah untuk berjalan Arthur".. Arthur tersenyum dan segera mengangkatnya ke kamar mandi, tubuh Tasya polos dan Arthur sama polosnya dengan tasya. sampai di sana Tasya menahan Arthur dan menyuruh untuk mandi bersama-sama. "aku tak bisa melihat tubuh polosmu seperti ini sayang, Louise mencium Tasya dan terjadi lagi adegan 21+ di kamar mandi.
__ADS_1
selesai mandi bersama, dan melakukan adegan wikwik, Arthur kembali mengendong Tasya dan membawanya ke kamar untuk berganti pakaian dan setelah itu mereka tidur bersama tanpa melakukan wikwik, hanya tidur berpelukan hingga pagi hari.