Mengejar CintaKU

Mengejar CintaKU
BAB - 28


__ADS_3

Tasya kembali ke Negara E dan Arthur kembali ke Negaranya untuk mengurus berkas pelelangan yang akan di laksanakan di Negara E pada perusahaan Tasya.


"Tasya, Daddy akan serahkan semua urusan Proyek Bendungan padamu, kamu yang akan mengurusnya, Daddy berharap kamu dapat mengerjakannya dengan baik, akan ada 5 perusahaan besar yang ikut dalam pelelangan Nanti." kata Daddy..


"Daddy serahkan semua padaku.?" tanya Tasya..


"ya sayang, Daddy serahkan semuanya padamu, Daddy akan berlibur sebentar bersama mommy, untuk itu Daddy berharap kamu dapat mengurusnya."


"baiklah, Tasya akan mengurus proyek bendungan, tapi Tasya berharap Daddy dapat memantaunya, karna Tasya takut melakukan kesalahan." kata Tasya..


"ya sayang, Daddy akan memantaunya."


Tasya bekerja di kantor hingga malam, handphone-nya berdering berkali-kali tapi tidak di angkatnya karna serius mengerjakan proyek bendungan. Tasya tidak mau melakukan kesalahan karna yang mengikuti pelelangan besok adalah perusahaan besar dari berbagai negara.


"sudah tengah malam ternyata.." gumam Tasya.. Tasya merapikan semua berkas yang di kerjakan nya dan bersiap untuk pulang ke rumahnya.


"Elis,, kamu pulanglah, besok di lanjutkan lagi, aku mau pulang istirahat, capek sekali.." kata Tasya...


"baik nona.." jawab Elis...


Tiba di mansion, Tasya naik ke kamar, membersihkan dirinya, dan segera beristirahat.


pagi harinya Tasya bangun pukul 8 pagi, kali ini dia bangun kesiangan karna semalam dia pulang sudah larut malam..

__ADS_1


Tasya ke kantor mengunakan Dress hitam ketat, leher Shanghai dan sepatu boat, makeup natural dan rambutnya di kuncir tinggi.


Tiba di kantor hampir pukul 10, dan metting akan di mulai pukul 10. Tasya berjalan ke ruang metting karna peserta lelang telah hadir di sana, hanya Tasya yang belum hadir. Tasya masuk ke dalam ruangan dan semua peserta memandangnya tanpa berkedip, Tasya duduk dan rapat pelelangan segera di mulai, Tasya belum menyadari ada Arthur di dalam ruangan itu.


saat Tasya sedang berbicara di depan tentang proses pelelangan, mata Tasya menangkap sosok yang di kenali nya, Tasya tersenyum pada sosok pria yang sejak dari pertama Tasya masuk, dia selalu memandang Tasya dan tak pernah mengalihkan pandangannya.


setelah Tasya menjelaskan dengan detail, 5 perusahaan yang mengikuti lelang menyerahkan berkas penawaran dari perusahaan masing-masing. Tasya menerimanya berkas tersebut dan akan di umumkan via online.


metting selesai, waktunya makan siang, Tasya memerintahkan Elis untuk membawa tamu ke resto yang telah di pesan sebelumnya, dan Tasya akan menyusul setelah membereskan berkas-berkas.


setelah sampai di resto, para tamu menikmati hidangan yang telah di sediakan, selama di resto, Arthur tampak gelisah karena sang pujaan hati tak kunjung datang.


tak lama kemudian Tasya tiba di resto dan bergabung bersama tamu dari beberapa perusahaan. Arthur memerintahkan Tasya agar duduk di sebelahnya, baru saja duduk, tangan Tasya di pegang erat oleh Arthur di bawah kolong meja. Tasya melihat wajah Arthur dan tersenyum dengan manisnya.


makan siang selesai dan para tamu kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat. Arthur tidak ke hotel tapi ke apartemennya.


sampai di apartemen Arthur menelfon Tasya, Tasya tidak mengangkat telpon karena sedang sibuk di kantor, di saat ada waktu senggang Tasya melihat handphone dan Arthur menelfon berkali-kali. Tasya menelfon balik dan di angkat oleh Arthur.


"kenapa baru hubungi sayang.? tahukah kamu jika aku sedang rindu.?" kata Arthur..


Tasya tersenyum dan berkata "aku sedang sibuk tadi dan sekarang ada waktu luang untuk menelepon mu."


"jam berapa kamu pulang sayang.? tanya Arthur..

__ADS_1


" setelah semua berkas selesai, aku akan pulang, sekitar dua jam lagi."..


"baiklah, kabari aku jika sudah waktunya pulang, aku akan menjemput mu.".. oke"..


Tasya melanjutkan kerjaannya hingga selesai, dan tidak sampai dua jam, Tasya memberi kabar Arthur dan Arthur menjemputnya.


Arthur membawa Tasya ke apartemennya, sampai di basemen "ini apartemen siapa.?" tanya Tasya dengan wajah binggung nya, karna setahu Tasya, apartemen Arthur dekat dengan apartemen miliknya di jalan angkasa.


Arthur melihat wajah Tasya dan tersenyum lalu mencium kening Tasya saat berada di dalam lift " ini apartemen ku yang baru, aku membelinya sudah lama, sedangkan apartemen yang di sana telah aku jual." Tasya memeluk Arthur dengan erat di dalam lift..


tiba di kamar Arthur, "wah, apartemen ini sungguh besar dan pemandangan dari sini sungguh indah." Arthur berjalan ke arah Tasya dan memeluknya dari belakang. "kamu menyukainya sayang.?" tanya Arthur.. "ya Arthur, aku sangat menyukainya." jawab Tasya..


"setelah menikah kamu boleh memiliki apartemen ini dan semuanya milik mu sayang." Arthur berkata sambil mencium leher Tasya, Tasya menutup matanya dan menikmati ciuman yang di berikan Arthur.


Tasya berbalik dan mencium bibir Arthur"benarkah kamu akan menikahi ku.?" tanya Tasya.


Arthur mengangguk dan berkata "aku akan menikahi mu ANASTASYA MARGARETH SILVELSTER." Tasya tersenyum melihat wajah Arthur dan memeluknya "I Love U Arthur." kata Tasya.


Arthur mencium bibir Tasya dengan lembut lama-lama berubah menjadi ciuman yang panas, Arthur menggendong ke kamar dan menaruhnya di kasur, ciuman Arthur turun ke leher dan terus turun hingga ke bagian bukit kembar, Tasya semakin menggeliat akibat ciuman dan esapan yang di berikan Arthur "akh, arthur..."


Arthur bermain di daerah yang paling di senanginya, di emutnya seperti bayi yang sedang menyusu pada ibunya, Cukup lama Arthur bermain di sana dan Arthur mulai turun ke lembah surgawi, Arthur melihatnya dan menjil"tinya hingga Tasya mendesah dengan kuatnya karna Arthur sungguh lihai jika berada di lembah itu. Tasya mencapai puncaknya dan Arthur bersiap untuk kembali bercocok tanam, Arthur terus menerus memompanya tanpa henti dengan berbagai macam gaya, dan Tasya berkali-kali di buat tak berdaya oleh Arthur, mereka bergulat hingga tengah malam. Arthur tumbang di samping Tasya, Arthur mencium dan memeluk Tasya, hingga mereka sama-sama tertidur karna capek habis bercocok tanam...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2