
Hari ini Dev berdiam diri di kamarnya,tidak mau keluar sama sekali,Mamah yang masuk ke kamar mengantarkan makanan.
"Kamu sakit sayang,,?"tanya Mamah saat mengantarkan makanan jam 10 pagi.
"Ngga kok Mah,cuman lagi lamas keluar aja,"
"Apa kamu marah sama Mamah dan Papah,,"
Dev diam.
"Percaya sama Mamah dan Papah,pilihan kita ngga mungkin salah ,pasti dia bisa bahagiain kamu,"sambil mengusap kepala Dev.
"Sudah yah jangan sedih,ini makanlah biar ngga sakit,,"
"Iya Mah,nanti Dev makan kok,"
"Ya udah Mamah keluar dulu yah,mau lihat Mba masak buat acara nanti malam,"Dev hanya mengangguk,lalu Mamah pun keluar dari kamar Dev.
Di lain tempat Mamah Ken menelfon Ilham,dan menanyakan ada di mana.
"Kenapa semalam ngga pulang Sih sayang,"
"Iya maaf mah,Iksan malas pulang,soalnya cape,"
"Kamu tidur di apartemen kan,?"
"Iya Mah,,"
"Ya udah kamu jangan pulang,entar malam Mamah dan Papah juga Kak Ken akan pergi ke rumah calon istrinya kak Ken,kamu ikut yah,nanti di jemput di apartemen kamu,"
"Lihat nanti ya Mah,soalnya Iksan ada acara juga sama tenen temen,"
__ADS_1
"Kamu tuh gimana sih,harus usahain bisa ikut dong,biar kamu juga kenal sama calon kaka ipar kamu,"
"Iya,,oh iya mendingan Mamah bilang sama Papah dan kaka sekalian aja tidur di apartemen Iksan,biar besoknya langsung bisa antar Iksan Wisuda,"
"Oh iya yah,nanti Mamah bilang sama Papah dan kakamu yah,"
Telfon pun mati,lalu mamah lanjut menelfon Papah untuk pulangnya jangan kesorean,takutnya nanti macet di jalan,dan Ken juga suruh di ajak pulang bareng juga.
Setelah mamah selesai telfon,lalu mamah membereskan baju ke koper kecil,Mamah mau menyiapkan baju buat di pakai acara wisuda Iksan,sedang baju iksan sudah ada di apartemenya.
Pukul 4 sore,Papah danKen sudah pulang,Lalu mamah menyuruh Ken dan Papah mandi karena akan langsung bersiap kerumah Dev,perjalananya sampai dua jam kalau lancar,Mamah takut macet soalnya hari kerja.
Ken berdiri di depan kaca dan sambil menyisir rambutnya.
"Ahirnya kita akan bertemu secara langsung,semoga kamu mau menikah denganku,walau kamu belum ada rasa cinta untuku,tapi Aku akan sabar menunggu cinta darimu,,Aku sudah menyukaimu dari kecil,dan sampai sekarang Aku juga menyukaimu bahkan me cintai kamu,"sambil menyisir rambutnya,Ken bicara sendiri.
Tokk,,,Tokk,,
"Iya Mah,,"Mamah sudah memanggil Ken,dan Ken lalu membuka pintunya.
"Sudah siap kan,,?"
"Sudah Mah,,"
"Ya udah yuk berangkat,,"
Lalu meraka bertiga pun berangkat,pak supir yang menyetir,di dalam mobil Ken sudah merasa deg degan dan ngga sabar untuk bertemu dengan Dev.
"Mah,,Iksan mau ikut ngga ini,?"tanya Papah.
"Mamah telfon dulu ya Pah,,"
__ADS_1
Lalu Mamah menelfon Iksan,dan Iksan sudah menjawabnya,lalu Iksan Bilang ngga bisa ikut,soalnya sudah ada janji bersama teman temanya.
"Iksan ngga bisa ikut katanya Pah,,"
"Itu anak kerjanya main mulu sih Mah,"
"Biarin aja sih Pah namanya juga anak mida,yang penting Kan Ken nya ada ,kalau Iksan ngga begitu penting kan,"
"Tapi keluarga Ana juga pengin lihat Iksan Mah,"Ken di depan hanya diam mendengar orang tuanya yang sedang adu pendapat.
Ahirnya setelah dua jam lebih 15 menit,mobil sudah sampai di rumah orang tua Dev.
Dev yang masih di kamar di suruh keluar oleh Mamah,karena keluarga Ken sudah sampai.
"Ayo sayang,keluar.mereka sudah datang,sinih mamah rapikan lagi rambutnya yah,biar rapi,,"Mamah menyisir rambut Dev sebentar,setelah itU Mamah juga merapikan baju yang Dev pake.Dev memakai ders yang sangat cantik,Mamah yang sudah menyiapkanya.kalau Mamah ngga menyiapkanya pasti Dev pakai baju ala kadarnya saja.
Keduanya keluar dari kamar,dan Papah sudah mempersilakan masuk ke pada keluarga Ken.
Saat keluarga Ken sudah duduk semuanya,Mamah dan Dev keluar.
"Malam semuanya,gimana perjalananya lancar,"kata Mamah menyalami semuanya.
"Ya begitulah jakarta,ada macetnya jeng,"jawab Mamah Ken.
Ken dari tadi melihat ke Dev yang berdiri sambil menunduk.
"Dev,,sayang ayo sinih,kenalkan Ini om dan Tante orang tuanya Ken,,"Dev lalu menyalami keduanya,dan sambil cium tangan,lalu saat di depan Ken Dev menunduk.
Ken mengacungkan tanganya untuk bersalaman,dan Dev cukup lama tidak membalas salamnya Ken,saat Ken mau menarik tanganya Dev lalu.mengulurkan tanganya,mereka pun bersalaman,dan Dev ahirnya menatap Ken untuk berapa detik.
Deg.....
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...