Menikah Dengan Kaka Kekasihku

Menikah Dengan Kaka Kekasihku
Ken Mengantar Dev Ke Dokter


__ADS_3

Mamah keluar dari kamar Dev,Mamah tadinya mau lihat kondisi Dev,tapi saat Mamah masuk malah melihat Dev dan Ken yang sedang berciuman.


Sebelum Mamah keluar,Mamah lalu menyuruh Dev dan Ken turun untuk sarapan.


"Mas Mau mandi dulu yah,nanti kita ke Dokter"


"Iya Mas,,"


Ken mandi ,sedang Dev memoles wajahnya dengan bedak agar tidak terlalu pucat.


Dev juga menyiapkan baju untuk Ken pake,Ken keluar dari kamar mandi lalu memakai baju yang sudah di siapkan oleh Dev.


Keduanya langsung turun ke bawah,Deh menggelayut manja di lengan Ken,karena Dev merasa lemas juga pusing.


Sampai di meja makan,Dev langsung muntah saat mencium bau masakan.


Wekkk,,wekkk,,


Dev lari ke kamar mandi yang di dekat dapur dan langsung muntah.


"Mba tolong ambilkan minuman hangat yah,"kata Ken pada Mba.


"Iya Den,,"


Mba mengambilkan minum lalu memberikanya pada Dev,Mamah juga menghampiri Dev.


"Ken kamu sarapan Sanah sama Papah,biar Dev Mamah yang temani,"


"Ngga papa Mah biar Ken temani Dev aja, Mamah kan lagi sarapan,"Samil memijit leher Dev.


"Mamah udah selesai,Sanah sarapan,orang hamil memang begini kamu ngga usah kuatir yah,"

__ADS_1


Mba datang lalu Ken menyuruh Dev untuk minum,dan mengusap mulutnya yang basah.


"Mas sarapan aja Sanah,Aku bau makanan rasanya mual lagi,"setelah Dev minum ,Ken mengangguk.


"Ayo kita ke ruang depan,biar suamimu sarapan,"Mamah menggandeng Dev.


Dev dan Mamah keruang depan,Mamah menyuruh Mba untuk buatkan roti isi coklat sama su#su hangat buat Dev.


Ken sarapan bersama papah,"Kamu harus sabar hadapin istri yang lagi hamil Ken,kadang istri yang sedang hamil itu sensitif sifatnya,dan kalau minta apa apa harus di turuti ,kalau kita tidak turuti udah di pastikan dia akan ngambek ngga jelas,dan bisa bisa nangis ngga ada hentinya,"


"Iya Pah,makasih sudah memberi tau,Ken jadi bisa tau ,"


"Kamu ngga jadi ke Amerika,?"


"Sebenarnya Ken akan berangkat Minggu besok Pah,tapi lihat Dev seperti itu Ken ngga tega,"


"Kalau itu penting kamu pergi aja ngga papa kok,kan ada papah dan mamah yang menjaga Dev,"


Selesai sarapan Ken mengajak Dev ke Dokter,Di mobil Dev menyandarkan kepalanya di pundak Ken,Ken membawa mobilnya pelan pelan.


Sampai di rumah sakit Dev langsung masuk ruang Dokter,karena tadi Mamah sudah buat janji dengan Dokternya.


"Pagi ibu bapa silakan masuk,"


"Iya Dok trimakasih,"


Dev dan Ken Duduk,Dokter langsung bertanya pada Dev apa saja yang di rasakan,setelah itu Dev di suruh berbaring untuk di periksa.


"Kehamilan ibu memasuki 5 Minggu,ini masih sangat muda dan rentan keguguran,jadi bapa harus ikut menjaganya yah,"sambil Dokter melihat ke layar monitor.


"Anak kita yang mana ya Dok,,?"tanya Ken.

__ADS_1


"Yang ini pak,yang titik hitam ini,"Dokter menujukan pada Ken.


"Oh iya Dok,kecil sekali ya Dok,"


"Iya pak memang masih kecil,tapi nanti makin bertambah hari dia akan makin besar,"


Dev sudah selesai di periksa,keduanya kembali duduk,Dokter lalu memberi taukan pada keduanya apa saja yang boleh dan tidak boleh di lakukan.


"Untuk bapaknya libur dulu berhubungan bad#anya yah,karena masih sangat muda kehamilanya dan rentan keguguran,"Ken dan Dev saling pandang,lalu Ken menjawab Iya pada Dokter.


Dev merasa ngga enak pada Ken,karena tidak pernah memberikan haknya,hanya pernah sekali itupun Dev dengan terpaksa melayaninya.


Setelah Dokter memberi resep obat keduanya lalu keluar dari ruang Dokter,karena semuanya sudah di tanyakan dan di jelaskan.


Sekarang Dev dan Ken sudah ada di dalam mobil ,dan akan pulang.


"Dev nanti Mas pergi bentar yah,kamu di rumah sama Mamah dulu ngga papa kan,?"


"Mas mau ke mana,,?"


"Mas mau ke kantor pengacara,Mas mau mencabut ajuan perceraian ,"


"Aku ikut ya Mas,,"


"ngga usah,kamu pulang aja ,di rumah kamu bisa istirahat,"


"Ngga mau,,pokonya Aku ikut,,"sambil Dev cemberut dan terlihat kesal.


"Kalau Mas ngga ngebolehin Aku ikut,Mas ngga boleh pergi,biar aja berkas itu masuk ke pengadilan,,"


"Sayang,,kok gitu sih,,ya udah ayo ikut ,tapi nanti kalau pusing bilang yah,biar Mas ngga lama di sana,"Dev mengangguk sambil tersenyum,dengan pelan Dev mencium pipi Ken.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..


__ADS_2