
Papah Dev sudah ada di ruang UGD,sedang Dev bersama Mamah nya menunggu di luar ruangan.
"Nak Mamah dan Papah menyayangimu dan membesarkan kamu dengan kasih sayang,apa pun keinginan kamu kita selalu turuti,mungkin kamu tidak mau di jodohkan tapi kita menjodohkan kamu juga karena kita ingin melihat kamu bahagia,laki laki yang kita pilih itu tidak sembarangan laki laki kita pilih untukmu itu kita sudah benar benar menilainya dengan baik,tapi kenapa kamu tidak mau menerima pernikahan ini,coba buka hati untuknya sedikit saja,atau kamu bisa memulainya dari berteman,nanti lama lama juga kamu akan dekat dan nyaman,ahirnya rasa cinta akan hadir,"Dev diam sambil menunduk dan mendengarkan Mamahnya bicara.
"Mamah dan Papah mendidik mu dengan sangat baik,tapi kenapa kamu sekarang begini,kamu membuat Mamah dan Papah kecewa dan sangat malu,"
"Asal kamu tau ,Mamah dan Papah pulang dari Turki langsung ke rumah Ken,waktu Mamah dan Papah kemarin di Turki,Papah Ken menelfon dan bilang kalau Ken sedang sakit di kantornya,Papah Ken langsung membawanya pulang,Papah dan Mamah sedih melihat Ken sakit karena tidak di urus oleh mu,Ken tidak mau menceritakan perbuatan mu padanya,tapi Mamah dan Papah sudah bisa melihat dari sorotan matanya kalau dia terluka,"
"Papah Ken akan mengurus perceraian mu dengan Ken,itu membuat Papah kepikiran,kalian baru menikah dan sebulan pun belum ada,tapi sudah mau bercerai,papah pasti sangat malu,"Dev mengangkat wajahnya karena kaget dengar kata perceraian.
"Kalau kamu ingin membuat Mamah dan Papah bahagia,perbaiki pernikahan kalian,datang lah ke rumah Ken, minta maaf lah pada Ken dan kepada kedua orang tuanya juga bilang kalau kamu tidak ingin bercerai,kalau kamu belum mau menerima Ken sebagai suamimu anggaplah Ken seperti kaka mu atau teman mu,"
"Papah tadi sudah mengajak Ken untuk ikut pulang ke rumah kita,tapi Papah Ken melarangnya,tapi kalau kamu yang datang ke rumahnya lalu minta maaf baru Ken boleh ke rumah kita lagi,itu kalau kamu mau,kalau kamu tidak mau kesana dan minta maaf,Papah Ken akan mengurus perceraian kalian,"
Dev merasakan sedih mendengar semua perkataan Mamahnya,Dev langsung menyesal,padahal saat acara ijab di mulai dia sudah berjanji untuk menerima pernikahannya,tapi ternyata dirinya tidak sanggup,mungkin benar kata Mamah,kita bisa jadi teman,kata Dev dalam hatinya.
Dev mengusap air matanya dan memeluk mamahnya.
"Pergilah,temui Ken dan minta maaf,Papah pasti akan senang kalau kamu melakukanya,dan melihat Ken datang ke sini bersamamu,papah pasti akan cepat sembuh,"Ken mengangguk,lalu melepaskan pelukan mamah nya.
"Dev pergi dulu ya Mah,,"
"Iya,,hati hati yah,"Dev jawab iya dan langsung pergi.
Dev naik taxsi, tidak minta di antar Supir karena takutnya pak supir di suruh Mamah untuk membantunya kalau ada keperluan lain.
__ADS_1
Sekitar satu jam setengah Dev sampai di rumah Ken,dada Dev terasa deg degan antara takut dan tidak enak,jam sudah menunjukan jam 3 sore.
Lalu Dev berjalan pelan menuju pintu,dan Mba membukakan pintu setelah Dev menekan bel.
"Cari siapa ya Non,?"tanya Si Emba.
"Saya cari Pak Ken,,"
"Oh Den Ken,ayo masuk dulu Non,maaf nama Non siapa yah,?,,"Dev lalu menyebutkan namanya,lalu Dev dan Mba masuk,Dev duduk di sofa sedang mba Masuk ke dalam untuk memanggil Ken.
"Siapa yang datang Mba,?"tanya Mamah Ken.
"Tamanya Den Ken Nyah,"
"Siapa,perempuan apa laki laki,?"
"Dev,,,ya udah Sanah panggil Ken,"Mamah lalu masuk ke kamar untuk memberi tau kalau Dev datang.
"Biarkan mereka bicara Mah,Kita hanya tunggu keputusan mereka,"kata Papah,Meraka lalu diam di kamar.
Ken saat mendengar Dev datang seperti tidak percaya,tapi Ken langsung menyisir rambutnya,dan merapikan bajunya yang tadi kusut habis tiduran.
Ken menemui Dev dan Dev langsung bangun dari duduknya .
"Duduklah,ngga usah sungkan,"kata Ken ,Dev lalu duduk lagi.
__ADS_1
Dev diam karena bingung mau bicara dari mana dulu.
"Ada apa kamu datang ke sini,?"tanya Ken karena dari tadi Dev selalu diam.
"A,,Aku mau minta maaf,"kata Dev dan Dev diam lagi,Ken pun diam menunggu Dev lanjut bicara.
"Apa kamu mau memaafkan ku,?"
"Kamu ngga salah kok,kenapa Kamu minta maaf,justru Aku yang salah karena Aku pulang ke sini ngga bilang padamu,"
"Maafkan semua sikapku yang memperlakukan mu kelewatan,suka tidak suka kamu sekarang adalah suamiku,jadi Aku harus menghormatimu,tapi Aku justru tidak menghargai kamu dan tidak melayani kamu,Aku banyak menyakitimu dan membuatmu sakit,maafkan lah Aku,dan Aku ingin kita tidak berpisah ,kita bisa kan mulai dari awal lagi,dan kita bisa jadi teman dulu,karena Aku belum bisa mencintai kamu,"
"Apa kamu sungguh sungguh ingin memulainya dari awal lagi,kalau kamu melakukan ini karena di paksa oleh orang tuamu sebaiknya jangan di lanjutkan,Aku ngga papa kalau kamu ingin berpisah denganku,"Dev menggeleng.
"Tidak kok,Aku tidak di paksa oleh orang tuaku,Aku memang yang menginginkannya,apa kamu mau memulainya dari awal lagi,Aku janji akan jadi istri yang baik untukmu walau tidak bisa langsung,tapi Aku akan selalu belajar untuk melakukanya,"
"Aku mau,,Aku mau memulainya dari awal,dan kita mulai dari teman,Aku tidak akan memaksamu dan menuntutmu untuk menjadi istri yang baik,asalkan kamu mau menerima pernikahan ini Aku sudah merasa bahagia,"keduanya lalu tersenyum.
"Kamu naik apa ke sini,?kok ngga ada mobil kamu,?"
"Aku naik Taxsi,karena tadi Aku dari rumah sakit,?"
"Dari rumah sakit,siapa yang sakit,"
"Papah masuk rumah sakit,"
__ADS_1
"Apa,,!!"
Jangan lupa like,komen dan vote nya, trimakasih..