
Saat Ken dan Dev sedang bicara ternyata orang tua Ken penasaran juga,keduanya menguping,saat Dev bilang Papahnya masuk rumah sakit Papah Ken yang langsung kaget.
"Apa,,masuk rumah sakit,,Papah mu sakit apa Dev,,?"Papah langsung keluar dari persembunyiannya.
Dev dan Ken sampai kaget dengar Papahnya yang bertanya.
"I,,itu Om,,eh Pah,,Papah jantungnya kambuh,"
"Giman sekarang keadaanya,,?"
"Masih di UGD Pah,,"
"Kita ke sana sekarang,Mah ayo kita ke rumah sakit,,"
"Iya ayo,,"
"Ken kamu kalau masih sakit jangan ke sana dulu,Papah sama Mamah berangkat sama pak supir,"
"Tapi Ken udah sehat kok Pah,"
"Tapi kalau nungguin kamu lama,kamu aja masih berantakan gitu,Papah berangkat aja dulu kamu nanti nyusul sama Dev,"
Ken hanya menjawab Iya,ternyata ini akal akalan papah Ken agar mereka bisa berduaan.
Papah dan Mamah Ken pun pergi dengan pak supir,sedang Ken melihat Dev yang terlihat sedih akan langsung siap siap.
"Aku mau siap siap dulu,kamu mau tunggu di sini apa mau ikut ke kamarku,?"
"Aku tunggu di sini aja,,"
"Ya udah Aku siap siap dulu yah,"Dev mengangguk.
Ken masuk ke kamarnya dan langsung bersiap,Ken yang takut Dev kebauan karena sudah dari kemarin ngga mandi,Ken memutuskan mandi dulu,Ken mandi ngga lama 10 menit sudah selesai.
Ken sudah rapi,lalu Ken keluar dari kamarnya dan mendekati Ken.
"Yuk berangkat,,"Dev mengangguk,Dev bangun dari duduknya dan mengikuti Ken.
Dev melihat Ken yang sudah rapi dan segar sedikit memuji."Ganteng juga dia,wangi lagi,"kata Dev dalam hatinya.
Keduanya masuk mobil,Ken menjalankan mobilnya menuju rumah sakit.
__ADS_1
"Kamu mau kan pulang ke rumahku lagi,?"
"Mau,,kita kan suami istri ngga baik kalau kita tinggal terpisah,"Dev tersenyum tipis dan mengangguk.
"Kita bisa memulainya dari teman,iya kan,,"Dev mengangguk lagi.
"Kita teman sekarang,,"Ken mengulurkan tangannya pada Dev,Dev pun menyalaminya.
"Semoga dari berteman ini jadi awal yang baik untuk pernikahan kita yah,"
"Iya Amin,,"jawab Dev.
Ahirnya Dev dan Ken sudah sampai di rumah sakit,keduanya lalu masuk,Ken menggandeng tangan Dev,"Biarkan Aku menggandengmu agar orang tua kita senang melihatnya,"kata Ken,Dev pun mengangguk.
Papah sudah sadar dan sekarang sudah ada di ruang rawat sedang mengobrol dengan Papah Ken.
Papah tersenyum melihat Dev dan Ken datang dengan bergandengan tangan,dan wajah mereka juga terlihat ceria.
"Pah,,maafin Dev yah,"Dev langsung memeluk Papahnya dan minta maaf.
"Iya Papah maafkan,semoga pernikahanmu selalu di beri kebahagiaan,"
Semuanya menjawab Amin,sekitar satu jam Papah dan Mamah Ken pamit pulang karena sudah malam.
"Sayang kamu dan Ken pulang aja yah,biar Mamah yang jaga Papah di sini,"
"Tapi Dev juga pengin nungguin Papah Mah,"
"Besok kamu bisa kesini gantiin Mamah,tapi kalau Malam biar Mamah aja yang tungguin papah,Ken juga sedang sakit,ngga baik lama lama di rumah sakit gini,"
"Iya Mah Dev akan pulang,"
Dev lalu mengajak Ken pulang,dan berpamitan pada Papahnya,setelah itu keduanya pulang kerumah.
Badan Ken sudah merasa tidak enak lagi,seperti merasa dingin ,tapi Ken tidak di rasa,Ken tetap menyetir mobilnya.
Ahirnya mereka sudah sampai di rumah,Ken yang merasa badanya ngga enak langsung tiduran di sofa,kalau Dev dia mandi karena merasa gerah.
Dev memakai bajunya di dalam kamar mandi,setelah selesai Dev keluar dari kamar mandi.Dev melihat Ken yang tidur di sofa.
Dev mendekatinya lalu membangunkan Ken untuk menyuruhnya tidur di kasur.
__ADS_1
"Dia pasti teringat dengan perkataan ku yang melarangnya tidur di kasur,"kata Dev pelan.
"Bangun,,Ken,,Bangun,,"tapi Ken ngga bangun,dan saat Dev memegang tangan Ken terasa panas.
"Ya Tuhan dia panas,"
Dev lalu membangunkan Ken untuk pindah ke kasur.
"Ayo pindah ke kasur,badan kamu panas,"Ken diam sesaat karena takut cuman mimpi.
"Udah ayo pindah ke kasur,"Dev membantu Ken bangun,sampai di kasur Ken tiduran Ken menyelimutinya.
Dev keluar untuk mengambil obat dan makan untuk Ken.
"Makan dulu yah biar habis makan minum obat,"Ken hanya mengangguk.
"Maaf yah Dev Aku merepotkan mu,"
"Ngga kok,ngga merepotkan ,"
Selesai makan Ken minum obat dan setelah itu langsung tidur lagi.
Jam 12 malam,Ken menggigil kedinginan,Dev sampai terbangun karena mendengar rintihan Ken.
"Kamu kenapa,,dingin,,?"
"Heemmm,,,i,iya,,Aku kedinginan,"Dev lalu menambahkan selimut pada badan Ken,tapi Ken masih tetap menggigil.
Dev pun kebingungan karena Ken terus menggigil.
"Aduh gimana ini yah,,"kata Ken pelan dengan kebingungan.
Dev melihat Ken yang terus menggigil,ahirnya Dev masuk ke selimut dan memeluk Ken dari balakang.
Ken yang sedikit kaget dengan pelukan Dev lalu berbalik,takutnya hanya mimpi,tapi ternyata benar Dev memeluknya.
"Apa Aku boleh memelukmu Dev,"
"Boleh,peluklah Aku ,"Ken langsung memeluk Dev,dan menenggelamkan wajahnya di leher Dev.
Hidung Ken mencium bau harum di leher Dev membuatnya merasa nyaman,dan dingin di badanya juga sudah tidak menggigil lagi,tanpa di sadari Ken menciumi leher Dev,dan Dev pun diam karena merasa ada getaran aneh di dalam dadanya.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan vote nya, trimakasih...