
Deg,,
Dev merasakan sorot mata yang tidak asing dari Ken,tapi Dev lupa sorot mata siapa itu.
Ken tersenyum dengan manisnya.sedang Dev hanya diam saja.
Dev dan Ken lalu duduk,Dev duduk di dekat Mamahnya,begitu juga Ken.
Mereka lalu mengobrol bersama.
"Dev besok wisuda yah,?"tanya Mamah Ken.
"Iya Tan,,"
"Adik Ken juga besok wisuda,"
"Di kampus mana dia kuliah,?"tanya Papah Ken.
"Di Kampus Pancasila,"jawab papah Ken.
__ADS_1
"Oh sama dong sama Dev,besok kita bisa ketemu di sana,"
Setelah mengobrol sekitar 15 menitan,Mamah Dev menyuruh untuk makan Malam dulu.dan semua menuju meja makan.
Ken dari tadi telihat ke arah Dev terus sambil sibuk makan,Dev yang merasa di perhatikan menjadi merasa grogi,dan makanya juga jadi pelan.
Dev yang tidak tahan karena selalu di tatap oleh Ken,lalu Dev mengangkat wajahnya dan menatap balik Ken.
Mereka pun saling pandang,Ken tersenyum tipis melihat Dev yang ikut menatapnya.tapi Dev tetap diam tidak ada expresi.
"Kalian makanlah dulu,jangan saling pandang terus,setelah makan kalian mengobrol lah,"Ibu Dev yang bicara,keduanya langsung menunduk karena ketahuan saling pandang.
"Kamu pasti terpaksa menerima perjodohan kita ini kan,tapi Maaf kalau Saya ngga merasa terpaksa,karena Saya menyukaimu semenjak pertama Saya melihatmu,Saya berjanji sama kamu kalau Saya nanti akan menjadi Suami yang bertanggung jawab dan akan selalu membahagiakan kamu,"
"Kenapa kamu bisa bilang menyukai Aku dari pertama melihatku,apa cinta bagimu sangat simpel dan sepele,kamu baru melihatku tadi dan sudah bilang menyukaiku,rasanya mustahil,sepertinya kamu laki laki yang senang bicara manis dan suka gombal pada setiap wanita,"Bicara Dev sangat jutek,Ken hanya menanggepinya dengan tenang dan tersenyum tipis saja.
Yang Ken maksud pertama pertemuanya bersama Dev itu saat masih kecil,Ken dulu umur 10 tahun dan Dev 5 tahun,Mereka sering bermain bersama walau jarak mereka jauh,bahkan Ken dulu sering menggendong Dev saat kecil.
"Apa kamu melihat Saya seperti laki laki brengsek,,?"
__ADS_1
"Aku ngga bilang gitu,"
"Ya kamu ngga bilang,tapi perkataanmu tadi secara tidak langsung menggambarkan kalau Saya seperti laki.laki brengsek,asal kamu tau kalau Saya belum pernah pacaran,bukanya ngga laku atau saya punya kelainan,tapi karena cinta saya hanya untuk orang yang benar benar Saya cintai,"Dev tersenyum mengejek tanda tidak percaya.
Sedang Ken justru melihat Ken dengan tak berkedip,senyuman ejekan Dev justru bagi Ken senyuman yang sangat manis.
"Saya pasti akan membuatmu bisa menerimaku nanti,kita akan menjadi sepasang suami istri yang bahagia,dan hidup bersama membesarkan anak anak kita nanti,"
"Jangan mimpi,walau kita menikah,jangan harap kamu akan mendapatkan cintaku,"Dev sambil bangun dari duduknya dan berjalan masuk,Ken pun lalu mengikutinya dari belakang.
Ken dan Dev gabung lagi bersama orang tua mereka.
"Kalian sudah ngobrolnya,?"tanyaPapah Dev.
"Sudah Pah,"Jawab Dev.
"Papah dan Om sudah membicarakan hari pernikahan kalian,dan pernikahan kalian akan di adakan sebulan lagi dari sekarang,jadi besok kamu selesai wisuda harus mulai menyiapkan semuanya bersama Mamah dan mamah Ken,dari baju pernikahan serta yang lainya,dan Ken juga harus ikut untuk menyiapkan semuanya,"Dev hanya diam,karena hari pernikahanya ternyata sebentar lagi.
Sedang Ken mengangguk sambil tersenyum senang.
__ADS_1
**Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih**...