
Malam harinya keluarga Ken semua makan malam bersama,Nola dan orang tuanya sudah pulang tadi siang,selesai makan malam lanjut mengobrol di ruang keluarga.
"San,gimana Nola apa kamu mau di jodohkan denganya,?"tanya Papah.
"Iksan masih ingin lebih mengenal Nola lagi Pah,"
"Gimana besok kalau kita jalan jalan,mancing di laut,kita sewa kapal dan Nola kita ajak,biar kamu bisa lebih mengenal lagi,"
"Kaka setuju Pah,,kita pergi mancing,udah lama kita ngga mancing bareng kan,"
"Tapi gimana sama Dev Kak,?"tanya Ibu.
"Dev ikut Mah,Dev sehat kok,,"Dev yang menjawab.
"Bener Yang kamu mau ikut,?"
"Iya lah ikut,kita sehat kok,,"sambil mengusap perutnya,Ken juga ikut mengusapi nya.
"Kalau Dev mau ikut ngga papa,nanti di kapal kan ada tempat istirahat,"kata Papah .
"Ya udah besok kita pergi memancing,"
Ken mengambil hp di kamarnya untuk menelfon Nola,sedang Mamah ke dapur untuk bilang Mba buat besok masak,sedang Papah menelfon temanya yang punya kapal.
Sekarang tinggal Dev dan Iksan saja,keduanya sama sama diam,tapi mata Iksan terus saja menatap Dev,Sedang Dev sibuk memainkan hpnya.
"Kamu terlihat lebih cantik saat hamil begini,pasti kamu sekarang sangat bahagia bukan,?"
"Iya,,Aku sangat bahagia sekarang,benar kata kamu kalau kakamu orang yang sangat baik,"Iksan hanya mengangguk.
"Nola juga cantik dan baik dan terlihat mandiri,pasti kamu akan sangat beruntung kalau menikah denganya,"
"Itu menurutmu,tapi bagiku Aku tidak beruntung,"
__ADS_1
"Apa yang kurang dari Nola,,?"
"Ngga ada yang kurang,tapi Aku yang ngga punya rasa untuknya,"
"Ayolah buka hatimu,pasti kamu akan mendapatkan kebahagiaan,contohnya seperti Aku,"Iksan tersenyum tipis
"Ya semoga,lihat aja besok, tapi rasa cinta sulit di paksakan,"
"Iya,,sih,,tapi Aku harap kamu bisa menikah dengan Nola,"
"Kenapa kamu ingin Aku menikah denganya,apa karena dia sodara Kak Ken,"
"Tidak,,bukan itu,tapi sepertinya Nola anak yang sangat baik,kamu pasti akan sangat bahagia,"
"Baiklah,Aku akan mengikuti saranmu Kaka ipar,Aku akan menikahi Nola ,"kata Iksan tersenyum tipis .
"Nah gitu dong,kamu jadi setuju menikah dengan Nola,,"Mamah rupanya mendengarnya.
"Mah,,Iksan masih ingin kuliah,"
"Ya kamu kuliah aja ngga papa kok,banyak kan orang sudah menikah tapi lanjut kuliah,,"
"Mah,,,"Iksan terlihat kesal.
"Udah jangan banyak protes,"
Ken pun datang lalu duduk bareng lagi,"Nola besok mau ikut,,"
"Bagus lah,,"jawab Mamah terlihat senang.
Papah pun datang,dan papah juga bilang kalau kapal sudah siap untuk besok.
"Mah Pah,,Kaka sama Dev ke kamar dulu yah,kita mau istirahat,,"
__ADS_1
"Ya sudah Sanah,kalian istirahat lah,,",Ken menggandeng Dev ke kamarnya.
"Aduh,,,Mass,,pelan sakit,,"
"Iya sayang,Mas pelan kok,,tahan yah,,"
"Menekanya pelan pelan saja Mas,,itu beneran sakit,,"
"Iya sayang,,apa seperti ini,,"
"Ahh,,iya seperti itu,enak nya,,ayo Mas terus seperti itu,,"
"Iya sayang,,enak ngga,,?"
"Uuhh,,Enakk banget Mas,"
Di luar pintu rupanya Iksan mendengar perkataan yang ada di kamar Ken dan Dev.
"Ya Tuhan,,kenapa Aku mendengar suara seperti itu sih,,"kata Iksan pelan sambil mengusap dadanya,Iksan lalu masuk ke kamarnya.
"Udah Mas,,nanti kamu capek lagi "
"Ngga ,mana capek kalau cuman mijit kaki kamu ,"
"Makasih ya Mas,,kaki ku jadi ngga sakit lagi,"
"Iya,,sinih sekarang tanganya yang Mas pijit,"
"Ngga usah Mas,tangan ku ngga sakit kok,,kita tidur aja yuk,Aku udah nggantuk,,"Ken lalu mengangguk.
Keduanya lalu tidur sambil Ken memeluk Dev dari belakang.
Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,
__ADS_1