
Dev sudah 4 hari di rumah sakit,hari ini Dev dan Bayinya akan pulang ke rumah,Mamah Ken dan Papahnya sudah datang ke rumah sakit untuk menjemput.
Orang tua Dev tidak datang kerumah sakit untuk menjemput karena sedang menyiapkan penyambutan di rumah,kamar Dev dan Ken juga pindah di bawah,jadi Mamah Dev dan papah Dev ikut menata kamar Dev agar Dede bayinya nyaman.
Dev duduk di kursi roda ,Ken yang mendorongnya,sedang Dede bayi di gendong Mamah, papah berjalan di samping Mamah,sedang barang barang di bawa oleh pak supir.
Sekitar 30 menit mobil sampai di rumah,semuanya turun dari mobil,Mamah dan Papah Dev sudah menunggu di depan pintu.
"Selamat datang Beby tampan,,uuhh cucu oma,,ayo masuk semuanya,,"Mamah langsung menyuruh semuanya masuk.
Ken menuntun Dev menuju kamarnya,dan sampai di kamar Dev dan Ken tersenyum senang melihat tatanan kamarnya,karena kamarnya sudah ada box bayi serta gambar gambar bertema anak laki laki.
"Mah,,bagus banget sih kamarnya,,makasih ya Mah,,"kata Dev sambil duduk di pinggir kasur.
"Iya sayang,,Jeng sinih dedenya di tidurkan saja di box,ini sudah siang kita makan siang yuk,,"Kata Mamah pada mamah Ken.
"Iya Jeng,,"Mamah Ken lalu menidurkan Dede ke box nya.
Kedua orang tua keluar dari kamar,mereka menuju meja makan,sedang Dev dan Ken nanti menyusul.
"Mas,,kamarnya bagus yah,,"
__ADS_1
"Iya,, Mamah sama Papah benar benar menyiapkannya dengan sangat bagus,"sambil ikut duduk di samping Dev.
"Mas udah siapin nama buat Dede kan,,?"
"Sudah,,,"
"Siapa namanya,,?"sambil melihat ke Ken.
"Zidan Nur Rohman ,suka ngga,,?"Dev mengangguk.
"Suka,,bagus,,kita panggilnya Zidan ya Mas,,?"
"Iya,,nur di ambil dari nama keluargamu,sedang Rohman dari keluarga Mas,,"
"Iya Mas Aku setuju,,Aku ikut keputusan Mas aja,,"
"Makasih ya sayang,kamu sudah mau melahirkan anak Mas,dan menjadi istri Mas yang banyak kurangnya ini,semoga keluarga kita tambah bahagia,"
"Amin,,Aku juga makasih sama Mas karena Mas sangat sabar menghadapi Aku yang egois ini,dan semoga Dede Zidan juga tidak lama punya Adek ya Mas,biar keluarga kita makin rame,,"Ken tersenyum lalu memeluk Dev.
"Iya sayang,,kita akan buat adik Zidan yang banyak,biar keluarga kita rame,,"
__ADS_1
Saat keduanya sedang pelukan,Dede Zidan menangis,lalu Ken mengambil Dede Zidan di box nya,dan di berikan pada Dev.
"Sayang,Mas ambil makan dulu buat kamu yah,kamu Nen nin dede dulu aja,"
"Iya mas,Aku juga haus,,bawa minum sekalian,"
"Iya,,"
Ken keluar menuju meja makan,Ken lalu bicara kepada orang tuanya juga mertuanya tentang acara selamatan dan akikah anaknya.
"Siapa nama cucu Mamah Ken,,?"tanya Mamah Dev.
"Namanya Zidan Nur Rohman mah,,"semuanya memuji nama nya,dan semuanya juga setuju tentang acara akikah dan sukuran Minggu besok.
Setelah Ken ambil makanan,Ken kembali ke kamar,Ken lalu menyuapi Dev makan,karena Dede Zidan masih Nen.
Sore hari orang tua Ken pulang,dan akan datang saat hari Minggu pas acara.
Malam hari Kaka Dev menelfon Dev dan bilang tidak jadi pulang karena tiba tiba ada kerjaan penting yang tidak bisa di wakilkan.
Dev pun tidak marah dan mengerti ,bagi Dev asal kakanya selalu mendoakan untuk kesehatannya dan untuk semuanya itu sudah cukup,karena Dev juga ngga tega kalau Kaka dan Kaka Iparnya datang ke Jakarta hanya sebentar,kasihan anaknya pasti capek karena perjalananya cukup jauh.
__ADS_1
***Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...
Besok episode terahir yah,,Cerita Nola dan Iksan akan aku pisah dari cerita ini***,,,