
Dev sudah ganti baju dan juga mandi,Dev memakai baju tidur yang biasa dia pakai,celana panjang dan lengan pendek,tidak memakai baju kurang bahan pada umunya orang pengantin baru dan menghabiskan malam pertama yang panjang dengan kebahagiaan,itu tidak terjadi pada pasangan pengantin Dev dan Ken.
Ken lalu bergantian menuju kamar mandi,Ken mandi air dingin karena ingin menidurkan Adik kecilnya yang sudah bangun gara gara melihat punggung Dev.
Ken mandi cukup lama,sekitar 30 menit,setelah selesai Ken memakai bajunya sekalian,Ken pun keluar dan langsung menuju sofa ,Ken Duduk sambil menggosok rambunya yang basah dengan handuk.lampu kamar sudah di matikan oleh Dev,membuat Kamar sedikit gelap,untung ada cahaya lampu dari kamar mandi.
Dev sebenarnya belum tidur,rupanya Dev takut kalau sampai Ken meminta haknya,karena Dev belum siap dan tidak mau.
Setelah Rambut kering Ken naik ke kasur dan akan tidur.Dev yang merasakan pergerakan di kasur langsung membuka matanya,lalu bangun dan melihat ke belakang.
"Kamu mau ngapain,,?"tanya ke Ken yang sudah tiduran.
"Aku mau tidur,kenapa,,?"
"Kenapa ngga tidur di sofa aja sih,"
"Aku ngga mau,tidur di sofa itu tidak nyaman,bikin badan pada pegel,"
"Alasan aja sih,Aku kasih batas di tengah,kamu ngga boleh lewatin,awas yah jangan lewatin,"Dev sambil menata guling di tengah,Ken hanya tersenyum.
"Dan ingat Aku ngga mau di sentuh olehmu,jadi jangan harap dan jangan mimpi untuk kamu minta hakmu,karena Aku ngga bakalan mau dan kasih itu untukmu,"Ken mendengar perkataan seperti itu terlihat sedih dan sakit,tanpa menjawab Ken langsung memiringkan badanya dan memejamkan mata.
Pagi harinya Ken bangun kesiangan karena semalam dia ngga bisa tidur karena selalu kepikiran perkataan Dev,saat membuka matanya Ken tidak melihat Dev di kamar,dan kamar mandi juga kosong.
__ADS_1
"Apa mungkin dia pulang duluan yah,tapi ngga mungkin ,bisa bisa di marahin orang tuanya,tapi kemana dia yah,"
Ken ahirnya memutuskan untuk Mandi,selesai mandi Ken keluar dan Dev sudah ada di kamar.
Ken pun tidak bertanya Dev dari mana,Ken tetap diam.
"Supir sudah menunggu,kita akan pulang sekarang,"Kata Dev sambil merapikan barang barang miliknya,Ken yang dengar tidak menjawab tapi juga membereskan barang miliknya.
Setelah selesai keduanya langsung turun dan menuju mobil,mereka pun meninggalkan hotel dan pulang menuju rumah Dev.
Sampai di rumah Dev cukup rame karena masih ada Kak Marsel dan kak Hana yang belum pulang ke Turki.
"Wah penganten baru baru pulang nih,"kata Kak Marsel meledek.
"Kalian mau bulan madu kemana,,?"tanya Papah.
"Ken terserah Dev aja mau bulan madu kemana Pah,"Dev melotot ke Ken anda ngga suka dengan jawaban nya.
"Gimana kalau ke Turki,kita bisa pergi bersama,"kata Kak Marsel.
"Ngga mau,,Dev baru kemarin dari sana,Dev ngga mau pergi kemana mana,Dev pengin di rumah aja,"
"Jangan gitu sayang,kalian pergilah bulan madu biar kalian bisa lebih dekat dan saling mengenal,habiskan waktu bersama dengan berjalan jalan,"kata Mamah.
__ADS_1
"Kalau Papah dan Mamah Izinkan,Ken ingin mengajak Dev ke Amerika,Ken sekalian ada urusan di sana,dan kita bisa sekalian bulan madu,"Dev yang mendengar kata Amerika langsung menatap Ken penuh tanda tanya.
"Iya Pergilah kalian,kita pasti mengizinkan,Dev sekarang istrimu dan sudah jadi tanggung jawab mu,jadi kemanapun kamu pergi membawa Dev kita tidak akan melarang,"
"Makasih Pah,"jawab Ken.
Saat ini Ken sudah ada di kamar Dev,dan kamar Dev terlihat rapi ,juga kas dengan kamar wanita yang cantik dan elegan.
"Ngapain sih ke Amerika ,Aku ngga mau pergi,kalau kamu mau pergi pergi aja Sanah sendiri,"
"Iya kalau kamu ngga ikut ngga papa,tapi pasti Papah dan Mamah mu akan bertanya kenapa kamu ngga ikut,dan mereka pasti akan curiga,Lagian kamu kenapa sih ngga mau membuka hati kamu untuk ku,apa kamu masih mengingat mantanmu yang pergi ke Amerika,,bukanya dia sudah mengikhlaskan mu untuk menikah,"Ken berkata sambil menatap Dev dan berdiri di depannya.Dev terlihat kaget dengan perkataan Ken.
"Dari mana kamu ,jangan sok tau kamu yah,kamu ngga tau apa apa,"Dev sambil menatap tajam kearah Ken.
"Aku tau semuanya,kamu jangan menguji kesabaran ku,kalau kamu tetap keras dan bicara kasar juga ngga menghargai Aku sebagai suamimu,jangan salahkan Aku kalau Aku kasar padamu,,"Ken bicara mengancam.
"Aku ngga takut dengan ancaman mu,terserah Aku mau bicara apa dan melakukan apa,Aku tetap ngga peduli,"Dev lalu Akan pergi,tapi Ken yang sudah tersulut emosi langsung menarik tangan Dev .
"Lepas,,kamu mau apa hah,,"Dev berusaha menarik tangannya agar lepas dari genggaman tangan Ken,Ken terus menarik Ken dan melemparnya ke kasur.
"Mau apa kamu,kamu jangan macam macam,pergi,,,"Dev sambil melempari Ken bantal,sedang Ken melepas kan bajunya.
"Kamu istriku,Aku berhak atas dirimu,jadi lebih baik kamu diam dan nikmati saja apa yang akan Aku lakukan padamu,"
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan vote nya, trimakasih...