
Setelah Dev memakai baju,Sekarang Ken yang masuk kamar mandi,Ken juga akan Mandi ,Ken mandi cukup lama karena menidurkan adik kecilnya dulu.
Dev duduk di kasur sambil bersandar,dan sambil memainkan hpnya.
Ken mandi ada 20 menitan lebih,karena Adik Ken rupanya susah tidur jadinya Ken bersolo ria dulu sambil membayangkan Dev yang tadi sedang mandi.
Ken keluar dari kamar mandi langsung mengambil baju kerjanya di tasnya,Dev melihat Ken yang sedang ganti baju,dan melihat tas Ken juga.
"Di lemari sebelah kanan itu kosong,nanti Aku suruh mba untuk taro bajumu di situ ,"
"Biar nanti aja Aku yang rapikan pulang kerja,"
"Kamu mau kerja,apa sudah sembuh,?"
"Sudah,,Aku santai kok kerjanya,"sambil Ken memasang dasinya sendiri,setelah dasi terpasang Ken menyisir rambutnya.
"Kita turun yuk ,kita sarapan dulu baru Aku antar kamu ke rumah sakit,"
"Apa kamu ngga kesiangan ke.kantornya,?"
"Ngga papa,telat sebentar ini,Apa mau Aku bantu,,"Ken mengulurkan tangannya pada Dev,tapi Dev ingin berjalan sendiri.
"Aku bisa sendiri,,"Ken mengangguk.
Dev dengan pelan berjalan menuju bawah,Ken selalu mendampinginya karena takut Dev jatuh atau kesakitan.
Akhirnya tangan Dev memegang lengan Ken karena merasakan sakit,Ken berjalan mengimbangi Dev.
__ADS_1
Sampai di meja makan keduanya sarapan."Non kata Ibu kalau Non mau ke rumah sakit suruh bawa makanan dan baju untuk Ibu,"kata Mba .
"Iya Mba,apa sudah di siapkan,,?"
"Sudah non,,ini non mba taro di meja ya,
"Iya Mba,nanti saya bawa,"
Selesai sarapan keduanya masuk mobil,Ken mengulurkan tangannya,Dev pun menyambutnya ,keduanya saling bergandengan menuju mobil.
"Dev boleh ngga aku minta no telfonmu,?"
"Boleh,mana hpmu,?"Ken lalu memberikan hpnya pada Dev.
Dev langsung memasukan no telfon nya di hp Dev,setelah itu Dev memberikan hpnya pada Ken.
Sampai di rumah sakit,keduanya langsung turun, Ken mengulurkan tangannya lagi,Dev lalu menggandengnya.
Sampai di ruang rawat Papah,Dokter sedang memeriksanya.Rupanya Papah ingin meminta izin untuk pulang karena sudah lebih baik.
Dokter pun mengizinkan,karena Papah memaksanya.
"Papah emang sudah lebih baik,kalau belum jangan di paksaiin Pah,,"
"Papah sudah baikan kok ,Papah melihat kamu dan Ken memutuskan tidak berpisah membuat Papah merasa lebih baik,beban di pundak Papah terasa sudah tidak ada,"Dev dan Ken saling pandang.
"Maafin Dev ya Pah,Dev membuat Papah jadi sakit gini,"
__ADS_1
"Papah sudah maafkan,semoga kalian selalu bahagia yah,"
Ken mengobrol dengan Papah,sedang Mamah makan makanan yang tadi di bawa Dev,Selesai mamah makan, Mamah langsung mengurus administrasi,karena Papah akan pulang.
Ken dan Mamah merapikan barang yang akan di bawa pulang,sedang Dev tidak membantu mereka,karena Dev masih sakit dan takut ketahuan juga kalau semalam habis kuda kudaan.
Ken tidak jadi berangkat ke kantor karena Papah akan pulang,selesai berkemas,semuanya menuju ke parkiran mobil,Papah duduk di kursi roda sambil di dorong Ken,sedang Mamah dan Dev berjalan di sampingnya.
Sampai rumah Ken membantu memapah Papah menuju kamarnya,sampai kamar Papah langsung menuju kasur.
"Makasih ya Ken,maaf jadi merepotkan kamu,"
"Ngga kok Pah,Ken merasa ngga di repotkan,Papah kan papah Ken juga,papah sekarang istirahat yah,"Papah menjawab Iya.
Ken dan Dev menuju kamarnya,"Kamu ngga jadi ke kantor,?"
"Ngga lah udah malas,Aku mau istirahat aja,"Ken duduk di sofa sambil kepalanya di sandarkan dan matanya di pejamkan,,sedang Dev menuju kasur,Dev aja sudah kesakitan karena dari tadi menahan sakitnya yang ada di inti tubuhnya.
"Eemm,,besok Aku ingin bekerja di kantor Papah,apa kamu mengizinkannya,?"Ken membuka matanya dan melihat Dev.
"Apa kamu sudah ngga sakit,?kamu kan jalan aja masih kesakitan gitu kok mau kerja,"
"Ya maksudnya besok kalau sudah ngga sakit lagi,"
"Oh,,ya udah Aku izinkan,,tapi usahakan jangan pulang terlalu sore yah,"Dev mengangguk.
Ken lalu berjalan ke tas bajunya,Ken merapikan bajunya ke dalam lemari.Dev lalu bangun dan membantunya.keduanya saling lempar senyum.
__ADS_1
**Jangan lupa like, komentar dan votenya, trimakasih**..