Menikah Dengan Kaka Kekasihku

Menikah Dengan Kaka Kekasihku
Iksan Menemui Dev


__ADS_3

Tenyata di luar pintu Iksan mendengar perkataan Ken dan Dev,kamar Ken tidak kedap suara ,jadi obrolan keduanya terdengar apa lagi pintunya terbuka sedikit.


Iksan merasa ngga enak pada kakanya,ternyata yang dia lihat tadi tak seperti kenyataanya.


Dev rupanya belum menerima pernikahannya,Iksan masuk ke kamarnya dan di kamar Iksan tidak bisa tidur langsung.


Pagi harinya Ken dan Dev pulang jam 5 pagi,keduanya hanya berpamitan ke pada orang tuanya saja.


Ken membawa mobilnya cukup kencang karena mengejar waktu agar Dev tidak telat ke kantor.


"Kalau kamu masih mengantuk ,tidurlah dulu ,nanti kalau sudah sampai Mas bangunkan,"Kata Ken karena melihat Dev yang terus menguap.


"Tapi nanti Mas ngga ada yang temenin,"


"Ngga apa,udah tidur aja,nanti di kantor mengantuk lagi kamu,"Dev mengangguk.


Lalu Dev bersandar di jok mobil dan memejamkan matanya,lama lama kepala Dev melorot dan Ken melihatnya langsung menggeser kepala Dev agar di letakan di pundak Ken biar Dev lebih nyaman.


Sesekali Ken mengusap kepala Dev dan mencium keningnya,saat Ken mencium kening Dev,sebenarnya Dev merasakannya,tapi Dev membiarkannya,karena Dev juga mengantuk.


karena masih pagi jadi cuman satu jam lebih seperempat aja sudah sampai .


"Dev,,bangun ,kita sudah sampai,"Ken membangunkan Dev sambil mengusap kepalnya,Dev lalu membuka matanya dan menegakan duduknya.


"Eemm,,sudah sampai,?"


"Sudah,,ayo turun,"Ken lalu turun duluan,dan Ken membukakan pintu mobil Dev karena Dev belum kumpul nyawanya.

__ADS_1


Lalu Ken menggandeng tangan Dev,keduanya masuk ke kamar.


"Mas Aku mandi duluan yah,"


"Iya,,"Ken menjatuhkan badanya di kasur dan memejamkan matanya.


Dev selesai mandi dan langsung bersiap untuk berangkat ke kantor,saat Dev sudah pakai baju,Dev membangunkan Ken yang tertidur.


"Mas,,bangun,,Aku berangkat kerja dulu yah,ini udah kesiangan,"


"Iya,,kamu berangkatlah duluan,"


Lalu Ken lanjut tidur,sekitar jam 10 Ken bangun dan menuju kamar mandi.


Iksan pergi ke tempat kerja Dev,Dia ingin bicara dengannya sebentar.Iksan lalu membuka blokiran Media sosial Dev dan Iksan menDM Dev.


"Aku ingin bicara padamu bentar,Aku ada di cafe di bawah,"


"Hanya 10 menit saja,"kata Iksan lagi,karena Dev tidak membalasnya.


Ahirnya Dev menjawab Iya,Iksan langsung turun dari mobilnya,dan menuju cafe.


Iksan memesan kopi untuk teman menunggu Dev,sekitar 15 menit Dev datang dan duduk di depannya.


"Ada apa,,!Aku lagi kerja jadi bicaranya langsung aja,"kata Dev sedikit cuek.


"Gimana kabarmu,?"

__ADS_1


"Ngga usah basa basi,"Iksan tersenyum tipis.


"Apa kamu bahagia menikah dengan kakaku,"


"Itu bukan urusanmu,kamu ngga perlu tau,"


"Baiklah,,Aku hanya ingin bilang padamu,cintailah kakiku bukalah hatimu untuknya,dia orang baik jangan kamu sia siakan,takutnya kamu nanti akan menyesal ,dan lupakan lah Aku,,"Dev tersenyum sinis.


"Kamu ngga usah menyuruhku dan mengatur hidupku,kamu siapanya Aku beraninya mengaturku,kalau kamu hanya ingin menemui ku untuk bilang hal ngga penting begini,sebaiknya Aku pergi,dan perlu kamu tau Aku sudah melupakanmu rasa untukmu sudah tidak ada sedikit pun,"kata Dev sambil akan bangun dari duduknya.


"Tunggu Dev,jangan pergi dulu,duduklah,Aku belum selesai bicara,"Iksan sambil memegang tangan Dev.


Rupanya ada pasang mata yang melihat Dev dan Iksan di dalam cafe,saat Iksan memegang tangan Dev.orang itu langsung naik ke atas dan tidak ingin melihat mereka berdua lagi.


"Kakaku mencintaimu dari kamu kecil,kamu adalah cinta pertamanya dia,dan dia selalu bercerita tentang kamu saat kalian masih kecil,"


"Ngga usah bicara omong kosong,"


"Aku bicara serius,ini bacalah buku ini,buku ini Aku ambil dari laci kamar Kaka,dan di sini ada foto fotomu dan Kaka saat kalian masih kecil,semoga dengan kamu membaca buku ini kamu bisa mencintai Kaka dengan tulus,karena Kaka sangat mencintai kamu,Aku pergi,,"Iksan meletakan buku diary Ken saat masih kecil dulu di meja depan Dev,lalu Iksan pun pergi.


Iksan tadi pagi saat Ken dan Dev pulang,masuk ke kamar Ken dan mencari bukti untuk memberikan pada Dev kalau kakanya sangat mencintainya.


Setelah Iksan pergi,Dev melihat buku yang terlihat sudah lama,karena dari jenis bukunya sudah ketinggalan jaman.


Dev membukanya pelan,di situ Dev langsung melihat foto dirinya saat masih kecil dengan Ken,Dev lalu mengingat ingat.


Dev lalu membaca buku itu dari lembar ke lembar,dan sampai pertengahan Dev membaca air mata Dev tiba tiba mengalir.

__ADS_1


"Apa dia adalah kak Zio ,Kenzio ,,ya Tuhan,"sambil mengusap air mata di pipinya.


Jangan lupa like komen dan Vote nya,, trimakasih..


__ADS_2