
Ken dan Dev baru saja keluar dari kantor pengacara,Ken sudah mencabut gugatan cerainya,Ken tidak lama karena melihat Dev yang terlihat pucat.
Ken lalu membukakan pintu mobil untuk Dev ,setelah Dev masuk ,Ken juga masuk ke dalam mobil.
Dev memejamkan matanya karena kepalanya merasa pusing,sekitar setengah jam akhirnya sampai rumah.
"Dev,bangun kita sudah sampai,"sambil mengusap kepalanya Ken membangunkan Dev,Dev membuka matanya.
Ken keluar dari mobil lalu membuka pintu mobil untuk Dev.
Keduanya lalu masuk ke dalam rumah,Dev langsung tiduran di sofa panjang karena sudah ngga kuat menahan pusing di kepalanya.
"Mas gendong aja ke kamar yah,biar tidurnya lebih enak,"
"Ngga usah Mas,Nanti Aku bisa jalan sendiri kok,"Ken lalu memijit kening Dev.
"Kamu kenapa sayang,kok tiduran di sini,?"
"Dev kepalanya pusing Mah,"
"Kenapa ngga di kamar tidurnya,"
"Dev ngga kuat katanya Mah,"jawab Ken.
"Mamah ambilkan minum hangat dulu kalau gitu yah,"
Mamah masuk mengambil minum hangat,dan mamah juga membawakan asinan buah,karena tadi Mamah membuatkan untuk Dev, siapa tau Dev suka dan mengurangi rasa pusing di kepalanya.
"Sayang ini mamah bikinkan asinan buah buat kamu,cobain deh siapa tau pusing di kepalamu berkurang,"Dev membuka matanya,dan melihat asinan buah yang terlihat segar,Dev lalu bangun dan duduk.
"Kayanya enak Mah,Dev coba yah,"
"Dev,,jangan kebanyakan makanya,takut perutmu sakit nanti,kamu dari pagi belum makan nasi,"kata Ken takut Dev sakit perut,Dev menjawab iya.
__ADS_1
Dev mulai memakanya,dan ternyata Dev keenakan dan terasa segar.
"Mah,,ini enak banget,"sambil mulutnya terus mengunyah.
"Pelan makanya,,"kata Ken sambil mengusap mulut Dev yang kotor.
"Ken kamu cobain juga ayo,ini enak loh,"kata Mamah sambil Mamah juga ikut makan.
"Iya Mas ini enak,"
"Emang ngga asem yah,,?"
"Ngga,,ini kan jambu biji Cristal,jadi rasanya pedas manis,"
Dev menyuapi Ken ,Dan Ken membuka mulutnya.
"Enak kan,,"Ken mengangguk.
Selesai makan asinan buah ,Deh dan Ken masuk kamar,Dev langsung tiduran,Dev sambil membuka bajunya karena merasa gerah dan risih.
Hari berlalu,kehamilan Dev membuatnya tidak bisa kerja lagi,karena Dev selalu merasa pusing kepalanya dan mual.
Ken juga menyuruh Dev tidak kerja lagi,karena Ken menginginkan Dev untuk mengurus anak dan dirinya.
Kehamilan Dev sudah masuk 4 bulan,pusing dan mual sudah tidak separah sebelumnya.
Dev sudah bisa makan nasi dan makanan lainya,tapi masih sedikit.
Dev menunggu Ken pulang kerja di ruang keluarga,sambil makan buah jeruk dan menonton tv.
Mamah dan Papah Dev sedang ke Turki dari kemarin,di rumah menjadi sangat sepi,makanya Dev mengajak kedua mbaknya untuk nonton tv bersamanya.
Tidak lama Ken pulang,Dev langsung menyambutnya di depan pintu.
__ADS_1
"Sore Mas,,"sambil cium tangan Ken.
"Sore,,habis makan jeruk yah,"
"Iya,,mulut ku rasanya pengin yang seger seger,,"keduanya langsung masuk ke dalam kamar.
"Dev,,besok kalau Papah dan Mamah udah pulang dari Turki,Mas mau ke Amerika yah,"sambil melepas baju Ken berkata.
"Mas tuh ngapain sih ke Amerika,"
"Ada urusan di sana,Mas udah ada janji dari 4 blan kemarin,karena kamu hamil Mas jadi ngga jadi pergi karena ngga tega ninggalin kamu di sini,"Dev diam ngga mau jawab.
"Emang ngga bisa di wakilkan Apa,Aku pokoknya ngga mau Mas pergi,"Ken lalu melihat Ken.
"Sayang,,ini penting dan ngga bisa di wakilkan,"
"Ngga,,kalau Mas tetep pergi Aku akan marah,dan ngga mau makan,,"sambil Dev menangis.
Ken lalu memeluk Dev,"kok nangis,,jangan nangis dong,,ya udah Mas ngga pergi,udah yah,,"lalu Ken mengusap air mata Dev.
"Bener kan Mas ngga pergi,,"
"Iya,,Mas ngga pergi,"Dev langsung senang dan mencium bibir Ken.
Ken tersenyum,karena sekarang Dev yang lebih agresif badanya.
"Apa Mas boleh meminta hak Mas,Mas akan melakukanya dengan pelan,itu kalau kamu mau,kalau kamu ngga mau Mas ngga akan maksa,,"
Selama ini Ken belum pernah menjamah Dev,karena Dev sedang hamil muda dan di larang Dokter juga,sebenarnya Ken sudah sangat menginginkannya,apa lagi Dev sering sekali memperlihatkan lekuk tubuh nya di depan Ken.
Ken menatap Dev,dan Ken harap harap cemas,takut dengan jawaban Dev,Dev lalu mengangguk sambil bilang Ya,Ken langsung tersenyum senang.
***Lanjut besok ya babak kedua selama pernikahan mereka.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih***..