
Temen Nola memberikan ide pada Nola setelah Nola menceritakan kisah nya bersama Iksan.
"Kamu ngerti kan apa yang Aku katakan,itu ide yang pas untuk kamu,"
"Ya semoga aja ide kamu berhasil yah Sin, kalau nanti ide kamu berhasil bisa bikin Itu Cowok kaku kebakaran jengot,akan Aku tlaktir kamu beli makanan apa saja yang ingin kamu inginkan,"
"Amin,,semoga berhasil yah biar Aku bisa dapat tlaktiran,"
Keduanya lalu lanjut kerja,hari ini Nola mengikuti ide temanya untuk tidak mengirim pesan pada Iksan,biar Iksan yang menghubunginya dulu,kalau Iksan sudah ada rasa pasti Iksan akan menghubungi Nola karena merasa penasaran kenapa ngga mengirim pesan padanya.
Dev sedang bersiap mau ke kantor Ken,Selesai bersiap Dev mengirim pesan pada Ken kalau dirinya OTW.
Dev di antar Pak Supir menuju kantor,sekitar 30 menitan Dev sampai di kantor Ken,sekarang orang sudah pada tau kalau Dev adalah istri Ken,jadi saat Dev masuk kantor semua tersenyum dan menyapanya.
"Sore Mas Rama,,Mas Ken nya ada,,?"sapa Dev pada Rama sekertaris Ken.
"Oh Ada Bu,Pak Ken ada di dalam,,silakan,,"
Rama lalu membukakan pintu ruangan Ken dan Dev pun masuk.
"Mas Rama makasih yah,"kata Dev.
"Iya Bu sama sama,,"Ken langsung melihat.
__ADS_1
Rama pun keluar dan Dev sambil tersenyum berjalan ke arah Ken,Ken lalu menyuruh Dev untuk duduk di pangkuannya.
"Mas tidak suka melihat kamu tersenyum seperti tadi pada Rama,dan jangan panggil Rama dengan sebutan Mas,panggil Rama saja ,karena itu pangilan kusus hanya buat Mas,"Dev langsung sedikit kaget mendengar perkataan Ken,karena tumben posesif seperti itu.
"Mas ,,mas Rama kan lebih tua dari ku,dan tadi dia membantuku membukakan pintu ya Aku bilang terimakasih sambil senyum,masa Aku suruh cemberut sih,"sambil mengalungkan tanganya di leher Ken.
"Ya tapi jangan panggil Mas,dan ngga harus senyum kalau mau bilang trimakasih aja mah,lain kali panggil Rama pake kata Pak saja jangan Mas,dan ingat ngga boleh senyum,"Dev tersenyum tipis sambil mengangguk juga menarik nafasnya,karena baru tau kalau Ken sedang cemburu.
"Iya baiklah Sayang,,Aku akan mengikuti kemauan kamu,,"sambil mencium bibir Ken sekilas,Ken pun langsung tersenyum.
Saat Dev masih ada di pangkuan Ken,Rama tiba tiba masuk.
"Maaf Pak saya tidak tau,,"Rama merasa ngga enak melihat bosnya yang sedang mesra mesraan dengan istrinya,dan Rama mau keluar lagi.
"Ini Pak mau nyerahin berkas,Bapa mau pergi kan ,jadi sebelum pergi tolong tandatangani berkas ini dulu pak,,"Rama menyodorkan map ke arah Ken,dan Ken mengambilnya lalu memeriksa.
Rama menunduk karena merasa ngga enak,sedang Ken membaca sambil tangan satunya memeluk berut Dev sambil mengusap usap perutnya.
Ken selesai menandatangani ,lalu memberikanya lagi pada Rama.
"Aku mau pergi dulu,nanti tolong kalau pulang konciin ruanganku,"
"Baik Pak,,"jawab Rama,Rama pun keluar.
__ADS_1
Ken lalu rapi rapi dan setelah selesai mengajak Dev berangkat ke rumah sakit memeriksakan kandunganya.
Keduanya saling bergandengan tangan,semua karyawan Ken melihat ke arahnya,keduanya sangat serasi dan Ken terlihat romantis.
Sampai di rumah sakit Dokter mulai memeriksa keadaan Dev,kata Dokter semua sehat dan Dokter yang tau kalau Ken dan Dev tidak ingin tau jenis kelaminnya dulu,Dokter pun tidak mengatakannya.
"Semuanya bagus,,dan tetap jaga pola makan juga jangan banyak fikiran,karena tinggal satu bulan lagi ,jadi harus benar benar di jaga,"
"Iya Dok,,"jawab Dev.
"Untuk Bapa Ken tolong di bantu jaga istrinya yah,dan jangan biarkan terlalu capek,"
"Iya Dok,,Dok saya mau tanya,?"
"Iya silakan,,"
"Kalau sudah mau mendekati lahiran begini,apa berhubungan suami istri seminggu dua kali boleh,,"Dev yang mendengarnya langsung mencubit paha Ken,Ken pun kesakitan, Dokter tersenyum melihatnya.
"Itu boleh saja,tapi bapa harus lihat kondisi Istri bapa,apa si ibu posisinya sedang nyaman atau tidak,Capek atau tidak,yang penting bapa kalau mau harus tanya dulu ke istri bapa yah,,"
Ken pun menjawab Iya,setelah itu Ken dan Dev pulang karena sudah selesai pemeriksaanya.
Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,
__ADS_1