
Pagi hari pun menyapa suara kicauan burung pun mulai terdengar yang mencoba membangun kan manusia untuk menjalankan aktivitas nya
"mas tidak ke kantor?,kok belum siap-siap"ucap Sinta heran yang melihat suaminya bermalas-malasan di kasur setelah sholat subuh
"mas gak ke kantor sayang,mas ingin menghabiskan waktu mas,soalnya besok mas harus ke luar kota dan selama 3 hari mas tidak akan melihat istri cantik mas"ucap vino
"mas ini pagi-pagi sudah menggombal,ya sudah ayo ke bawah mas sarapan"ucap Sinta
dan mereka pun turun ke bawah untuk sarapan kebetulan orang tua vino sudah duduk di meja makan
"pagi mom dad"sapa vino dan Sinta pun hanya tersenyum saja
"kamu tidak bekerja nak"ucap momy
"tidak mom,aku ingin menghabiskan waktu bersama istri ku hari ini"ucap vino sambil tersenyum ke arah Sinta
"son apakah kamu besok jadi pergi"ucap dady vino
"jadi dad"ucap vino
"sial kenapa vino berada di rumah,jadi gagal menyiksa gadis kampung itu.tapi tidak apa-apa besok selama 3 hari aku akan puas-puaskan menyiksanya"ucap momy dalam hati
Mereka pun sarapan dengan tenang dan mereka sangat menikmati makanan mereka kecuali Sinta,ia sangat takut saat ini memikirkan nasib nya besok jika suaminya pergi,tapi ia tak boleh memperlihatkan nya pada dady mertuanya dan suaminya karena takut akan hal-hal tak terduga yang di lakukan oleh ibu mertua nya.
"sayang mau ke taman"ucap vino mengajak Sinta ke taman untuk mengurangi rasa bosan
"mau mas"ucap Sinta
"ayo"ajak vino menuju garasi mobil
"mas kok naik mobil"ucap Sinta
"iya sayang"ucap vino
"naik motor saja mas, lagi pula kan Deket"ucap Sinta
"ya sudah ayo"ucap vino mereka pun mulai mengendarai motor milik vino sampai tempat tujuan mereka.
"ayo sayang"ajak vino untuk duduk di salah satu bangku taman yang terletak di bawah pohon besar yang rindang
"mas Sinta mau jajan itu"ucap Sinta menunjuk tukang cimol
"bentar, tunggu di sini ya mas yang beli"ucap vino dan Sinta pun mengangguk
Saat Sinta sedang asik menikmati udara di taman tiba-tiba saja terdengar suara anak kecil menangis
"hiks hiks hiks mama.."ucap anak kecil tersebut yang berumur berkisar 4 tahun
__ADS_1
"hei kenapa menangis?,orang tua kamu kemana"ucap Sinta lembut
"gak tau kak,tadi Sindi(nama anak kecil tersebut)ikutin badut tapi Sindi malah kesasar"ucap Sindi si anak tersebut
"sudah Sindi cantik jangan menangis kita cari mamah ya,"ucap Sinta,saat hendak melangkah tiba-tiba saja vino memanggil
"sayang mau kemana?"ucap vino
"ini mas,dia kesasar jadi Sinta mau bantu cariin mama nya"ucap Sinta
"SINDI"ucap salah satu wanita dan langsung menghampiri mereka
"MAMA"teriak Sindi
"ya ampun nak,kamu gak apa-apa kan,mama khawatir"ucap ibu dari Sindi langsung menggendong sindi
"mama,tadi sinti bertemu kakak cantik itu,dia yang mau menolong Sindi"ucap Sindi menunjuk Sinta.
"terima kasih ya nak, sudah mau menolong anak ibu"ucap ibu Sindi
"iya buk, sama-sama"ucap Sinta setelah itu mereka pun pergi dan tinggallah vino dan Sinta
"sayang ini cimolnya"ucap vino memberi cimol tersebut kepada Sinta
"enak mas"ucap Sinta dengan wajah berbinar
"mas mau?"ucap Sinta
"manja"ucap Sinta menyuapkan cimol tersebut
"biarin kan manja sama istri sendiri"ucap vino mengunyah cimol
"mas Sindi lucu ya"ucap Sinta
"nanti anak kita lebih lucu"ucap vino santai
"is mas,kan yang di bahas Sindi"ucap Sinta kesal
"kamu mau anak lucu seperti Sindi?"tanya vino
"mau mas"ucap Sinta dengan mata berbinar
"nanti kita buat ya, setelah kamu selesai datang bulan"ucap vino
"iss kirain mas mau cariin yang kaya Sindi sekarang"ucap sinta
"hahahaha gak lah sayang,kita bikin sendiri juga bisa"ucap vino dengan tertawa terbahak-bahak dan para wanita maupun remaja yang di sekitar mereka terhipnotis dengan tawa dan senyuman vino yang sangat manis
__ADS_1
"aduuuh kok ganteng banget jodoh orang"
"Abang adek mau jadi istri mu"
"aduuuh senyumnya bikin meleleh"
Dan banyak lagi yang di ucapkan oleh mereka yang memuji vino.
"sayang pulang yuk"ajak vino
"kenapa mas,belum ada 1 jam kok udah pulang"ucap Sinta
"mas risih sayang dilihatin terus,ayok pulang sekarang ya"ucap vino lembut pada Sinta
"ya sudah ayo"ucap Sinta pasrah karena melihat suaminya yang sudah sangat risih
***
malam hari pun tiba, setelah makan malam Sinta di sibukan dengan menyusun pakaian vino yang akan di bawa untuk pergi keluar kota selama 3 hari.
"sayang yakin gak mau ikut"ucap vino membujuk Sinta
"enggak mas,lagian kan cuma 3 hari mas gak lama kok"ucap Sinta memberikan pengertian tetapi sejujurnya ia ingin sekali ikut tapi tidak berani melawan mertuanya
"ya sudah sekarang ayo tidur takutnya besok kamu kesiangan di marahin kamu mas"ucap Sinta
"siapa yang berani mas,kan mas bos nya"ucap vino masih dengan wajah kesal berharap Sinta memikirkan ajakannya
"iya iya mas bos nya,ya sudah ayo tidur sekarang"ucap Sinta lembut dan vino mengekor Sinta melangkah
"sayang mas mau cium"ucap vino
"mas Sinta malu"ucap Sinta
"kenapa malu,kan udah sering juga"ucap vino yang mulai mendekat kan wajahnya ke wajah sinta dan mulai mencium bibir Sinta
Sinta pun menikmati ciuman Vina hingga tak sadar mereka telah berbaring di ranjang dan vino menindih Sinta.ciuman vino pun turun ke leher jenjang Sinta dan mencium di area belakang telinga sinta.semakin lama semakin turun tangan vino pun semakin nakal membuka bra milik Sinta dan menaikan baju yang Sinta pakai hingga terlihat lah dua aset berharga milik Sinta
vino pun terdiam sejenak memandangi aset milik Sinta"sempurna"batin vino.ia pun mulai menggerakkan tangannya menyentuh aset berharga milik sinta.ia pun mendekat kan wajahnya menuju aset Sinta dan mulai menciumi area tersebut.
Sinta pun meleguh merasakan sentuhan vino.vino pun mulai memasukan ujung dari aset berharga tersebut ke mulutnya,seperti Bayi yang sangat kehausan ia pun menghisap secara bergantian.
"emmmhh Maas"leguh Sinta merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan
Tangan vino pun semakin gencar dan menyentuh aset bagian bawah sinta.sinta pun tersadar langsung mendorong vino
"mas"ucap Sinta langsung membenahi pakaiannya
__ADS_1
"maaf sayang mas kelepasan"ucap vino
"ya sudah kamu tidur sekarang,mas mau ke kamar mandi"ucap vino langsung menuju kamar mandi untuk menuntaskan urusan nya....