
Pagi hari pun tiba saat ini Sinta sangat sibuk menyiapkan perlengkapan vino dan mengurus bayi besar nya yaitu vino,tapi Sinta tetap sabar menghadapi sikap manja suaminya
"sayang mas pasti bakalan kangen"ucap vino manja
"kan bisa video call mas,lagi pula inget mas cuma 3 hari"ucap Sinta
"ayo Sinta antar ke depan mas"ucap Sinta lagi sambil memegang lengan vino
Sesampainya di lantai bawah Andra sudah menunggu vino untuk segera berangkat
"tuan muda kita akan berangkat sekarang?"ucap Andra
"Hem"vino berdehem singkat dengan wajah dingin
"sayang mas berangkat ya,mom vino titip istri vino mom"ucap vino mencium tangan sang momy dan mencium kening istrinya
"hati-hati nak"
"hati-hati mas"
Ucap mereka berbarengan.setelah itu vino pun pergi meninggalkan mansion tersebut dan di ruangan tersebut tinggal lah Sinta dan mertua nya
"heh gadis kampung ngapain kamu bengong,cepat buatkan saya minuman, setelah itu kamu ngepel seluruh ruangan"ucap momy vino setelah vino benar-benar pergi
"tapi nyonya bukanya tadi sudah di pel"ucap Sinta
"kamu berani melawan perintah saya"ucap momy vino sambil mencengkram erat kedua pipi Sinta dan Sinta hanya menggeleng kan cepat kepala nya
"CEPATT KERJAKAN"ucap momy vino sambil menepis tangan nya dari wajah sinta.sinta yang ketakutan langsung pergi dari hadapan mertua nya
Drrt
Drrt
Drrt
"halo Tante"ucap wanita di sebrang telepon
"halo fania"ucap momy vino menyambut sahutan telepon yaitu fania wanita yang ingin di jodohkan dengan putra nya.
"Tante lusa fania akan pulang,fania ingin langsung cepat-cepat menikah dengan vino Tan"ucap fania
"bukanya 1 bulan lagi kamu pulang"ucap momy vino heran
"fania ingin cepat-cepat pulang agar bisa bertemu vino,fania ingin cepat-cepat menikah dengan vino"ucap fania
__ADS_1
"iya sayang akan Tante usahakan, susah sekali membujuk vino"ucap momy vino
"Tan aku dengar-dengar vino sudah menikah"ucap fania dengan nada kesal
"ya dia memang sudah menikah, Tante tidak bisa melarang karena suami Tante juga mendukung"ucap momy vino resah
"pokoknya fania gak mau tau fania harus menikah dengan vino"ucap fania
"iya sayang tapi kita harus main cantik karena saat ini Tante sedang bersandiwara menerima gadis kampung itu kalau tidak rencana Tante untuk menjodohkan mu dengan vino akan gagal"ucap momy vino
"terserah Tante pokoknya fania gak mau tau,fania harus menikah dengan vino"ucap fania kesal langsung menutup telponnya
Fania Velove adalah model terkenal,ia adalah putri dari pasangan Ando Velove dan elin velove.ia di didik dari kecil dengan Sangat manja hingga membuat ia jadi semena-mena terhadap orang yang lebih rendah derajatnya dari pada nya.ia seorang model terkenal di Belanda itu yang menjadi sebab momy vino ingin menjodohkan vino dengan fania karena menurut nya mereka sangat cocok,secara keluarga fania adalah salah satu pengusaha menengah yang lumayan sukses
"Sayang kamu barusan telepon siapa?"ucap lelaki sambil memeluk fania dari belakang
"momy nya vino sayang"ucap fania tersenyum
"sayang kamu harus cepat menikah dengan vino dan mengambil harta nya.setelah kamu mengambil hartany kamu tinggalkan dia dan kita bisa hidup bahagia"ucap Jonson.jonson adalah pacar fania yang berada di Belanda sekaligus manajer nya
"iya sayang kamu tenang saja,aku juga tidak mencintai vino yang aku cintai adalah hartanya"ucap fania meyakinkan Jonson
"ya sudah ayo kita lanjutkan kegiatan kita tadi"ucap Jonson langsung menggendong fania dan mereka pun melakukan pergumulan panas mereka yang setiap hari mereka lakukan.
Sore hari pun tiba,Sinta tampak sangat kelelahan karena baru selesai mengerjakan tugas yang di berikan oleh mertuanya, tiba-tiba saja perutnya terasa sangat sakit.
"astagfirullah sakit sekali, pasti karena lupa makan siang"ucap Sinta kesakitan sambil memegang perut nya
Sinta yang merasa perutnya sangat sakit ia segera bergegas kedapur dengan berjalan berpegang dindin untuk mengambil makan dan air hangat.
Saat saat ingin menuangkan air panas ke dalam gelas tiba-tiba saja ada seseorang maid yang tidak menyenggol nya.
prangkk
Prangkk
"astagfirullah"ucap Sinta kaget saat gelas tersebut jatuh di kakinya dan air panas tersebut mengenai kakinya
"maaf kan saya nona,saya tidak sengaja"ucap maid tersebut dengan wajah pucat
"tidak apa-apa mbak"ucap sinta
"apa itu yang pecah"ucap momy vino yang tiba-tiba berada di dapur,mereka berdua pun sangat kaget.
"maaf kan saya nyonya saya tadi tidak sengaja menyenggol nona muda dan gelas nya pecah"ucap maid tersebut dengan wajah pucat
__ADS_1
"kamu kembali kerjakan kerjaan mu"ucap momy vino lalu maid tersebut mengangguk dan langsung pergi meninggalkan dapur.
"kau,kau tau berapa harga gelas yang kau pecahkan"ucap momy vino sambil mencengkram kuat pipi Sinta setelah maid tersebut pergi.
Sinta menggeleng kan kepalanya saat mertuanya menanyakan pertanyaan itu sambil terisak karena bukan hanya pipi tetapi kaki bekas siraman air panas itu di injak oleh mertua nya itu.
"kau tau,harga gelas yang kau pecah kan lebih mahal dari harga dirimu yang murahan itu"ucap momy vino semakin keras menginjak kaki Sinta
"aaaa..ampun nyonya,sakit"ucap Sinta terisak
"sakit?,itu balasan karena kau sudah berani menggagalkan rencana ku untuk menjodohkan putra ku"ucap momy vino dengan tatapan kebencian terhadap Sinta
"ingat,awas saja jika kau berani mengadu kepada suami dan putra ku,kau akan tau akibat nya,dan keluarga mu akan menanggung juga"ucap momy vino
"ingat sebagai hukuman kau tidak boleh minum apalagi makan sampai besok pagi"ucap momy vino lalu pergi meninggalkan Sinta
"ya Allah apakah Sinta salah memilih keputusan untuk menikah dengan mas vino"ucap Sinta dalam hati
Sinta pun langsung menuju ke kamar,para maid yang melihat Sinta pun tidak bisa membantu karena takut akan ancaman nyonya mereka.
Saat tiba di kamar Sinta pun langsung mengobati kaki nya yang memar dan kulis yang terkelupas itu akibat pijakan mertua nya.
"sssst perih sekali ya Allah"ucap Sinta merasakan sakit pada lukanya.tiba-tiba saja ponsel nya berbunyi pertanda ada panggilan masuk
ddrrt
Ddrrt
Ddrrt
"halo assalamualaikum sayang"ucap penelpon tersebut.ya yang menelpon adalah vino suaminya
"wa'alaikum salam mas"ucap Sinta lembut sambil menahan sakit,ia tak ingin vino tau dan mengganggu pekerjaan nya
"lagi apa sayang?"tanya vino
"lagi..santai mas habis selesai makan"ucap Sinta berusaha menghilangkan kegugupan nya
"makan pakai lauk apa sayang?"tanya vino
"gulai ikan nila"ucap Sinta
"gulai ikan nila?,tadi barusan mama menelpon katanya kamu makan pakai sayur cap cai"ucap vino heran
"itu..itu mas....".....
__ADS_1