Menikah Dengan Tuan Muda

Menikah Dengan Tuan Muda
bab 20


__ADS_3

suasana siang yang panas cukup juga untuk membuat suasana hati Sinta menjadi panas karena melihat suami nya di peluk oleh wanita lain.


Vino dan Sinta pun menuju kamar,setiba nya di kamar vino langsung memeluk Sinta.


"mas lepas,mas mandi dulu"ucap Sinta sambil memberontak


"nanti aja sayang mandi nya,mas masih kangen"ucap vino yang malah menyembunyikan wajah nya di cekuk leher sinta


"sayang maaf kan mas,karena fania memeluk mas,mas ingin menghilang kan bekas pelukan fania dengan mengganti kan dengan kamu"ucap vino sambil menatap mata Sinta


"tidak apa-apa mas,bukan salah mas kok.ya sudah sekarang mas mandi"ucap Sinta lembut sambil tersenyum dan vino menyetujui nya


vino pun langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi dan sekalian menghilang kan rasa lelah nya, sedangkan sinta pergi ke dapur untuk membuat kan vino teh hangat


setelah selesai mandi vino pun segera berpakaian dan Sinta pun kembali dari dapur dengan segelas teh hangat.


"sayang,dari mana?"tanya vino


"dari dapur mas,ini di minum teh nya biar rileks,sini handuk nya biar Sinta yang keringin rambut mas"ucap Sinta mengambil handuk di tangan vino dan mulai menggosok nya lembut dan sekaligus memijat nya


Sampai tak terasa teh vino pun habis.vino pun merasa ngantuk akibat pijatan istri nya.


Vino pun tertidur dengan posisi duduk dan kepala mendongak ke atas.dengan segera Sinta membangun kan vino agar berpindah ke kasur.


"mas bangun mas,pindah ke kasur,kalau di sini nanti pegal badan nya"ucap Sinta lembut dan vino mengikuti Sinta


Vino pun langsung berbaring dan Sinta pun ingin pergi menuju dapur tetapi di urung kan karena vino memegang tangan nya


"kenapa mas?"tanya Sinta


"sini sayang,temani mas tidur"ucap vino dan Sinta pun mengikuti perintah vino juga kepala Sinta masih terasa pusing akibat kejadian tadi pagi yang menimpa nya


Mereka berdua pun tidur dengan posisi berpelukan,tanpa menunggu waktu lama mereka berdua terbang ke alam mimpi masing-masing karena mereka sangat kelelahan akibat aktivitas mereka masing-masing.


***


"Tante, bagaimana ini badan fania sakit akibat di dorong vino,fania tidak mau tahu Tante harus buat vino segera menikahi fania"ucap fania mendesak Rani.

__ADS_1


"iya Tante ini sedang usaha,kamu harus ikuti rencana Tante"ucap momy vino


"rencana apa?"ucap fania bertanya


"jika di depan vino kita harus berbuat baik kepada perempuan kampung itu,agar memudahkan rencana kita"ucap Rani


"oke Tante fania setuju,tapi fania ingin Tante cepat-cepat menikah kan vino dengan fania"ucap fania


"kamu tenang saja fania,kamu yang akan menjadi satu-satu nya menantu di keluarga ini"ucap Rani menenangkan fania


***


Waktu sore telah tiba Sinta pun segera bangun dari tidur nya,saat ingin turun dari ranjang kepala nya semakin terasa pusing.


"sssstt, ya Allah pusing sekali kepala Sinta"ucap Sinta pelan


"kamu kenapa sayang"ucap vino segera bangkit karena mendengar keluhan Sinta


"gak papa mas,cuma pusing sedikit kok,ayo mas bangun, bentar lagi masuk waktu ashar"ucap Sinta mencoba mengalihkan pembicaraan


"gak papa gimana,muka kamu pucet sayang,dan juga, astaghfirullah badan kamu panas sekali"ucap vino kaget sehabis memegang dahi Sinta


"gak usah mas,kita sholat dulu ya,habis ini Sinta minum obat dan berbaring saja, insya Allah besok juga sembuh"ucap sinta


"ya sudah,jika besok panas kamu belum turun kita bakal ke rumah sakit,ayo sekarang mas bantu ke kamar mandi,kita sholat berjamaah sudah azan"ucap vino yang mendengar azan berkumandang


Alhamdulillah semenjak vino mengenal Sinta vino jadi semakin rajin sholat dan kadang ia melakukan ibadah sunah juga,vino merasa sangat bersyukur yang awal mengenal Sinta ia jarang sekali menjalankan perintah tuhan.


kembali kepada mereka, sekarang mereka sedang melakukan sholat ashar berjamaah.


setelah selesai sholat vino pun langsung membantu Sinta melepas mukenah nya dan membantu membaring kan Sinta di kasur.


"mas mau kemana?"tanya sinta yang melihat vino menuju pintu kamar


"mas mau ke dapur buat bikinin kamu bubur sekalian ambil obat buat kamu sayang"ucap Vino


"jangan lama-lama ya mas,dan maaf Sinta ngerepotin mas"ucap Sinta merasa bersalah karena di saat suami nya pulang dari luar kota ia malah merepotkan suami nya

__ADS_1


"kamu ngomong apa sih sayang,kamu gak ngerepotin mas,mas malah seneng jika kamu melibatkan mas dalam urusan kamu,ya sudah mas kedapur dulu"ucap vino lembut lalu segera menuju dapur


hati Sinta menghangat mendengar penuturan vino,Sinta sangat beruntung merasa di cintai oleh lelaki seperti vino yang di idamkan oleh seluruh wanita.


"vino kamu mau ngapain?"tanya fania yang melihat vino di dapur


"tuan muda mau bikin apa?"tanya BI Ijah yang melihat vino memasak


"buat bubur bi, istri saya sakit"ucap vino tanpa memedulikan keberadaan fania


"sakit apa tuan?"tanya BI Ijah


"demam bi"ucap vino singkat


"ya ampun Sinta demam ya, kasihan sekali"ucap fania sok perhatian tetapi tetap saja vino tak memperduli kan nya


"ya sudah tuan,biar bibi saja yang lanjut masak, sebaik nya tuan muda menemani nona Sinta saja"ucap BI Ijah dan vino pun menuruti nya


Fania yang melihat vino pergi menuju kamar,ia pun segera mengikuti vino


"vino tunggu aku ingin bicara"ucap fania menghentikan langkah vino


"aku minta maaf,karena lancang memeluk mu,"ucap fania sok mendramatis


"Hem"dehem vino lalu segera menuju kamar untuk melihat keadaan istrinya


"sial,kamu itu tetapi miliku vino sampai kapan pun"ucap fania seolah terobsesi dengan vino


"sayang,bangun ini minum dulu air hangat"ucap vino sambil memberikan istri nya air hangat


"sebentar ya sayang bubur nya di antar BI Ijah"ucap vino


"bukan mas yang masak?"ucap Sinta lesu karena merasa bersalah karena ia pikir jika vino yang akan memasak kan nya


"tadi mas yang masak, tinggal tunggu Mateng tapi BI Ijah datang terus suruh mas buat jagain kamu aja"ucap vino lembut yang mengetahui raut wajah istri berubah,dan benar saja raut wajah Sinta langsung berubah senang setelah mendengar penuturan vino


"makasih ya mas,Sinta sayang sekali dengan mas,mas janji ya tidak akan meninggalkan Sinta"ucap Sinta lembut

__ADS_1


"mas janji sayang,mas sangat mencintai dan menyayangi kamu lebih dari apapun"ucap vino lembut....


__ADS_2