
Siang hari yang cerah 2 orang wanita cantik berbeda generasi pun tengah berbicara."Tante kok vino dan gadis kampung itu belum keluar kamar"ucap fania yang bertanya pada momy vino
"Tante tidak tahu fania,Tante juga heran biasa nya gadis kampung itu selalu bangun pagi"ucap momy vino yang juga terheran karena belum ada tanda-tanda vino dan istri nya untuk keluar kamar
"BI Ijah"panggil momy vino pada BI Ijah
"ada apa nyonya?"ucap BI Ijah bertanya
"vino dan Sinta belum keluar kamar sejak tadi?"tanya momy vino
"belum nyonya,tadi kata tuan muda,nona Sinta sedang sakit jadi tuan muda merawat istrinya"ucap BI Ijah
"apa mereka tidak makan?"tanya fania
"mereka sudah makan nona,tadi bibi yang mengantar kan atas perintah dari tuan muda"ucap BI Ijah
"ya sudah kembali ke dapur kerjakan kerjaan mu"ucap fania langsung mengusir BI Ijah
"bagaimana ini Tante, seperti akan sulit memisahkan mereka berdua"ucap fania setelah bi Ijah pergi
"Tante juga bingung fania"ucap momy vino sambil memijat pelipis nya.
"bagaimana kalau kita lenyap kan saja dia"usul fania pada momy vino
"jika menyangkut nyawa Tante tidak mau ikut campur"ucap momy vino lalu pergi meninggalkan fania seorang diri
"huh dasar perempuan tua,oke jika perempuan tua itu tidak ingin membantu ku maka aku sendiri yang akan turun tangan"ucap fania
***
 sementara itu di sebuah kamar vino dan Sinta sedang asik menonton film sambil memakan cemilan.
"mas tangan nya diem dong"ucap Sinta yang mulai kesal dengan tingkah suami nya itu,pasalnya tangan suami nya itu yang awal nya memeluk pinggang nya kini sudah berada di dada Sinta
__ADS_1
"kamu nonton aja sayang,biar mas yang kerja"ucap vino yang tanggan nya sudah berhasil melepas pengait bra istri nya
"mana bisa Sinta fokus nonton mas,lagian tadi mas bilang ngantuk"ucap Sinta
"iya mas memang ngantuk tapi pengen minum susu"ucap vino yang kini kepala nya sudah berada di paha Sinta
"loh kok malah tidur di sini sih,mas tidur di kamar saja biar Sinta bikin susu buat mas"ucap Sinta polos
"ngapain di buat"ucap vino
"kan kata nya mas ingin susu jadi biar Sinta buat kan di dapur"ucap Sinta yang masih belum mengerti arah pembicaraan suami nya
"mas gak mau susu itu,mas mau nya susu ini sayang"ucap vino sambil menunjuk ke arah dada Sinta
"mas mesum,Sinta gak mau"ucap Sinta yang langsung membuang muka dari hadapan vino karena pipi nya sudah merona
"pliss ya sayang,mas ingin tidur sambil nyus*.lagian kan mas sama istri sendiri bukan sama orang lain"ucap vino memohon agar istri nya mau memberikan apa yang ia ingin kan
"iya,ya sudah sekarang mas tunggu di ranjang Sinta mau matiin tv dulu"ucap Sinta dan vino pun segera melakukan perintah sang istri
"iya mas"ucap Sinta lalu menuju ke ranjang dan membaring kan tubuh nya ke samping menghadap vino
"tapi cuma nyus* aja kan mas gak yang lain, soal nya ini Sinta masih sakit"ucap Sinta
"iya sayang,mas janji,lagi pula kamu bisa memuaskan nya dengan yang lain"ucap vino
"maksu....."ucapan Sinta terpotong saat vino langsung mencium bibir nya lembut
Vino mencium bibir Sinta dengan lembut sehingga membuat Sinta mulai terbawa suasana dan menikmati ciuman vino dan Sinta pun mulai memejam kan matanya untuk menikmati lebih dalah ciuman vino
Perlahan tapi pasti Sinta pun mulai membalas ciuman vino, membuat vino tersenyum di sela-sela ciuman nya.
Ciuman vino pun turun hingga ke leher dan vino banyak meninggalkan jejak,di leher Sinta banyak sekali jejak cinta vino yang vino pasti kan jika Sinta mengetahui nya pasti Sinta akan merajuk pada nya
__ADS_1
perlahan tapi pasti tangan vino mulai menaik kan baju istri hingga ter Pampang lah payu**** yang kenyal dan kencang milik istri nya itu
Memang sebelum berada di atas ranjang tangan nakal vino sudah berhasil membuka pengait br* milik istri nya itu
Vino menatap 2 aset berharga milik istri nya tanpa berkedip membuat Sinta merasa sangat malu dengan tatapan mata vino
Sinta yang sudah sangat malu perlahan tangan nya naik untuk menutup 2 aset berharga nya
Saat hendak menutup tiba-tiba saja tangan nya di cekal oleh suaminya"kenapa di tutup"ucap vino memandang istri nya dengan lekat
"malu mas,mas liatin punya Sinta"ucap Sinta membuang muka ke arah lain untuk menghindari tatapan suami nya.
"kenapa mesti malu,mas sudah melihat nya semalam dan mas juga sudah merasa kan nya,lagi pula kan dengan istri sendiri bukan orang lain"ucap vino sambil perlahan meraih Wajah Sinta agar istri nya itu mau menatap nya
"tap...."ucap Sinta terpotong saat suami nya langsung mencium bibir nya
Perlahan ciuman vino turun di bagian dad* sinta.dan vino mulai mendekat kan wajah nya ke dad* Sinta dan mulai mengulum nya lembut
"eughhhh"leguh Sinta merasakan sesuatu yang geli.
"mas pelan"ucap Sinta saat ******* suami nya itu semakin kencang
Vino tak menghirau kan rintihan istri nya itu ia semakin kencang mengulum nya dengan posisi menyamping di mana istri nya memeluk nya seperti menidur kan seorang bayi.
lama kelamaan Sinta merasakan ******* suami nya melemah dan semakin pelan,dan ia lihat dan benar saja ternyata suami nya itu tertidur sangat pulas.
Sinta yang melihat suami nya tertidur pun mulai melepas kan put*** nya pada mulut vino.
Tetapi saat mulai menarik nya vino malah memeluk istri nya dengan erat dan mulai mengulum dad* Sinta lagi dengan sedikit keras dengan mata yang masih terpejam
"eughhhh"leguh Sinta saat merasakan put*** nya di kulum lagi oleh suami nya itu
Sinta pun akhir ikut tertidur dengan suami nya dengan posisi seperti itu, walaupun sedikit risi tetapi Sinta mencoba membiasakan nya mulai sekarang karena pasti suami nya itu akan meminta lagi dan lagi
__ADS_1
Note : Hay guys maaf ya author up nya lama,soalnya lagi sibuk.semoga kalian suka ya sama karya aku,kalau ada yang salah sama penulisan aku bisa di kasih tau ya.dan jangan lupa juga mampir di novel baru ku yang berjudul my cool boyfriend semoga kalian suka ya banyak meninggalkan jejak