Menikah Dengan Tuan Muda

Menikah Dengan Tuan Muda
bab 16


__ADS_3

"itu..itu mas,tadi Sinta ambil dua lauk,iya dua lauk"ucap Sinta sangat gugup


"ouh pantes saja.sayang mas kangen sekali sama kamu,mas pulang sekarang ya"ucap vino lembut dan percaya dengan perkataan istri nya


"jangan mas,baru juga pergi tadi pagi masa sudah kangen sih.oh iya mas sudah makan belum"ucap Sinta


"sudah sayang tadi makan sekalian mitting,"ucap vino


"emmm sudah dulu ya sayang mas mau melanjutkan pekerjaan mas"ucap vino


"iya mas,jangan capek-capek ya mas"ucap Sinta lembut menasehati vino


"iya sayang, udah dulu ya assalamualaikum"ucap vino


"wa'alaikum salam mas"ucap Sinta setelah itu vino mematikan sambungan telepon nya


"untung saja mas vino percaya"ucap Sinta lega.saat hendak membaringkan tubuhnya tiba-tiba saja pintu kamarnya di gedor oleh seseorang


"nyonya ada apa?"ucap Sinta yang melihat mertua nya di depan pintu


"ngapain kamu"tanya momy vino ketus


"baru saja Sinta ingin tidur nyonya"ucap Sinta


"tidur?enak aja,kamu tidur kamar pembantu karena kamu di sini hanya budak"ucap momy vino marah


"ba..baik nyonya"ucap Sinta dengan jalan tertitah


Sinta pun menuju ke kamar para maid."eh nona cari apa?"ucap salah satu maid


"di sini ada kasur kosong tidak?"tanya Sinta


"ada nona 1 tapi untuk apa ya"tanya maid tersebut


"untuk dia tidur,mulai sekarang dia sama dengan kalian yaitu seorang pembantu dan awas saja jika kalian memberi tahu kan ini pada suami dan anak saya kalian akan tahu akibatnya"bukan Sinta yang menjawab melainkan momy vino yang baru saja kebetulan lewat


"ba..baik nyonya"ucap semua maid yang berada di situ.


Setelah itu momy vino pun pergi dari tempat tersebut menuju kamarnya.saat akan merebahkan diri nya tiba-tiba saja ponsel nya berdering.


Ddrrt


Ddrrt


Ddrrt


"halo Tante"ucap penelpon di sebrang sana

__ADS_1


"halo fania,ada apa?"ucap momy vino.ya yang menelpon adalah fania


"fania hari ini pulang Tante, mungkin sekitar 1 jam lagi pesawat yang fania tumpangi akan mendarat"ucap fania


"bukan nya lusa kamu bilang?"ucap momy vino terkejut


"fania ingin cepat-cepat pulang,fania sudah sangat rindu dengan vino.tante tolong suruh vino jemput fania ya"ucap fania


"tidak bisa fania,vino masih di luar kota baru berangkat pagi tadi mungkin 2 hari lagi baru kembali"ucap momy vino memberi tahu keberadaan vino


"Tante kok gak bilang sih tau gitu aku jadi pulang lusa"ucap fania dengan nada ketus.ya inilah yang membuat dady vino tak suka pada fania.


"maaf kan Tante ya sayang"ucap momy vino merasa bersalah.ntah apa yang ada di otak momy vino hingga ia begitu takut jika fania marah


"ya sudah kalau begitu fania mau menginap di rumah Tante,fania ingin melihat seperti apa wanita pilihan vino"ucap fania


"baiklah sayang, pintu mansion ini terbuka lebar untuk mu"ucap momy vino.setelah itu sambungan telepon pun di matikan secara sepihak oleh fania tanpa basa-basi


"bagaimana caranya menyingkirkan wanita kampung itu dari kehidupan vino,aku ingin segera menjadi kan fania sebagai menantu ku"ucap momy vino gelisah


Momy vino pun langsung turun kebawah dan berteriak memanggil Sinta."SINTAAAA"teriak momy vino


"ada apa nyonya"ucap Sinta mendatangi mertua nya dengan jalan yang begitu susah


"dari mana saja kau,kau pikir aku istirahat kau juga istirahat, cepat bersih kan kamar tamu, sebentar lagi tamu spesial akan datang"ucap momy vino dengan nada tinggi


***


"huh, bagaimana sih nenek peyot itu, bisa-bisanya dia menikah kan vino dengan perempuan lain"ucap fania kesal


Drrt


Drrt


Drrt


"halo sayang"ucap penelpon


"halo mom"ucap fania,ya yang menelpon adalah momy fania


"sayang apa maksud pesan mu,momy barusan membaca.apakah benar vino sudah menikah?"ucap momy fania kaget


"benar mom,aku juga baru tahu dari teman ku"ucap fania.teman fania adalah salah satu tetangga vino


"kurang ajar Rani(momy vino) bisa-bisanya ia mengingkari janji nya"ucap elin sangat murka


"momy tenang saja,aku akan terus memaksa tente Rani untuk tidak membatalkan perjodohan itu"ucap fania

__ADS_1


"ya itu harus kamu lakukan fania,agar keluarga kita semakin kaya dan dikenal banyak orang"ucap elin seakan orang yang sudah di buatkan oleh harta


"ya sudah mom, sebentar lagi pesawat fania lepas landas,fania akan langsung ke mansion Tante Rani dan menginap di San untuk melihat seperti apa wanita pilihan vino"ucap fania


"ya sudah hati-hati sayang,besok momy kesana kebetulan besok arisan dirumah Rani"ucap Elin.lalu sambungan telepon pun mati.


"secantik apa istri vino itu hingga dia bisa menolak ku"ucap fania geram


***


Sementara itu di kota lain vino baru saja menyelesaikan pekerjaan dan ingin tidur karena pekerjaan yang sangat menumpuk akibat tikus kecil yang berani mengganggu nya.


Vino pun langsung tertidur karena badannya terasa sangat lelah,tanpa lama ia pun langsung menuju alam mimpi nya.


Keesokan paginya ia pun terbangun dari tidurnya dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu setelah itu melaksanakan sholat subuh.


Setelah sholat subuh ia pun duduk di sofa sambil memainkan ponsel nya untuk menelepon istri tercinta nya


"halo sayang, assalamualaikum lagi apa?"ucap vino setelah sambungan telepon tersebut di jawab.


"wa'alaikum salam mas,abis selesai sholat mas terus mas telepon,mas sudah sholat belum?"ucap Sinta lembut


"sudah sayang,sayang mas besok pulang rasanya mas sudah sangat rindu dengan kamu"ucap vino


"mas gombal terus deh,mas udah sarapan belum?"ucap Sinta bertanya


"belum sayang,mas sarapan sekalian mitingg saja nanti"ucap vino


"jangan sampai lupa makan ya mas,jangan di paksain kerja nya"ucap Sinta menasehati vino


"iya sayang,kalau begitu sudah dulu ya mas mau siap-siap ke kantor"ucap vino


"iya mas, assalamualaikum"ucap sinta


"wa'alaikum salam sayang"ucap vino menjawab salam lalu mematikan sambungan telepon tersebut


***


Sinta yang baru saja berteleponan dengan vino tersentak kaget karena tiba-tiba mertua nya berada di belakangnya


"kamu,ngomong apa saja dengan anak saya"ucap momy vino


"kamu Jangan berani-beraninya mengadu terhadap putra saya"ucap


"tidak nyonya"ucap Sinta gemetaran


"bagus, sekarang kamu bersihkan ruang tengah karena saya ada acara nanti siang"ucap momy vino

__ADS_1


"ba..baik nyonya"ucap Sinta lalu ia bergegas pergi ke ruang tamu untuk menyelesaikan pekerjaan nya......


__ADS_2