Menikah Kontrak Dengan BOSS!

Menikah Kontrak Dengan BOSS!
Part 18


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 08.00 Vivi sudah bangun dan kekamar mandi siap siap ke Hotel untuk melangsungkan pernikahannya. Tepat tanggal 25 oktober 2019 awal kehidupan baru untuk Vivi.


Tingtong! Tingtong!


Vivi segera kepintu membukakan tamunya.


"Selamat pagi nyonya, apa betul ini rumah nyonya Vivi." Ujar wanita yang ada di depannya Vivi itu.


"Pagi, iyah saya Vivi anda siapa yah ?" Ujar Vivi.


"Saya perias pengantin yang sudah di pesan khusus oleh tuan Rendi, saya ke sini untuk merias nyonya Vivi." Ujar wanita tersebut.


"Oh, silahkan masuk." ujar Vivi mempersilahkan tamunya masuk.


Vivi kemudian di dandani ala princes dan memakai baju yang telah di belinya di butik beberapa hari sebelumnya.. setelah selesai perias pengantin itu pun pamit untuk pulang..


"Semuanya sudah selesai,, kalau tidak ada lagi saya pamit pulang dulu nyonya... ujar perias itu..


"iyah.. terima kasih.. ujar Vivi...


"Semoga hari anda menyenangkan.. ujar perias kemudian keluar dari apartemen vivi..


"Vivi sayang apa kamu sudah siap.. ujar Rara dan langsung masuk ke rumah vivi karna pintu tidak terkunci..


"hmmm,, sudah.. gak usah teriak teriak deh.. ujar Vivi...


"wahhh,,,.. ini beneran temen gue kan.. cantik banget ..ya udah yuk kita berangkat.. ujar Rara..


tingtong... tingtong.. tingtong...


"Siapa yang bertamu di pagi pagi begini,, lagian kita tidak bisa terima tamu.. ujar Rara sewot..


"Kamu liat dulu sana.. siapa tau penting.. ujar Vivi menyuruh sahabatnya itu melihat siapa yang datang karna dia tidak bisa terlalu bergerak akibat dandanannya..


"siapa yah,, maaf saya lagi tidak terima tamu,, saya mau keluar.. ujar Rara seakan akan dia yang tuan rumah..


"saya kepala pelayan di rumah nyonya Rena di tugaskan khusus menjemput nyonya Vivi.. ujar pelayan...


"Vivi cepetan keluar,,, jemputan sudah datang.. ujar Rara berteriak..

__ADS_1


"penjemput apa.. saya tidak memesan taxi online.. ujar Vivi..


"Siapa yang bilang taxi online.. ini di kirim langsung oleh mertuamu untuk menjemputmu.. ujar Rara lagi..


"Ya sudah,, kita berangkat sekarang.. ujar Rara memegang tangan Vivi menuntun ke parkiran....


mereka berangkat kesalah satu hotel mewah di jakarta yang sudah di pesan untuk acara pesta penikahannya...


setelah sampai Vivi turun dari mobil dan di jemput oleh Rendi,, mereka berdua berjalan di atas altar merah.. acara pernikahan berlangsung yang di hadiri banyak tamu undangan... Para tamu memberi ucapan selamat pada pasangan Rendi dan Vivi..


"selamat yah Ren.. ujar Rosa member ucapan selamat ke Rendi..


"hmmm.. ujar Rendi..


"Ada yang mau saya omongin ke kamu.. temui saya di taman belakang.. ujar Rosa ke Rendi yang tidak mempedulikan Vivi di samping Rendi..


"saya lagi sibuk.. ujar Rendi menolak...


"Rend saya akan tetap menunggu kamu .. ujar Rosa lalu pergi bergabung kembali ke tamu tamu yang lain..


Vivi yang mendengarnya merasa kesal dengan Rosa yang memaksa suaminya untuk bertemu... setelah acara selesai Rendi mengantar Vivi pulang ke apartemennya,, yah mulai hari ini Vivi akan tinggal di apartemen suaminya dan memulai hidup baru...


"Iyah pak.. ujar Vivi..


setelah kepergian Rendi Vivi masuk ke apartemen dan menangis.... dia tidak menginginkan Rendi berlaku baik ke dirinya hanya saja setidaknya Rendi menghargai hari pernikahannya,, di tambah lagi Vivi tau kalau Rendi bakalan bersama Rosa... hatinya terasa sakit... setelah mandi Vivi menelfon Rara sahabatnya...


"Halo Ra.. kamu di mana ? ujar Vivi..


"Baru nyampe rumah nih.. kenpa lo ? ujar Rara


"Temenin gue,, gue butuh lo.. ujar Vivi...


"Temenin kemana,,, ini kan malam pernikahan kamu.. apa gak apa apa kamu keluar ... ujar Rara..


"Tenang saja Pak Rendi keluar bersama teman temannya dan gak pulang.. ujar Vivi..


"Oh,, oke deh gue jemput lo sekarang yah.. ujar Rara mengerti.. ia tau kalau temannya sudah terjebak dengan permainannya sendiri...


"oke bay... ujar Vivi sambil menutup telfonnya...

__ADS_1


tintong..... tintongg....tintong...


"Iyah sabar.. ujar Vivi buru buru buakin pintu,, ia sudah tau kalau itu sahabatnya Rara...


"Vi ke karaokean aja yuk.. ujar Rara setelah Vivi membukakan pintu...


"Oke deh.. lets go.. ujar Vivi...


mereka berdua ke tempat karaoke.. setelah samapinya di tempat karaoke, Rara memesan Room karaoke VVIP,, dan meminta pelayan membawakan Bir 5 Botol dan berpesan kalau ia tidak ingin di ganggu...


Rara dan Vivi pun ke room yang sudah dia pesan,, tidak lama kemudian pesanan datang.. awalnya mereka berdua minum sedikit sedikit,, kemudian vivi mengambil alih mic dan mulai bernyanyi... setelah selasai dua lagu Rara mengambil alih Mic dan menyanyi... Vivi kemudian mengingat kembali kalau Rendi sekarang bersama Rosa,, ia kemudian meminum satu botol minuman kemudian menambahnya.. Rara yang sadar kalau Vivu sudah meminum terlalu banyak berusaha menghentikan,, tapi Vivi masih meminum Bir samapai ia mabuk berat sambil mengoceh mengutuk Bossnya itu.. karna Vivi sudah mabuk berat dan Rara takut kalau dia akan mengacau,, Rara memutuskan membawa pulang Vivi,, Rara cukup lama dan sabar di depan apartemen karna harus menanyakan sandinya... pintunya pun terbuka,, Rara membawa Vivi kekamar dan meninggalkannya karna takut kalau Bossnya akan mendapatinya berada di rumahnya...


Vivi sangat mabuk berat dan tidur terlentang di atas kasur sambil sesekali mengutuk dan memuji Bossnya itu...


************


Rendi kembali ke Hotel tempat melansungkan pernikahannya tadi dan langsung ke halaman belakang untuk menemui Rosa.. di lihatnya Rosa benar benar menunggunya di taman belakang...


"Apa yanb ingin kamu bicarakan.?.. ujar Rendi dengan wajah datar...


"Rend saya kenapa belakangan ini kamu gak pernah mengangkat telfon aku.. ujar Rosa sambil melangkah memeluk Rendi..


"Saya sibuk,, dan ke depannya kita tidak usah bertemu lagi,, saya sudah mempunyai istri sekarang.. ujar Rendi melepaskan pelukan Rosa...


"Rend saya gak mau,,,.. ujar Rosa sambil menangis tersedu sedu.. dia merasa hatinya sakit saat Rendi menolaknya,, Rendi dulu sangat menurutinya tapi dia sekarang menolakknya..


"Saya masih ada urusan,, tidak bisa mengantar kamu pulang.. ujar Rendi kemudian berlalu meninggalkam Rosa sendiri di taman belakang,,...


Rendi kemudian menelfon Kevin untuk menemaninya bersenang senang di bar... setelah sampai bar dia mencari sosok Kevin dan memanggil beberapa gadis bar menemaninya minum... Rendi terlalu banyak minum yang mengakibatkan dia mabuk berat... Kevin mengantar Rendi pulang karna dia menelfon Vivi untuk menjemput suaminya itu, hanya saja Vivi tidak mengangkatnya...


setelah sampai apartemen Kevin hanya mengantar sampai ruang tamu kemudian pulang karna ia tau pasti Vivi ada dalam kamar,, dia tidak boleh bebas lagi masuk ke apartemen Rendi...


Rendi masuk ke kamar dan mendapati Vivi yang tidur di atas ranjang,,, karna ke adaan mabuk Rendi tidak bisa mengontrol diri,, begitupun Vivi yang mabuk berat,, setelah melakukan hubungan suami istri merekapun tertidur pulas denga posisi Rendi memeluk istrinya,,..


************


Yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak (Like dan Komen) yah...


"Terima kasih sudah mampir..

__ADS_1


__ADS_2