
Selasai mandi Vivi mengambil bingkisan yang di berikan Rendy tadi pagi, dia belum membukanya, hampir saja ia lupa.
" Wah indahnya ini baju." ujar Vivi. Yah Vivi di beri baju untuk acara makan malamnya. Dia mengenakan baju yang di berikannya kemudian bersolek di depan cermin. "Siipp udah cakep." Ujarnya, tidak lama kemudian Rendy menjemputnya dan membawanya ke suatu rumah bak istana itu. Baru saja melangkahkan kaki ke pintu masuk rumah, Vivi di kejutkan dengan berjejer orang berpakaian hitam putih serempak. Yah, mereka menundukkan kepala memberi hormat. Rendy santai saja karna dia sudah terbiasa lain dengan Vivi yang lumayan gak enak di sambut seperti tamu kehormatan.
Rendy memegang tangan Vivi menuju meja makan keluarga yang di sana ada Rena dan kriss yah mereka kedua orang tua Rendy dan satu lagi di sana juga ada sahabat masa kecilnya Rendy, iyah siapa lagi kalau bukan Rosa. Setelah makan mereka pindah tempat ke ruang tamu.
" Rendy ibu memanggilmu kesini karna ingin membicarakan sesuatu sama kamu." Ujar Rena mamanya Rendy memulai pembicaraan.
"Begini kamu sekarang kan sudah tidak mudah lagi, saya ingin melihat kamu menikah. Kebetulan Rosa sudah menyelesaikan studynya dan dia juga sudah meraih cita citanya menjadi model terkenal yang dulu sempat membuat kalian berpisah, tidak ada halangan lagi yang memisahkan kalian untuk menjalin hubungan serius." Ujar Rena.
Vivi baru mengetahui kalau Rose teman masa kecil dan juga mantan Rendy , trus apa maksud Rendy menjadikan dirinya kekasih.
"Saya sudah mempunyai kekasih, dan dalam waktu dekat saya akan menikah dengan Vivi." Jawab Rendy menolak.
vivi kaget dibuatnya dengan pernyataan Rendy barusan, Rendy tidak bilang kalau dia akan menikah. Vivi menatap Rendy, yang dijawab dengan pegangan erat bukan penjelasan.
__ADS_1
"Rendy saya tau kamu marah sama saya, tapi jangan buat Vivi jadi pelampiasan, kasian Vivi. Saya tau, saya salah, tapi sekarang saya di sini ingin memulai dari awal lagi Ren." Ujar Rosa.
Apa apaan ini Vivi makin tidak mengerti alur sandiwaranya. Vivi kaget karna Rendy tiba tiba merangkul pinggang rampingnya.
"Kamu salah Rosa, saya mencintai Vivi dan tidak ada hubungannya dengan kamu." Ujar Rendy tegas.
"Ma, saya pamit mau antar Vivi pulang dulu." Ujar Rendy. Kemudian menarik tangan Vivi keluar dari rumah megah itu, di perjalanan tidak ada yang membuka suara, tiba tiba mobil lamborghini yang iya tumpangi berhenti di depan apartemen, tapi Vivi tidak tau ini apartemen siapa yang jelasnya ini bukan apartemennya..
"Turun! ini apartemen saya, saya ingin bicara sama kamu." ujar Rendy.
"Pak Rendy bisa baca fikiran orang juga tau aja yang ada difikaran gue, tapi apa gue jelek banget yah, padahalkan body gue juga bak model walaupun masih cantikan mba Rosa sih." Ujar Vivi ngedumel pelan takut Bossnya mendengar bisa bisa di pecat, Bossnya kan macan. Vivi akhirnya melangkahkan kakinya mengikuti di mana perginya Pak Rendy, dia lega karna pak Rendy tidak bakalan macam macam, namun dia juga kesal karna kata kata Bossnya tadi apa ia harus berkata seperti itu sama aja kan bilangin gue jelek. bodo amat ah.
"Saya mau membuat kesepakatan sama kamu, saya bakalan bawa adik kamu ke Amerika untuk berobat sebagai balasannya kamu harus menikah kontrak dengan saya." ujar Rendy.
"Kamu tidak perlu jawab, kalau kamu setuju besok jam istirahat kamu keruangan saya untuk tanda tangan kontrak dan Aturan aturannya. Oh yah kamu di perbolehkan menulis 3 aturan juga." Ujar Rendy. "Sebaiknya kamu pikirkan baik baik ini demi adik kamu juga." Lanjutnya..
__ADS_1
"Lagi lagi menyinggung adikku, dia tau betul kelemahanku." Batin Vivi.
"Sekarang saya antar kamu pulang dulu, biar kamu pikirkan baik baik." Ujar Rendi.
Rendy mengantar Vivi pulang ke apartemennya.
Setelah sampai apartemen Vivi membaringkan tubuhnya ke atas kasur. Mempertimbangkan tawaran pak Rendy, dia pun tertidur tanpa mengganti pakaian saking lelahnya dengan masalahnya.
**********
Yang sudah mampir jangan lupa like, komen dan berikan penilaian kalian yah.. biar autornya makin semangat ..
"Terima kasih sudaj mampir di novelku"...
mampir juga di nover terbaruku yang berjudul "Ketika Cinta berbagi"
__ADS_1