Menikah Kontrak Dengan BOSS!

Menikah Kontrak Dengan BOSS!
Part 26


__ADS_3

setelah sampai di apartemen Vivi langsung masuk tidak lama kemudian Rendi pun pulang dari kantor.. untung Vivi yang tiba duluan.. Rendi segera menelfon mobil pengangkut barang untuk memindahkan barang barang Vivi.. cuman sedikit sih karna peralatan rumah tangga sudah di sediakan di rumah baru,, hanya barang barang pribadi Vivi, walaupun sedikit Rendi tetap memesan mobil pengangkut karna tidak muat juaga dengan mobil mewah super mini itu...


sesampainya di rumah baru mereka,, satpam dan pembantu rumah tangga mengangkat barang Vivi masuk dan membawanya ke kamar yang sudah di dekorasi khusus buat Vivi... Rendi dan Vivi langsung ke taman depan yang di penuhi bunga bunga yang indah... mereka asyik bercanda gurau tiba tiba Rosa datang...


"Rendi aku mau ngomong sesuatu sama kamu ...ujar Rose mengagetkan Rendi dan Vivi...


"Rosa,, kamu tau alamat rumah saya dari mana... ujar Rendi..


"Dari kevin,,. aku mau ngomong berdua sama kamu.. ujar Rosa..


"Vi kamu masuk duluan,, aku mau bicara dulu ke Rosa.. ujar Rendi..


"Iyah,, ujar Vivi kemudian melangkah masuk ke rumah dengan rasa yang begitu sakit,.. entah kenapa dia sakit melihat mereka berdua..


"kamu mau bicara apa ? Ujar Rendi datar..


"aku di diagnosa mengalami kanker otak,, kata dokter umurku tidak lama lagi.. Rosa...


"kenapa tidak memberi tau aku kalau kamu sakit.. ujar Rendi khawatir...

__ADS_1


"aku sudah nelfon kamu tapi tidak di angkat.. ujar Rosa..


Rendi menatap Rosa dengan rasa bersalah...


"aku mau nagih janji kamu,, kamu bakalan ada buat aku saat aku membutuhkan kamu.. ujar Rosa..


tiba tiba Rosa pingsan, Rendi panik dan langsung mengangkat Rosa ke mobilnya dan meninggalkan halaman rumahnya menuju rumah sakit.. sesampai di rumah sakit Rosa langsung di tangani oleh dokter..


Rosa belum sadarkan diri,, Rendi masih setia menjaga Rosa karna ia tidak punya orang tua,, orang tuanya sudah meninggal, ia hanya punya paman namun pamannya saat ini menetap di belanda...


jam sudah menunjukan pukul 20.00 Rendi keluar sebentar membeli makan karna ia merasa lapar,,.kemudian menyantapnya... Di liatnya Rosa belum sadarkan diri Rendi memutuskan nginap menemani Rosa,, Rendi tidur di sofa maklum ruangan VViP,. karna ia sangat lelah dan langsung tertidur pulas...


Drrrrrtttt...Drrrrrtttt.... Drrrrrrtttt...


Vivi menelfon Rendi karna dia merasa khawatir,, sudah larut malam suaminya belum kembali dan dia tidak tau ke mana suaminya pergi, dia tadi hanya meninggalkannya di taman depan rumah tapi dia tidak tau suaminya keluar tanpa memberitahunya dan belum pulang juga...


Rosa yang melihat Handpone Rendi berbunyi,, di ambilnya benda pipih itu di lihatnya panggilan masuk yang ternyata istrinya Rendi menelfon,, dia pun mengangkat telfon Rendi tanpa meminta izin..


"Halo.. ujar Rosa...

__ADS_1


"Halo,, ini siapa yah,, ? Rendi ke mana kok handponenya bisa sama mba sih.. ujar Vivi khawatir Rendi kenapa napa..


"saya Rosa temannya Rendi,, Rendinya sudah tidur... tunggu saya bangunin Rendi dulu.. ujar Rosa seenaknya..


"oh,, gak usah.. saya cuman mau tau Rendi ke mana, soalnya sudah tengah malam belum pulang, takutnya dia kenapa napa,, ternyata dia bersama mba Rosa jadi saya tidak khawatir lagi.,.. ujar Vivi..


"Oh iyah,, Rendi nginap di rumah aku kok,, aku kira tadi Rendi sudah ngomong ke kamu ternyata enggak,, Rendi itu yah.. ujar Rosa berpura pura mengomel tentang Rendi..


"iyah gak apa apa mba,, lagian mba Rosa kan temannya.. ya sudah saya tutup dulu mba.. selamat malam.. ujar Vivi..


"selamat malam.. ujar Rosa kemudian menutup telfonnya.. setelah telfon di tutup Rosa menghapus panggilan masuk Vivi biar Rendi gak bakalan tau kalau Vivi habis nelfon.. Rosa tersenyum bahagia setelah mendengar suara Vivi tampak kecewa.. kini dia menang dalam permainan ini,, Rosa tidak merasa bersalah dia merasa Vivi lah yang merebut Rendi darinya dan dia ingin mengambil kembali miliknya..


Vivi menangis setelah telfon di tutup,, dia sekarang sadar kalau dia sudah jatuh cinta sama suaminya itu, dan mendengar kalau suaminya lagi bersama perempuan lain hati Vivi sakit.. dan dia tidak tau harus bagaimana karna Rendi sudah pasti akan memilih mantan kekasihnya itu karna Rendi menikahi Vivi hanya karna membalas sakit hatinya... dan Vivi sudah jatuh cinta dengan Rendi..


Vivi menangis di dalam kamar... dia tidak bisa menyalahkan Rendi karna di perjanjian kontrak sudah tertulis bahwa tidak boleh jatuh cinta,, tapi Vivi juga tidak bisa menyalahkan Cinta,, dia hanya bisa menangis untuk.. Vivi kemudian terlelap karna sudah lelah menangis...


*******


Yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak (Like dan Komen) yah...

__ADS_1


terimakasih sudah mampir.


__ADS_2