
jam sudah menunjukan pukul 08.00 tapi vivi belum bangun juga,, pembantu rumah tangganya memberanikan diri untuk membangunkan nyonya nya untuk sarapan karna tidak biasanya nyonya rumah bangun terlambat, setelah mengetuk pintu berapa kali tapi tidak ada suara si pembantu mulai khawatir kebetulan pintu kamarnya tidak terkunci dia melangkah masuk kamar mendekati Vivi...
"mungkin nyonya kecapean makanya kesiangan,, sebaiknya saya tidak usah mengganggunya,, batin si pembantu..
si pembantu berniat meninggalkan kamar Vivi tapi sepertinya ada yang tidak beres dengan tubuh Vivi soalnya AC di kamarnya menyala tapi kenpa Vivi tampak berkeringat bagian wajahnya... Si pembantu memberanikan diri menempelkan telapak tangannya ke atas dahi majikannya,, si pembantu sangat kaget mendapati tubuh majikannya sangat panas seperti baru saja habis di rebus.. si pembantu langsung menuju ke meja telfon rumah dan menelfon tuannya berkali kali tapi tidak ada jawaban akhinya dia kembali ke kamar Vivi,, sesampainya di kamar Vivi si pembantu melihat handpone majikannya berdering di lihatnya nama yang muncul di panggilan masuk "my hero" si pembantu menjawab telfon tersebut karna dia yakin orang yang menelfon majikannya pasti sangat dekat dengan majikannya itu, terlihat nama kontak si penelfon bernama my hero, tanpa bergikir panjang si pembantu meminta bantuan untuk membawa majikannya ke rumah sakit dan tentu saja si penelfon tidak keberatan karna dia adalah Fendi mantan kekasihnya Vivi yang sekarang sebagai teman dekat sekaligus tempat bersandar apabila merasa putus asa..
paginya Rendi mengurus administrasi Rosa,, dia bisa pulang istirahat di rumah dengan syarat tidak boleh terlalu kecapean.. Rendi mengantar Rosa pulang,, setelah mengantar Rendi pulang ke rumah untuk berganti pakaian...
sesampainya di rumah Rendi memarkirkan mobilnya dan memasuki rumahnya, dia tidak mendapati istrinya yang ada hanya pembantu rumah tangganya..
"Bi,, Vivi ke mana.. ujar Rendi..
"baru saja nyonya Vivi di jemput oleh temannya ke rumah sakit tuan.. ujar Pembantu..
"siapa yang sakit Bi.. ujar Rendi...
"Nyonya Vivi tuan,, nyonya demam tinggi... ujar Pembantu..
"Kenapa bisa sih Bi.. kok gak telfon aku.. ujar Rendi emosi..
"Saya sudah telfon tuan berkali kali,, tapi tuan tidak menjawab...kebetulan teman nyonya menelfon di handponenya nyonya jadi saya angkat dan memberitau kalau nyonya sedang demam tinggi dan teman nyonya kemudian datang menjemputnya.. ujar Pembantu menjelaskan kronologisnya..
__ADS_1
Rendi tidak jadi mengganti pakaiannya langsung berlari keluar menuju parkiran.. Rendi mengendarai mobilnya dengan ngebut,, di perjalanan telfonnya berbunyi.. Rendi meraih handpone nya yang berada di kantong celananya..
"Halo Rosa,, ada apa.. ujar Rendi menjawab telfonnya .
"Rendi kamu di mana ? ujar Rosa...
"Aku lagi di jalan mau ke rumah sakit,, Vivi sakit.. ujar Rendi..
"oh gitu yah,, sebenarnya aku nelfon kamu karna tiba tiba kepalaku sakit,, tapi Vivi sepertinya lebih membutuhkan kamu.. ujar Rosa berbohong tentang sakit kepalanya sebenarnya Rosa ingin memgajak Rendi makan bersama sebentat siang tapi karna di dengarnya Rendi ingin menjenguk Vivi, Rosa akhirnya berbohong sakit agar Rendi gak jadi ke rumah sakit jengut Vivi...
"kamu pergi jenguk Vivi saja, dia lagi butuh kamu biar aku pergi ke rumah sakit sendiri saja.. ujar Rosa..
"aduuuuuuh,, sudah dulu yah,, kepalaku sakit.. ujar Rosa bersandiwara sakit..
"Aku gak apa apa,, cuman sakit kepala,, sebentar juga sembuh.. ujar Rosa..
"Kamu tunggu di situ jangan kemana mana aku akan ke situ bawa kamu ke rumah sakit.. ujar Rendi panik kemudian menutup telfonnya...
"shiiiiiitttt... umpat Rendi kali ini dia benar benar gak tau harus berbuat apa.. di telfonnya nomor Vivi tapi tidak di angkat angkat... Rendi memutar balik mobilnya menuju rumah Rosa.. dia sangat merasa bersalah pada Vivi tapi dia juga tidak bisa meninggalkan Rosa saat sakit, karna Rendi sudah berjanji menjaga Rosa.. setelah sampai di rumah Rosa,Rendi langsung mengantar Rosa ke rumah sakit..
setelah mendapat perawatan dari dokter, suhu badam Vivi akhirnya menurun dan bisa pulang sebentat sore... Fendi tampak setia menjaga Vivi yang sedang sakit dan siap siaga bila Vivi membutuhkan pertolongan, hehehe my Hero...
__ADS_1
Vivi tampak melamun,, dalam hati dia sangat kecewa karna bukan Rendi yang membawanya ke rumah sakit..
"apa yang kuharapkan darinya,, tentu saja dia tidak akan peduli dengan aku...batin Vivi...
Jam sudah menunjukan pukul 15.00 Fendi mengurus administrasi karna Vivi sudah bisa istirahat di rumah saja.. Fendi ke ruang administrasi sedangkan Vivi berjalan menyusuri lorong karna dia bosan menunggu di ruang rawat dan memutuskan jalan jalan sebentar..
tidak sengaja Vivi melihat Rendi yang memegang tangan Rosa keliatan sangat romantis,, Vivi bersembunyi di balik tembok takut Rendi nanti melihatnya dan akan tetap memilih mengantar Rosa daripada dirinya dan itu bisa membuat lebih menyakitkan baginya.. Rosa juga sudah bisa pulang ke rumah untuk istirahat...
Vivi akhirnya kalah dengan air matanya, dia tidak bisa membendung yang dari tadi dia tahan, air matanya jatuh tanpa izin ke pipinya..
Vivi menghapus air matanya dan senyum seperti tidak memiliki beban saat Fendi menghampirinya.. Fendi sudah banyak membantunya, dia tidak ingin menyusahkan Fendi hanya karna sakit hatinya,, ini pilihannya Fendi tidak harus terlibat..
Fendi mengantar Vivi pulang ke rumahnya setelah memastikan Vivi istirahat, Fendi kemudian pamit pulang karna merasa tidak enak,, Vivi sekarang sudah menikah walaupun Fendi geram dengam suaminya Vivi karna tidak mempedulikan Vivi saat sakit, Fendi masih menghargai suaminya Vivi, ini urusan rumah tangga Vivi dan Rendi, Fendi tidak seharusnya ikut campur terlalu dalam urusan rumah tangganya orang, dia tidak berhak mengaturnya tugasnya hanya menyemangati Vivi bila sedang terpuruk..
setelah lelah menangis akhirnya Vivi tertidur..
Rendi sudah pulang ke rumahnya dia langsung mengecek Vivi, setelah mengecek keadaan Vivi dia langsung ke kamarnya,, Rendi melangkah ke kamar mandi membersihkan diri dan mengganti pakaiannya kemudian tidur..
************
Yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak (like dan komen) yah..
__ADS_1
"Terima kasih sudah mampir"