
Dok ...dok...dok
"Siapa sih yang gedor gedor pintu sayang "ucap selly
Sekarang selly berada di rumah ardi ,karna ardi yang membawa selly kesitu
"Bentar yank aku buka dulu "ucap ardi
Dok ...dok ....dok
"Buka ardi pintunya "teriak bapaknya ardi dari luar
"Itu kan suara bapak ,ngapain gedor gedor pintu segala "ucap ardi dalam hati
ceklek
Bugh
"Bapak kenapa mukul ardi "ucap ardi
"Kamu bilang kenapa ,dasar laki laki brengs*k kamu "ucap bapak ardi
Bugh ...bugh
"Sayang siapa yang datang "ucap selly yang tiba tiba keluar dari kamar
"Ohh itu ya selingkuhan kamu ardian putra "Ucap bapak ardi lantang
"Siapa dia sayang "Ucap selly.
"Dia bapak aku "Ucap ardi.
Plak ...plak
"Berani beraninya kamu bawa wanita ini ke rumah ,suami macam apa kamu ardi ,istri yang mengandung dan keguguran kamu enak enakan bersama dengan selingkuhan kamu "Ucap bapak ardi.
__ADS_1
Ardi diam tak mengeluarkan pepatah kata apapun.
"Pak ...."Panggil Rana
Rana berlari menghampiri ardi dan bapaknya
"Bentar Ran "Ucap bapak ardi
"Jangan sampai kamu menyesal Ardi karena telah menyia-nyiakan berlian demi sampah "Ucap bapak ardi
"Apa dia bilang aku sampah ,kurang ajar "Ucap Selly dalam hati yang geram dengan ucapan bapaknya Ardi.
"Ingat itu baik - baik Ardi "Ucap bapak ardi yang akan meninggalkan rumah Ardi.
"Ayo Na kita pulang "Ucap bapak ardi.
"Ingat kamu ya Ardi karma pasti datang ,dan kamu wanita pelakor karma juga akan mendatangimu "Ucap Rana dan berlalu pergi.
"Apa aku salah Sell melepas Nida karna aku sudah tak cocok padanya "Tanya Ardi ke Selly.
"Kenapa hatiku sakit untuk melepaskan nida ,huh masa bodoh aku saat ini mencintai Selly ,ya Selly yang kuinginkan "Ucap Ardi dalam hati.
Ardi benar-benar tak merasa berdosa atas menimpa anak kandungnya sendiri keguguran.
Sementara di rumah sakit Nida diperbolehkan pulang.
"Ibuk , alhamdulillah ibuk sudah boleh pulang "Ucap Devan senang.
"Tapi ibuk sama Devan pulang kerumah tante Susi "Ucap Safira.
"Kenapa gak pulang ke rumah ayah buk "Ucap Devan.
"Ayah kamu tidak menginginkan kita lagi Devan "Ucap Nida sambil menitihkan air matanya.
"Ayah sekarang jahat ya buk? Buk sekarang Devan ikut aja dimana pun ibuk tinggal"Ucap Devan sendu.
__ADS_1
"Maafin ibuk Devan,yang merusak segalanya adalah ayahmu sendiri"Ucap Nida dalam hati.
"Ayoo naik mobil "Ucap Safira sambi membukakan pintu mobil.
"Kamu yang sabar ya Da,lambat laun kalau Devan sudah besar dia pasti mengerti "Ucap Safira menasehati sahabatnya.
"Iya Fir"Ucap Nida.
Selama diperjalanan mereka diam dan berkelana pikiran masing masing.
"Pasti ayah sudah nyakitin ibuk ,sehingga ibuk marah begitu ,aku harus jadi anak yang baik buat ibuk "Ucap Devan dalam hati
Akhirnya mereka sampai di rumah Susi.
"Akhirnya kalian sampai juga "Ucap Roni yang berdiri di depan pintu.
"Ya kak "ucap safira.
"Gimana keadaan kamu Nida udah sehat ,maaf kemarin gak jenguk soalnya cafe rame "Ucap Roni.
"Alhamdulillah sekarang jauh lebih baik karena ada kalian di samping aku dan mendukung ku dengan tulus ,terima kasih ya "Ucap Nida tulus.
"Kamu jangan ngomong gitu Da ,kamu itu sudah kita anggap saudara sendiri "Ucap Roni.
"Ya allah ,terima kasih engkau sudah menghadirkan sahabat sahabat baik seperti mereka "Ucap Nida dalam hati dan sambil tersenyum.
Nida itu dulu tinggal di panti asuhan.Nida tak tau menau wajah kedua orang tuanya seperti apa.
Kata ibu panti kalau kedua orang tua Nida sudah meninggal karena kecelakaan pada saat Nida umur 1 tahun. Mungkin isi masih misteri.
Bersambung.....
Jangan lupa like ,komen dan vote ya teman teman.
Biar author semangat nulisnya.
__ADS_1