Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 39


__ADS_3

" Pa, menantu kita baru sampai juga udah di tanyain begitu " Ucap mama Fenny.


" Sudah ma,aku mau kasih pertanyaan kepadanya " Ucap papa Gavin.


" Aku tanya, kamu kerja dimana " Tanya Gavin ke Nida.


" Kerja di restoran sahabat saya pak " Jawab Nida.


" Kamu bisa muda sekali, apa kamu pernah menikah atau belum " Tanya Gavin.


" Saya pernah menikah dan mempunyai anak 1 " Jawab Nida.


" Ok, dimana kamu bertemu dengan Yohan " Tanya Gavin lagi.


" Di cafe " Jawab Nida lagi.


" Gila bener, aku berada disini seperti mau melamar pekerjaan saja " Ucap Nida hati.


" Sudah pa, aku tak mempermasalahkan status apapun dari menantuku, yang penting setia dan cinta pada anakku yang sudah tua itu " Ucap Fenny.


" Ma aku belum tua " Protes Yohan.


" Aku gak mau rumah tangga Yohan gagal seperti pernikahan pertamanya " Ucap Gavin.


" Sayang kamu mau minum apa " Tanya Fenny ke Nida.


" Apa saja buk"Jawab Nida sopan.


" Oh ya buk, tadi saya belum bersalaman sama ibuk dan bapak " Ucap Nida yang langsung bersalaman bersama Gavin dan Fenny.


" Wahh kamu sopan sekali sayang, Yohan aja tak pernah mencium tangan mama " Ucap Fenny sambil menyindir Yohan.


" Benar - benar beda sama Feli ini perempuan " Ucap Gavin dalam hati.


Yohan cuman melengos kesal dengan ucapan mamanya.


" Bibi, sini deh " Teriak Fenny memanggil pelayan.


" Ya nyonya " Ucap sang pelayan.


" Tolong bikinin kopi 2 dan jus alpukat 2 ya " Ucap Fenny.


" Baik nyonya " Ucap sang pelayan.


" Sayang kamu jangan panggil mama dengan sebutan ibuk. Panggil saja mama dan papa seperti Yohan memanggil kita " Ucap Fenny .


" Baik buk eh ma " Ucap Nida.


" Gitu dong " Ucap mama senang.


" Sayang kamu cantik sekali, pantes Yohan tergila-gila padamu " Ucap Fenny.


" Dan asal kamu tau, Yohan itu seperti kulkas, kok kamu mau sih sama dia " Ucap Fenny lagi.


" Iya, kenapa kamu mau sama duda tua seperti dia " Ucap Gavin menimpali omongan istrinya.


" Mama, papa aku gak tua ya, aku masih tampan kali umur juga masih 36 tahun " Ucap Yohan.


" Apa " Ucap Nida spontan.


" Ada apa sayang, kok kaget gitu" Ucap Fenny.


" Gak apa - apa buk eh maksud ku mama " Ucap gugup Nida.


" Sayang, kenapa kamu kaget seperti itu. Apa kamu kaget mendengar umur ku " Tanya menyelidik Yohan.


" Eh iya eh tidak - tidak " Ucap Nida bingung mau jawab apa.


" Jujur saja sayang hemm " Ucap Yohan.


" Berarti, aku nikah sama om om dong " Ucap Nida berani.


" Hahahahaha, Fenny dan Gavin tertawa mendengar ucapan polos Nida.


" Benar kata mu , dia gak pantas dengan kamu, dia seperti om om dan keponakan kalau jalan bersamamu " Ucap Gavin sambil tertawa.


Hahahaha..... Mereka masih menertawakan Yohan.


" Permisi Nyonya, ini minumanya" Ucap sang pelayan membawa minuman.


" Ini sayang minumlah jus nya, pasti haus kan " Ucap Fenny menyodorkan jus buat Nida.


" Terima kasih ma " Ucap Nida yang menerima jus nya.


Nida langsung minus jus alpukat nya di karenakan haus di introgasi papa Gavin.


" Pa,ma kalian jangan salah. Walaupun aku sudah seperti om om, tapi di kalau urusan ranjang membuat Nida ketagihan " Ucap Yohan tanpa malu.

__ADS_1


Uhuk..uhuk..


Nida kaget mendengar kata Vulgar di depan nya dan juga orang tuanya.


" Kamu kenapa sayang, pasti kaget ya mendengar si anak nakal itu " Tanya Fenny.


" Sayang kamu jangan kaget dan malu gitu, kita kan pernah menikah. Apa kita besok menikah saja dan kita praktekkan langsung di ranjang untuk bercinta " Ucap Yohan menggoda Nida sambil mengedipkan matanya.


" Heh son, kamu tak sabar rupanya " Tanya Gavin.


" Iya lah pa, aku kan lama menduda " Ucap Yohan.


Nida sangat lah malu dengan ucapan Yohan.


Bukan malu saja, Nida pipinya merah merona seperti tomat.


" Sudah , jangan ngomongin itu lagi. Lihat menantuku malu dengan ucapan kalian " Ucap Fenny.


" Sialan si sadis itu, aku malu banget " Ucap Nida dan hati.


******


Sementara di markas black lion.


" Siapa yang menyuruh mu untuk melukai bos kita, jawab " Ucap Roberto anak buah Yohan.


" Hahaha, bukan urusan mu " Ucap sang laki-laki bertato.


" Oh tak mau jawab ya " Ucap Roberto dengan senyum menyeregai.


" Cih, sampai kapan pun kamu tak kan tau bos ku " Ucap laki-laki yang di tawan itu.


Dor ...Dor....


Roberto menembak tawanan tersebut di kedua kakinya.


" Ahhhh, brengsek kau, seperti bos mu brengsek " Ucap sang tawanan yang kesakitan akibat di tembak Roberto.


" Itu belum seberapa, nanti bos ku kemari, pasti kau akan di masukkan kadang singa " Ucap Roberto.


Glek,....... Tawanan tersebut langsung menelan ludahnya kasar mendengar ucapan Roberto.


" Brengsek kau, bisanya mengancam " Teriak laki-laki tersebut.


" Joe, kamu jaga tikus pengganggu itu, nanti malam bos datang " Ucap Roberto.


" Baik bos " Ucap Joe.


******


" Yohan, kamu ajak menantu mama keliling mansion ini dulu sambil menunggu makan siang " Ucap Fenny.


" Hemm " Cuman deheman Yohan.


" Mulai kumat deh kulkasnya " Sindir Fenny.


" Sayang rubah lah manusia kulkas ini jadi bucin sama kamu " Bisik Fenny ke Nida.


Nida cuman tersenyum kikuk mendengar bisikan sang calon mertuanya.


" Ayo sayang aku ajak ke kamar ku dulu " Ucap Yohan.


" Tapi... " Ucap Nida.


" Ayo " Ucap Yohan sambil menggandeng tangan Nida.


Ceklek...


" Ini kamar aku pas aku tidur di sini " Ucap Yohan.


" Emang kamu tidur dimana kalau tidak disini " Tanya Nida.


" Di mansion ku sendiri " Jawab Yohan.


" Haduh, keluarga nya ini sekaya apa sih, ini aja rumahnya mewah pakek banget, tapi dia punya rumah sendiri " Ucap Nida dalam hati.


"Aku kan sudah nunjukkin kamar aku, jadi ayo aku ajak keliling mansion ini " Ucap Yohan sambil menggandeng tangan Nida.


Nida dan Yohan mengelilingi mansion nya.


Nida sangat lah kagum dengan mewahnya rumah calon mertua nya tersebut.


Jam sudah menunjukkan pukul setengah 12 siang.


" Ayo makan siang dulu " Ajak Yohan.


" Iya " Ucap Nida.

__ADS_1


" Si sadis berubah jadi kucing jinak " Ucap Nida dalam hati.


" Ayo sayang makan siang " Ucap Fenny.


" Iya ma " Ucap Nida.


" Kamu tau ,Yohan menyuruh koki disini memasak makanan kesukaan kamu " Ucap Fenny.


Nida melihat menu makanan disana ada Sop ayam dan nasi pecel lele kesukaan nya.


" Maaf ma, Nida jadi ngrepotin kalian sekeluarga " Ucap Nida sangatlah sungkan .


" Gak apa-apa sayang , itu tandanya Yohan sangat cinta sama kamu " Ucap Fenny.


Blushhhh...


Muka Nida langsung bersemu merah mendengar ucapan Fenny.


" Oh iya aku lupa kenalan, sebelum makan aku mau beli tau nama papa dan mama " Ucap Fenny lupa memberi tau calon menantunya siapa namanya.


" Aku mama Fenny Alaxander dan papa Gavin Alaxander yang paling tampan ini " Ucap Fenny.


" Cih, dah tua aja tampan " Ucap Yohan.


" Emang papa masih tampan " Ucap Gavin.


" Aku seperti punya keluarga lagi melihat keharmonisan mereka " Ucap Nida dalam hati.


" Dan kamu tau sayang, mama dan papa merestui kalian berdua " Ucap Fenny.


" Dan menurut mama, 2 Minggu lagi kalian menikah " Ucap Fenny.


" Apaaaa " Ucap kaget Nida.


" Kamu kenapa kaget sayang, emang Yohan tak memberitahu mu " Tanya Fenny.


" Hehehe, mungkin Nida lupa ma? Iya lupa " Ucap Nida dengan senyuman palsunya.


" Kurang ajar si sadis ini, main mengambil keputusan sendiri " Ucap Nida dalam hati sambil menatap tajam Yohan.


" Aku tau kamu marah sayang, haha. " Ucap Yohan dalam hati dengan senyum kemenangan.


Mereka semua sudah selesai makan siang nya, Nida langsung pamit pulang dengan di antarkan Yohan, karena Nida canggung terus berlama-lama disana.


" Sayang kamu aku antarin kemana " Tanya Yohan.


" Ke restoran " Ucap Nida


" Ok " Ucap Yohan.


Setelah setengah jam perjalanan akhirnya sampai parkiran.


" Sampai sayangku " Ucap Yohan.


" Ya aku keluar " Ucap Nida.


" Jangan keluar dulu, kasih aku vitamin " Ucap Yohan.


" Vitamin ciuman " Ucap Yohan lagi.


" Jangan macam - macam kamu " Ucap Nida panik.


" Aku mau satu macam saja sayang " Ucap Yohan.


Yohan mendekati wajah Nida dan langsung mencium leher Nida.


" Kamu apakan leher ku, minggir gak, aku keluar " Ucap Nida memberontak.


" Cuman tanda cinta dari ku sayang, kalau kamu sudah jadi milikku" Ucap Yohan.


" Minggir, aku mau keluar " Ucap Nida.


Cup...


Yohan langsung mencium bib*r Nida dan melum*tnya, Nida tak kunjung membuka mulutnya, akhirnya Yohan menggigit bibir Nida dan akhirnya perlahan Nida membuka mulutnya.


" Sudah " Ucap Nida langsung mendorong Yohan.


" Kenapa" Ucap Yohan.


" Aku tak bisa bernafas, kau mau membunuhku " Ucap Nida.


" Kamu tau sayang bibir mu sangatlah manis seperti madu " Ucap Yohan.


" Mesum " Ucap Nida sambil membuka pintu mobil dan langsung berlari masuk ke restoran sahabat nya.


" Aku sengaja membuka pintu mobilnya,biar dia bisa lari, hehe " Ucap Yohan.

__ADS_1


" Bibirmu manis sayang, membuat aku ketagihan dan candu bagiku " Ucap Yohan sambil memegang bibir nya.


Bersambung......


__ADS_2