Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 27


__ADS_3

Rendy benar-benar bingung ,kenapa sahabat sekaligus bos nya itu berada di apartemen kekasih nya.


" Hai bung ,kenapa sekarang ada di sini " Tanya Rendy.


" Emang aku gak boleh kesini maksudmu " Jawab Yohan sinis.


" Bukan begitu tapi aneh saja " Ucap Rendy.


" Kamu jangan berfikiran buruk dengan ku ,aku kesini karena ingin menemui calon istri ku " Ucap Yohan.


" Apa calon istri, siapa calon istrimu " Ucap safira dan Rendy pun kaget dengan ucapan sohib nya itu.


" Siapa maksud mu bung " Ucap Rendy penasaran.


" Sahabat mu " Ucap singkat Yohan.


" Apaaaaa " Teriak Safira kaget mendengar kata - kata Yohan.


" Apa yang di maksud sahabat ku Nida, kok bisa " Ucap Safira dalam hati.


Sementara di kamar ,Nida bener - bener malu atas kejadian tadi.


"Ibuk kenapa kok kayak bingung gitu " Tanya Devan.


" Gak kok nak ,ibuk gak apa - apa " Jawan Nida.


Tok...tok...tok, Nida mengetuk pintu.


" Da ayo makan malam ,Rendy sudah datang " Panggil Safira di depan pintu.


" Iya Fir ,aku siap - siap dulu "Teriak Nida dari dalam kamar.


" Ayoo sayang makan malam dulu " Ajak Nida pada Devan.


" Ya buk, ayo " Ucap Devan.


Nida keluar kamar menuju meja makan.


Deg......


" Ya allah kenapa dia ada di meja makan ,apa tadi Safira gak ngusir dia " Ucap Nida kaget melihat Yohan ada di situ.


" Kamu kaget sayang aku ada di sini ,kan kamu yang nyuruh aku makan malam di sini,apa kamu lupa sayang " Ucap bohong Yohan sambil tersenyum menyeregai.

__ADS_1


" A aku kapan nyuruh kamu kesini untuk makan malam,ngigau pasti kamu " Ucap Nida gugup.


" Kamu pasti sudah lupa sayang,jangan bohong dong sama sahabat kamu " Ucap Yohan bohong


" Kapan aku lupa,dan kapan aku bohong, aku tidak berbohong " Ucap Nida sedikit jengkel.


" Apa benar Nida yang ngundang Yohan kesini " Ucap Rendy dalam hati.


" Pasti akal - akalan duda ngeselin itu " Ucap Rendy lagi dalam hati.


" Masa sih Nida ada hubungan sama si dingin itu ,gak mungkin. Apalagi ngundang makan,makin gak mungkin lagi" Ucap Safira dalam hati.


" Kalian berdua menggerutuiku dalam hati ,iyaa haaa " Ucap Yohan lantang.


" Gak tuan muda ,mana berani saya menggeretui anda " Ucap Safira sopan dan sedikit takut.


" Sadis banget omongannya, gak bisa ngomong pelan dan lembut apa" Ucap Nida dalam hati.


" Ayoo Da duduk ,Devan ayoo duduk " Ajak Safira.


" Sayang apa kau tak mengambil kan ku makanan ,kau kan calon istri ku " Ucap Yohan dengan tersenyum manisnya.


" Siapa yang calon istri mu "Ucap Nida.


" Anda jangan ngacok pak , kenal aja enggak di bilang calon istri ,ngawur itu nama nya pak "Ucap Nida sedikit emosi mendengar perkataan Yohan.


" Nida kamu sangatlah berani berkata seperti itu pada si kejam ,gak tau aja kalau dia itu seorang mafia kejam "Ucap Safira dalam hati.


"Kalau kamu gak menuruti ucapan ku,usaha sahabat mu itu hancur " Bisik Yohan ke Nida


karena Nida dan Yohan duduk berdampingan.


Glekk...


" Ucapan nya itu sepertinya gak main-main nih " Ucap Nida dalam hati.


" I...iya aku ambilin nasi nya " Ucap Nida gugup.


" Apa yang di bisikin sama si Yohan itu " Ucap Rendy dalam hati.


Nida mengambil kan nasi dan lauk nya di piring Yohan


" Gitu dong sayang " Ucap Yohan senang.

__ADS_1


" Ini kenapa si kulkas berjalan jadi aneh. Apa jangan - jangan dia menyukai Nida ,tapi kan mustahil " Ucap Rendy dalam hati.


"Wah, ini masakkan mu kan sayang, pantas enak. Tak mungkin kalau nona Safira yang masak, dia kan tak bisa masak kata kekasihnya, iya kan nona " Ucap Yohan menyindir Safira secara langsung.


" Iya tuan " Ucap Safira cepat.


" Sudah numpang makan di rumah ku mslah menghinaku, dasar kulkas ngeselin " Ucap Safira dalam hati penuh kekesalan.


" Pasti Safira kesal dengan perkataan Yohan " Ucap Rendy dalam hati.


Mereka semua makan dengan lahap dan tanpa mengeluarkan suara apapun.


" Buk aku sudah selesai makanya ,Devan ke kamar dulu ya " Ucap Devan langsung masuk kamar, karena merasa tak enak terus - terusan di dekat orang dewasa.


"Oh iya sayang " Ucap Nida.


" Aku mau beresin ini " Ucap Nida.


" Gak usah Da ,biar di beresin sama bibik surti.Kita ke ruang tamu aja untuk ngobrol masalah tadi " Ucap Safira


" Ohh iya udah" Ucap Nida pasrah.


Mereka berempat berada di ruang tamu.


" Sayang biarin tuan muda Yohan selesaiin masalah mereka dengan sahabat mu " Ucap Rendy pada Safira.


" Ok " Ucap Safira.


" Awas Da ,nanti di telan sama tu kulkas monster " Bisik Safira ke Nida sambil berlalu pergi meninggalkan ruang tamu.


Gleekkk...


" Safira apa - apaan sih nakut - nakutin aku " Ucap Nida dalam hati.


Bersambung...........


Besok lagi ya , semoga suka ceritanya ....


Like harus.


Komen juga dan vote yang banyak ya.


Terima kasih.

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️🙏🙏🙏🙏💪💪💪💪


__ADS_2