Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 40


__ADS_3

Nida terus berlari karena takut di kejar oleh Yohan dan langsung masuk ke ruangan Safira.


Ceklek...


" Aaaaaaaa...., Kalian mesum" Teriak Nida yang melihat Safira dan Rendy berciuman di tahap panas.


" Nida " Ucap Safira lirih dan langsung melepas ciumannya.


" Huh, ganggu saja " Ucap Rendy.


" Maaf, aku gak tau kalau kalian berdua pacaran " Ucap Nida yang merasa tak enak hati sama Rendy.


" Malu banget aku, lupa kunci pintu segala tadi " Ucap Safira dalam hati.


" Aku keluar dulu ya " Ucap Nida.


" Kamu tunggu di luar Da, aku mau mandi dulu " Ucap Safira yang agak malu dengan kejadian tadi.


" Iya " Ucap Nida yang langsung keluar dan menutup pintunya.


" Aku tadi habis di mesumin si sadis, sekarang malah aku yang melihat adegan live mesum Safira" Ucap Nida lirih.


Sementara di ruangan Safira.


" Sahabat kamu tuh sayang ganggu kegiatan kita " Ucap Rendy.


" Salah sendiri kamu gak mengunci pintunya, itu bukan salah Nida " Ucap Safira.


" Aku pengen sayang " Ucap Rendy manja.


" Nanti malam saja " Ucap Safira.


" Tadi malam aku mau ke markas, gak bisa " Ucap Rendy.


" Sekarang ya " Ucap Rendy.


" Ya ok,tapi tutup dulu pintunya, biar tak ada orang lain masuk. Aku kasian sama Nida dia melihat aksi mesum kita " Ucap Safira.


" Dia kan juga sudah pernah menikah" Ucap Rendy.


Mereka berdua di kamar pribadinya Safira entah mau melakukan apa.


Sementara di luar.


" Katanya suruh nunggu, tapi sudah ada 1 jam nunggu gak keluar - keluar dari ruangan nya" Ucap Nida.


" Pasti lagi mesra-mesraan sama kekasihnya,huh. Nungguin dia aku habis jus jeruk 2 gelas, sampai perutku kekenyangan gara - gara ini jus " Ucap Nida yang bermonolog sendiri.


" Mbak wati, aku pulang saja ya.Hari ini kan aku kan libur" Ucap Nida .


" Ya mbak, kelihatannya mbak Nida capek banget " Ucap Wati.


" Gimana gak capek mbak, hari ini tenaga ku terkuras menghadapi si mesum sadis dan pada live mesum tadi " Ucap Nida kesal.


" Maksud mbak siapa? Pacar mbak ya " Ucap Wati.


" Udah deh aku pulang dulu, assalamu'alaikum " Ucap Nida yang langsung keluar dari restoran.


" Walaikumsalam" Ucap Wati.


" Dasar aneh " Ucap Wati.


Nida pulang ke apartemen dengan berjalan kaki, karena apartemen Safira juga tidak jauh dari restoran nya.


" Gimana nasib ku kalau sudah nikah sama si tuan sadis itu " Ucap Nida.


" Aku harus cepat sampai apartemen, mau tidur dan ketemu Devan " Ucap Nida yang mempercepat jalan nya dengan melepas kan high heels nya.


" Dasar sandal menyusahkan kaki ku saja " Ucap Nida.


Tak terasa hari pun sudah malam jam 7.

__ADS_1


" Sayang aku lupa tadi Nida nungguin aku di luar " Ucap Safira yang habis bangun dari tidurnya.


" Kenapa kamu gak bilang suruh pulang sih " Ucap Rendy.


" Aku mandi dulu yank, soalnya mau ke markas " Ucap Rendy yang langsung masuk kamar mandi.


" Aku cuci muka dulu deh " Ucap Safira.


Safira keluar ruangannya untuk mencari Nida.


" Wati, Nida kemana " Tanya Safira pada karyawan nya.


" Sudah pulang dari tadi bos, katanya capek nungguin bos " Jawaban Wati.


Safira langsung kembali lagi ke ruangannya.


" Pantas saja mbak Nida lama nungguin bos, wong dia enak-enakkan sama kekasihnya " Ucap Wati sambil tersenyum karena melihat tanda merah di leher Safira.


" Sayang kamu sudah mandi nya " Tanya Safira.


" Sudah yank " Jawab Rendy.


" Sayang, kapan kita nikahnya " Tanya Safira lagi.


" Gimana kalau setelah Yohan dan Nida menikah, soalnya aku sudah janji pada diriku sendiri, kalau Yohan belum menikah dan bahagia, aku, Ziko, Reihan dan Dion sepakat tidak ingin menikah dulu " Jawab Rendy.


" Pantas kamu gak nikahin aku, karna janji menyebalkan itu " Ucap Safira ketus.


" Maaf sayang, itu karena persahabatan kami yang erat " Ucap Rendy.


" Untung aja bos mu yang kejam itu jatuh cinta pada sahabat ku, kalau enggak aku tinggalin kamu yank " Ucap Safira sinis.


" Berarti kita di takdirkan berjodoh sayang, kamu lihat Dion sampai sekarang belum menikah. Padahal umurnya hampir 40" Ucap Rendy.


" Ya udah sayang aku berangkat ke markas dulu, muach " Pamit Rendy sambil mengecup dahi Safira.


" Ya sayang hati - hati " Ucap Safira.


Di markas.


" Tumben si Rendy belum datang " Ucap Reihan.


" Gak tau " Ucap singkat Ziko.


" Biasanya kamu Han yang datang terlambat, sekarang malah si nyebelin itu" Ucap Reihan.


" Maaf aku telat " Ucap Rendy yang tiba-tiba muncul.


" Kamu pasti habis main ranjang sama kekasihmu " Ucap Yohan datar.


" Biasalah " Ucap Rendy.


" Cepat nikahin atau putus darinya kalau tidak serius " Ucap Yohan dingin.


" Iya , aku sangat mencintaimu nya dan setelah kau menikah, aku juga akan menikah " Ucap Rendy.


" Aku tau kalian semua membuat janji konyol, hapus janji konyol itu atau aku potong bonus kalian semua " Ancam sambil melenggang pergi.


Mereka semua cuma diam tak bereaksi.


"Dimana mereka " Ucap Yohan.


" Di ruangan penyekapan bos " Ucap Roberto.


Yohan memasuki ruangan itu untuk melihat orang yang mengganggu nya kemarin malam.


"Wah , kalian begitu berani ya mencari masalah dengan ku " Ucap Yohan dingin.


" Dasar brengsek kau Yohan, lepaskan kami berdua " Teriak sang tawanan.


" Lepaskan, hahahaha. Dalam mimpimu " Ucap Yohan dingin.

__ADS_1


" Siapa yang menyuruh kalian " Tanya Yohan.


" Tak akan ku jawab " Jawab sang tawanan.


" Oh, rupanya kau sangat setia pada majikan mu yang pencundang itu " Ucap Yohan.


" Orang seperti membuang - buang waktukku saja " Ucap Yohan sambi mengambil pistol di celananya.


Dor...


Dor...


" Brengsek kau Yohan " Ucap sang tawanan dengan terbata- bata dan langsung tak bernyawa.


" Bawa dia ke kandang, biar jadi santapan katty " Ucap Yohan sambil meninggalkan tempat penyekapan.


" Bos benar-benar kejam, tidak ada ampun. Aku jadi merinding " Ucap anak buah Yohan.


" Makanya kalian harus setia pada bos " Ucap Roberto.


Yohan kembali di ruangannya besama sahabat nya.


" Hei bro, kita belum lihat tawanan nya kamu sudah balik aja " Ucap Reihan.


" Dia sudah jadi santapan katty " Ucap Yohan.


" Wah, kita aja belum bersenang - senang dengan nya, kau sudah mendahului kita " Ucap Ziko.


" Rendy kamu cari siapa bos mereka, dan kamu Dion awasi proyek mall. Karena aku yakin ada yang tidak beres dari mereka " Ucap Yohan.


" Ya " Ucap Rendy.


" Baik tuan muda " Ucap Dion.


" Dihh, kalau sama majikannya baru hormat " Ucap Reihan menyindir Dion, Dion cuma diam tanpa ekspresi mendengar ucapan bualan Reihan.


" Ayo Dion ,Aku pulang " Ucap Yohan.


" Kita kerja, bos nya pulang " Ucap Reihan.


******


Di apartemen Safira.


" Pasti Nida sudah tidur " Ucap Safira.


" Apa dia marah sama aku ya " Ucap Safira yang bermonolog sendiri.


" Tidur saja deh, besok aku bicara dengan Nida " Ucap Safira yang langsung tidur di ranjang empuknya.


*****


Hari pun tak terasa sudah pagi.


" Heh , tadi malam Safira pulang jam berapa ya " Ucap Nida sambil merapat sarapan di meja makan.


" Aku kesel sama dia, bisa-bisanya dia mesra-mesraan, sedangkan aku ngotot nungguin dia di luar ruangannya " Ucap Nida kesal mengingat kejadian kemarin.


" Nida" Teriak Safira yang baru bangun tidur.


" Apa sih Fir " Ucap Nida cuek.


" Da aku minta maaf soal kemarin " Ucap Safira.


Nida melengos pergi meninggalkan Safira yang sendiri di meja makan.


" Aku tau pasti Nida marah " Ucap Safira dalam hati....


Bersambung .....


Like yang banyak, biar author semangat....

__ADS_1


__ADS_2