Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 35


__ADS_3

" What " Ucap serempak Reihan dan Ziko.


" Kenapa kalian kaget begitu " Ucap Rendy.


" Ya kaget lah! Orang seperti kulkas begitu bisa juga deket sama wanita " Ucap Reihan.


" Ya Ren! Dulu bersama istrinya saja seperti orang lain " Ucap Ziko yang menimpali omongan Reihan.


" Sepertinya Yohan sangat mencintai Nida dan dia jodoh yang di berikan Tuhan padanya " Ucap Rendy.


" Semoga saja " Ucap Ziko.


*******


Sementara di perusahaan Yohan.


" Ayo sayang kita pulang " Ucap Yohan.


" Ya, ayok " Ucap Nida kesal.


" Kenapa kamu seperti kesal begitu " Tanya Yohan.


" Gimana gak kesal, dari pagi sampai jam 4 sore cuman nungguin anda saja " Ucap Nida sinis.


" Mau cepat pulang tidak " Ucap Yohan dingin.


" I iya " Ucap Nida gugup .


Yohan sekarang akan mengantarkan pulang Nida ke apartemen Safira.


Di selama perjalanan mereka berdua diam saja.


Yohan sedang sibuk mengecek Email di handphone nya sementara Nida menatap jalanan yang ramai mobil lalu lalang di jalan raya.


" Sudah sampai tuan muda " Ucap Dion.


" Iya, ayo turun " Ucap Yohan.


" Baik " Ucap Nida.


" Kenapa kamu juga ikut turun " Ucap Nida yang melihat Nida juga turun dari mobilnya.


" Aku mau nganterin kamu sampai dengan selamat" Ucap Yohan.


" Ya Allah di tampan sekali, lebih tampan dari mas Ardi " Ucap Nida dalam hati yang mengagumi wajah tampan Yohan.


" Emang aku tampan, gak usah lihatin aku seperti itu " Ucap Yohan.


" Siapa juga yang nglihatin kamu " Ucap Nida bohong.


" Ya udah ayo cepat " Ucap Yohan datar.


" Dan kamu Dion,bawa semuanya yang aku suruh tadi " Ucap Yohan.


" Baik tuan muda " Ucap Dion.


Mereka berdua naik lif di tujuan lantai apartemen tempat tinggal Nida berada.


" Si sadis rambutnya kemarin hitam? Sekarang kok abu - abu, aku gak sadar kalau tu orang rambutnya di warna. Tapi benar-benar tampan sekali " Ucap Nida dalam hati.


Ting......


" Antarnya sampai sini saja tuan " Ucap Nida.


" Aku antarin sampai di rumah dan aku juga ingin mampir " Ucap Yohan.


" Tapi " Ucap Nida yang menatap wajah serem Yohan langsung tak meneruskan ucapannya.


Ting.... Tong..... Ting.... Tong...


" Pasti itu ibuk tan yang pulang " Ucap Devan.


" Ya Van kamu terusin belajar nya, tante buka pintunya dulu " Ucap Safira.


" Ya tante " Ucap Devan


Ceklek......


" Wah , kamu sudah pulang Nida " Ucap Safira senang.


" Eh tuan muda, anda mau mampir " Ucap Safira sopan.


" Ya, aku ingin bertemu dengan anakku " Ucap Yohan yang langsung membuat Nida kaget setengah mati.


" Anak, siapa yang dimaksud anak? Apa Devan" Ucap Nida dalam hati.


" Permisi tuan muda, ini barangnya " Ucap Dion yang tiba-tiba datang.

__ADS_1


" Ok, ayo bawa masuk " Ucap Yohan.


" Bolehkah kami masuk Nona Safira " Ucap Yohan dingin sedingin es.


" Boleh tuan, silahkan " Ucap Safira.


" Maaf tuan itu barang apa yang anda bawa " Ucap Nida


" Ini untuk anakmu, anak kita " Ucap Yohan.


" Tolong kau panggilkan Devan kemari " Ucap Yohan sambil menatap arah Safira.


" Iya " Ucap Safira


" Tapi tuan itu tak perlu " Ucap Nida .


" Kenapa tidak perlu " Ucap Yohan.


" Aku tak mau mengganti itu semua dan pastinya kamu nyuruh saya menciumu bukan ?Kalau aku tak bisa bayar, iya kan " Ucap Nida


" Apa kamu ingin menciumku " Goda Yohan.


" Tidak, siapa yang mau mencium mu " Ucap Nida malu karna Yohan sudah dekat di wajah Nida.


Ehem....


Dion berdehem.....


" Ibuk sudah pulang " Ucap Devan.


" Iya sayang " Ucap Nida sambil memeluk Devan.


" Kata tante Safira, ibuk ketemu sama ayah baru buat Devan " Ucap Devan yang membuat Nida kaget


Nida langsung memandang tajam Safira dan Safira cuman tersenyum saja.


" Hallo Devan " Ucap Yohan.


 


" Kenalin, saya Yohan Putra Alexander seorang CEO terkenal dan nantinya akan jadi daddy buat kamu " Ucap Yohan sombong.


 


" Sombong sekali dia, mentang - mentang kaya " Ucap Nida dalam hati.


" Bukan " Ucap Nida .


" Iya " Ucap Yohan.


" Oh iya ini mainan untuk mu dan juga ada makanan ringan untukmu dan juga mommy mu sayang " Ucap Yohan sambil melirik Nida.


" Wah ini mobil remot buk, aku suka " Ucap Devan yang menyukai mainan yang di berikan oleh Yohan.


" Oh iya Devan daddy pamit pulang dulu soalnya sudah mau maghrib " Ucap Yohan


" Iya daddy , Terima kasih mainanya, Devan sangat suka " Ucap Devan.


"Iya sama - sama " Ucap Yohan.


" Kenapa juga Devan panggil si sadis itu daddy" Ucap Nida dalam hati.


" Oh ya sayang, calon suami mu pergi dulu " Ucap Yohan


Cup....


Yohan mencium bibir Nida, semua orang disana kaget dengan ulah Yohan tersebut.


" Kenapa kamu kaget sayang, apa kamu mau lebih" Ucap Yohan yang membuat Nida malu.


Blusshh.....


Wajah Nida memerah dan malu mendengar ucapan Yohan.


" Cie cie romantis nya " Ucap Safira.


" Aku pulang " Ucap Yohan lagi


" Ayo Dion " Ucap Yohan mengajak Dion pulang.


"Saya permisi nona muda dan nona Safira " Ucap Dion.


" Ya tuan " Ucap Safira.


Sepeninggal Yohan dan Dion , Nida ke kamar.


" Aduh aku malu banget tadi, di cium orang yang baru aku kenal di depan Safira dan Devan lagi " Ucap Nida.

__ADS_1


" Kenapa kamu malu Da, itu romantis tau " Ucap Safira yang tiba-tiba nongol.


" Kamu bikin aku betek saja Fir, udah deh aku mau mandi mau maghrib juga " Ucap Nida yang langsung masuk ke kamar mandi.


" Nida semoga Yohan jodoh dari Tuhan yang di kirim untuk mu,walaupun dia mafia kejam dan sadis tapi aku yakin kalau kamu akan bahagia denganya " Ucap Safira dalam hati.


********


Sementara di jalan.


" Bibirmu sangatlah manis sayang " Ucap Yohan dalam hati sambil senyum - senyum sendiri.


" Dion kita ke markas " Ucap Yohan.


"Tapi tuan, katanya tuan Rendy akan ke mansion anda " Ucap Dion.


" Aku sudah WA Rendy, kalau aku mau kesana " Ucap Yohan .


" Baik tuan muda " Ucap Dion.


Setelah menempuh perjalanan 1 jam, akhirnya Yohan sampai ke markas.


" Selamat datang tuan " Ucap sambutan anak buah Yohan.


" Selamat datang tuan " Ucap sambutan semua mafioso yang ada di markas.


" Hemm" Deheman Yohan.


" Dimana Rendy dan lainya " Tanya Yohan ke anak buahnya.


" Mereka bertiga ada di ruang pelatihan dari siang tuan " Jawab anak buah nya.


" Kalian semua kerja dan jaga markas yang benar, dan juga waspada. Karena musuh mungkin ada di sekeliling kita, mengerti " Ucap Yohan dingin.


Yohan langsung menuju tempat yang di ucapkan anak buahnya tadi.


" Wah bro kamu kesini juga ternyata " Ucap Reihan.


" Hemm " Yohan cuman berdehem.


Yohan langsung di sofa .


" Yohan kau tau kan, kalau kita ini di pantau oleh seseorang " Tanya Ziko.


" Ya aku tau, biarkan saja dia tau apa yang kita lakukan " Jawab Yohan .


" Tapi ? aku sarankan kalian harus main cantik dan juga lebih licik darinya, karena dia berada di luar negeri sekarang " Jawab Yohan lagi.


" Siapa dia Han sebenarnya " Tanya Rendy.


" Kau akan tau nanti, sebentar lagi dia juga menampakkan hidungnya " Jawab Yohan dengan senyum menyeregai


" Ziko, kamu tau kan kalau anggota kita ada yang berkhianat " Ucap Yohan.


" Iya Han, tapi di sekarang sudah kita aman kan " Ucap Ziko.


" Bagus, kamu harus beri dia pelajaran sedikit menyiksanya. Setelah itu aku yang akan membunuhnya " Ucap Yohan dingin


" Ok itu sudah tugasku " Ucap Ziko.


" Rendy, kamu jangan lupa beri bodyguard buat kekasihmu " Ucap Yohan .


" Iya " Ucap Rendy.


" Bro gimana kencanya sama Nida " Tanya Reihan.


" Siapa yang kencan " Jawab Yohan sinis.


" Kamu bener serius sama sahabat kekasihku Yo " Tanya Rendy.


" Iya Ren, setiap aku didekatnya jantungku berdebar terus " Ucap Yohan yang mengakui akhir - akhir ini setelah bertemu Nida dia selalu berdebar - debar.


" Itu yang namanya jatuh cinta Yo " Ucap Rendy yang menepuk pundak Yohan.


" Aku janji sayang, aku akan melindungi mu, menjagamu dan juga mencintaimu " Ucap Yohan dalam hati.


Bersambung....


Visual Yohan yang membuat Nida kaget dan terpana dengan gaya rambut Yohan.



Jangan lupa like, Vote dan Komentar yang banyak ya readers...


Love you dari Author.


😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2