
Maaf ya author lama up nya karena pembacanya minim sekali ,tolong dukungannya biar author semangat nulisnya ....
"Ayahhhhhhhhh "Teriak Devan.
"Devan "Ucap lirih Ardi.
"Kenapa ayah menampar ibuk yah kenapa ,ayah jahat pada ibuk pantas saja ibuk ninggalin ayah karna ayah selalu nyakitin ibuk "Ucap Devan kecewa dengan sikap ayahnya itu.
"Ya Allah Devan kamu kok bisa jadi dewasa gini nak ,padahal umur kamu masih 6 th "Ucap Nida dalam hati yang kaget tiba - tiba saja ada suara Devan.
Awalnya tadi Devan di mobil sama Safira dan Anjani ,di karenakan Devan kangen sama ayahnya dia menyusul Nida di rumah Ardi.
"Ya Allah Nida kamu gak apa - apa "Tanya Safira ke Nida.
Nida tidak menjawab pertanyaan Safira karna dia masih syok karna Devan melihat langsung dirinya di tampar Ardi.
"Ardi kamu itu bodoh dan brengsek rupanya ,kamu tega nampar Nida sampai berdarah begini "Ucap Safira yang emosi menggebu gebu.
" Dia menampar kekasih ku "Ucap singkat Ardi yang masih membela selingkuhannya.
"Hahahaha kekasihmu itu yang mulai mas ,kamu tak tau kalau dia itu licik mas , bodoh sekali kamu mau sama dia "Ucap sinis Nida yang tertawa sedih campur marah.
"Berani kamu ngatain Selly seperti itu ,aku tampar lagi kamu "Teriak Ardi.
"Ayo Fir Devan kita pergi ,disini itu ada sampah - sampah gak berguna ,sebaiknya kita pergi " Ucap Nida
"Ayo buk aku gak mau disini , tadinya aku mau ketemu ayah ,tapi sekarang dia bukan ayah ku lagi "Ucap Devan.
Deg ,Ardi kaget dengan ucapan Devan tadi.
"Devan maafin ayah "Ucap lirih Ardi.
Mereka semua meninggalkan rumah Ardi dengan sedikit emosi
"Nida ,seharusnya tadi aku ikut denganmu ,tu kan kamu di sakitin sama Ardi "Ucap Safira.
__ADS_1
"Ya mbak ,sampai sobek gitu bibir kamu "Ucap Anjani.
"Kita pending ya ke rumah mertua kamu "Ucap Safira
"Kita tetap kesana ,biar mereka tau seberapa jahatnya Ardi kepada ku "Ucap Nida.
"Iya udah tapi aku obatin dulu pakek p3k ini mbak"Ucap Anjani.
Anjani mengobati luka di bibir Nida akibat di tampar Ardi.
Selama perjalanan di merasakan perih dibibir nya akibat di olesin obat merah.
"Sampai Da "Ucap Safira.
"Ohh fir ,ayoo turun sayang "Ucap Nida.
"Iya ayo buk "Ucap Devan.
Safira , Anjani ,Nida dan Devan sudah di depan pintu rumah mertuanya.
"Assalamualaikum " Ucap salam Nida.
Ceklek.... pintu terbuka.
"Walaikumsalam ,kamu sudah datang nak "Tanya ibu ardi.
"Apa kabar kamu nak "zucap ibu ardi sambil memeluk Nida.
Belum sempat Nida menjawab ibu Ardi melihat pipi Nida.
"Astagfirullah nak ,ini pipi kamu kenapa lebam dan bibirmu berdarah "Ucap ibu ardi khawatir.
"Ibuk gak tau apa ,kalau anak ibulah yang menampar dan menyakiti Nida seperti itu "Ucap Safira sinis.
"Ardi "Ucap lirih ibu ardi
__ADS_1
"Ayo masuk dulu ,ya alloh Devan uti kangen banget sama kamu sayang "Ucap ibu ardi sambil mencium pipi Devan.
"Devan juga kangen uti "Ucap Devan
"Ayo masuk ,kita bicara di dalam "Ucap Ibu Ardi mengajak mereka masuk.
"Pak Bapak ,ini Nida dan Devan sudah datang"Teriak ibu ardi.
Nida menyalami Bapak mertua nya dan kakak iparnya.
"Ayoo duduk "Ucap Bapak Ardi.
"Devan kamu sama kakak ya di belakang , kakak punya sesuatu buat kamu "Ucap Putri anak Rana.
"Ayo kak ,bentar ya buk Devan ikut kak Putri dulu"Ucap Devan.
"Iya sayang ikutlah "Ucap Nida.
"Nida bapak minta maaf atas sikap ardi ke kamu yang sudah menyakiti hatimu dan juga fisaikmu,bapak mendukung semua keputusan kamu nak "Ucap Bapak Ardi.
"Iya Nida ,mbak juga mendukung keputusan kamu untuk bercerai dengan Ardi "Ucap Rana.
"Nida pipimu kenapa "Tanya Rana.
"Kalian tak tau , kalau anak kesayangan kalian yang menyebabkan pipi Nida lebam dan bibirnya robek "Ucap Safira
"Safira kamu gak boleh ngomong gitu "Ucap lirih Nida yang masih di dengar Safira.
"Maaf "Ucap lirih Safira
"Aku gak nyangka Ardi bisa sejahat dan sekasar itu , benar benar keterlaluan di pak "Ucap rana emosi mendengar ucapan Safira
"Aku sudah gak apa apa mbak ,aku sama devan kesini mau silaturahmi dan juga mau pamit sama kalian "Ucap Nida.
"Pamit ,pamit kemana nak .....!!!!!! Ucap bapak.
__ADS_1
"Aku ......