
" Kenapa sayang ku, kamu takut " Ucap Yohan.
" Tapi aku ingin ketemu Devan s.... sayang, kalau aku di kamar terus, Devan terus mencari ku " Alasan Nida yang gugup takut pada suaminya yang menyeramkan seperti hantu menurut nya.
" Apa kamu lupa hmm, kalau Devan di mansion mama. Devan justru ingin adik sayang " Ucap Yohan yang sedikit datar.
" *Bodoh kamu Nida, jelas-jelas Devan gak di sini kamu jadiin alesan. Aduh mampus aku di tangan si kejam ini " Gerutu marah Nida dalam hati.
" Aku tau sayang, kamu pasti bingung untuk menghindari ku kan, hahaha " Ucap senang Yohan dalam hatinya*.
" Ok, saat ini aku akan bebas kan kamu beberapa saat. Karna aku mau mengecek pekerjaan ku dulu di ruang kerja " Ucap Yohan.
" Tapi jangan harap kamu nanti bebas dari jeratan nikmat dariku sayang ku " Bisik Yohan di telinga Nida membuat nya meremang
Glek...
Nida menelan ludah nya sendiri karena antara takut, malu dan gugup sekaligus.
" Aku tinggal dulu ya sayang, kamu boleh telfon-telfonan bersama sahabat mu itu, tapi awas kalau sampai menelfon laki-laki, aku akan menghukummu tanpa ampun sayang " Ucap Yohan yang ada sedikit ancaman.
__ADS_1
" I.... i.. iya sayang " Ucap gugup Nida ketakutan.
Cup.... cup.... cup.
" Aku ke ruang kerja dulu ya " Pamit Yohan.
" Iya " ...
" Aku sedikit bebas dari si kejam itu, tapi gak tau nasib ku nanti " Ucap Nida.
Drettt.... drettt.
" Wah kebetulan Safira nelfon "
" Hallo sayang ku, gimana malam pertama nya seru tidak " Tanya Safira di sambunga telfon.
" Boro - boro seru, yang ada badan ku pegal semua dan tak bisa jalan " Ujar Nida.
" Hahaha, si kulkas berjalan benar-benar kuat juga menghajar mu Da. Kamu pasti menjerit nikmat kan " Ujar Safira.
__ADS_1
" Bukannya membuat aku happy yang lagi sengsara ini, ujung-ujungnya juga ngomongin itu-itu juga " Gerutu sebal Nida dalam hati.
" Kamu gak seru Fir, aku tutup telfon nya " Ucap kesal Nida pada sahabatnya itu.
Tut... tut...
Sementara di apartemen Safira kesal karena telfon ya di matikan sepihak.
" Waduh, dia marah gara-gara aku ledekin " Ucap Safira.
" Gak asyik Nida ini, kan aku benar kalau dia menjerit kenikmatan dari suaminya . Malah dia marah - marah " Ucap Safira lagi.
" Biarin aja, pasti dia di kurung sama kulkas itu. Secara kan lama duda nya, jadi sekali buka langsung tancap gas terus, hehe " Ucap Safira yang bermonolog sendiri.
Di bandara.
" Akhinya aku ke negara ini juga, aku pastikan
Yohan akan mengejar ku lagi " Ucap sombong Feli dengan percaya dirinya.
__ADS_1
" Aku harus mengatur rencana untuk mendapatkan Yohan lagi " ucapnya lagi .
BERSAMBUNG.