Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 41


__ADS_3

Safira tau kalau sahabatnya itu ngambek masalah kemarin. Safira langsung menyusul Nida di kamarnya.


" Nida, aku benar-benar minta maaf soal kemarin " Ucap permintaan maaf Safira.


" Ya Fir gak apa-apa. Aku juga salah main nyelonong masuk dan ganggu kamu bersama kekasihmu " Ucap Nida.


" Oh iya Fir, kamu nanti malam jadi datang ke pesta pernikahan Ardi " Tanya Nida.


" Ya jadilah! Kan aku dah bilang sama nenek sihir itu kalau kita datang bawa pasangan. Pasti dia nyahok lihat pasanganmu nanti " Ucap Safira.


" Aku sebenarnya males banget melihat mereka. Tapi aku harus membuktikan pada mereka berdua kalau aku bahagia sekarang " Ucap Nida.


" Nah gitu dong! Model kayak mereka harus di lawan, jangan lemah di hadapan mereka "Ucap Safira.


" Iya " Ucap Nida.


" Kamu nanti harus pamer Da. Kalau kamu punya calon suami tampan yang kaya raya dan tampan pula " Ucap Safira.


" Kalau pamer, nanti si tuan muda ke ge-eran lagi " Ucap Nida.


" Hahaha. Kamu aneh Da,nanti kalau jatuh cinta padanya bucin baru tau rasa " Ucap Safira.


" Gak mungkin lah " Ucap Nida.


" Fir, kamu cepetan nikah deh. Takutnya kebobolan " Ucap Nida.


" Ya sih Da, tapi nungguin kamu nikah sama Yohan dulu baru aku " Ucap Safira.


" Yaudah aku mandi dulu, gaun kamu untuk nanti malam udah aku siapin " Ucap Safira.


" Iya " Ucap Nida.


" Males banget aku datang " Ucap Nida dalam hati.


Di perusahaan YPA grup.


" Selamat pagi presdir " Ucap karyawan.


" Selamat pagi presdir " Ucap semua karyawan lagi.


Yohan dan Dion tetap diam tak membalas sapaan karyawannya dan langsung menuju lift.


" Pak presdir bener bener dingin. Tetapi sangatlah tampan, aku mau dong jadi istrinya " Ucap sang karyawati.


" Iya aku mau, jadi simpanan pun tak apa " Ucap karyawati lainya.


" Kalian mau gosip jangan disini, mau di pecat hah " Ucap Arif sekertaris Yohan yang baru saja datang.


" Iya Pak. Kami minta maaf. Tolong jangan pecat kami " Ucap Sang karyawan tadi yang menggosip.


" Kerja yang bener " Ucap Arif yang menatap tajam bawahnya.


" Baik Pak " Ucap serempak karyawannya.


Diruangan presdir.


" Dion, kamu sudah tau kan siapa yang mengkorupsi uang perusahaan " Tanya Yohan.


" Sudah tuan, apa di panggil kan sekarang tuan " Jawab Dion.


" Tidak sekarang yon, besok saja " Ucap Yohan.


" Baik tuan muda " Ucap Dion.


" Biarkan dia bersenang senang dulu. Setelah itu dia akan menangis darah, siapa suruh berurusan dengan seorang Yohan " Ucap Yohan dengan senyum devil nya.

__ADS_1


" Nanti malam aku akan menemani wanitaku ke pesta mantan nya. Pasti wanitaku akan di permalukan olehnya, dan kau tau apa yang harus kau lakukan Dion " Ucap Yohan.


" Baik tuan muda, saya mengerti " Ucap Dion.


" Saya permisi dulu tuan muda " Ucap Dion sambil membungkukkan badannya.


" hemm


Di restoran Safira.


" Da ngapain kamu bawa bekal " Tanya Safira yang melihat Nida bawa kotak makan.


" Tadi aku cuman sarapan sedikit Fir " Jawab Nida.


" Apa yang kamu bawa Da " Tanya Safira.


" Ini ada nasi, tempe goreng sama telur dadar dan juga sambel bawang " Ucap Nida yang menunjukkan bekalnya pada Safira.


" Tadi kan ada ayam goreng dan ayam kecap. Kenapa kamu cuma bawa itu " Ucap Safira.


" Gak ah! Aku mau nya lauk ini saja "Ucap Nida.


" Nida sayang! Kamu nanti kan jadi nyonya Alexander, masak makan kayak gitu " Ucap Safira memancing Nida.


" Biarin aja. Walaupun aku nanti jadi istrinya aku tetap makan yang kayak gini " Ucap Nida yang sambil makan bekalnya.


" Iya iya nyonya Alexander yang cantik membahana " Ucap Safira.


" Lebay " Ucap Nida.


Safira cuman manyun mendengar ucapan sahabatnya itu.


Di hotel tempat tinggal Ardi.


" Sayang apa mungkin nanti mantan istrimu datang " Ucap Selly.


" Lihat saja datang atau tidaknya aku akan tetap membuat dia sadar dia itu siapa " Ucap Selly.


" Kenapa ya dengan Selly ini, sepertinya dia punya dendam pribadi pada Nida " Ucap Ardi dalam hati.


" Sayang aku tak sabar dengan nanti malam, pasti banyak rekan kerjaku memuji kita yang mengadakan pesta pernikahan megah " Ucap Selly.


" Pasti dong sayang " Ucap Ardi.


" Kalau kamu tak kaya dan hot di ranjang ogah aku menikah denganmu " Ucap Ardi dalam hati.


Tak terasa waktu pun sudah malam.


" Nida kamu udah siap " Tanya Safira.


" Udah " Jawab Nida.


" Gila Nida, kamu cantik pakek banget. Iya kan Devan mommy mu sangat cantik " Ucap Safira yang melongo melihat Nida.


" Iya tante,mommy ku sangatlah cantik. Pasti daddy sangat kagum melihat mommy " Ucap Devan yang memuji Nida.


" Devan ngapain sih manggil ibuk mommy! Gak pantas tau " Ucap Nida kesal dengan panggilan Devan padanya.


" Ibuk,kata daddy Yohan itu ibuk harus di panggil mommy tau " Ucap Devan polos


Hahahaha.


Safira tertawa mendengar ucapan Devan yang sangat lah penurut pada ucapan Yohan.


" Ini lagi,ngapain kamu ngetawain aku " Ucap Nida kesal.

__ADS_1


" Siapa juga yang menertawakan kamu. Aku itu ketawa mendengar ucapan anakmu yang pintar itu " Ucap Safira.


" Oh iya Nida, Rendy dan Yohan sudah di bawah! Ayo turun " Ajak Safira.


" Ya ok " Ucap Nida.


" Sayang ibuk berangkat dulu ya " Ucap Nida.


" Ya buk hati-hati " Ucap Devan.


" Aku tau buk, kalau ibuk menghadiri pernikahan ayah. Aku harus bisa membuat ibuk bahagia " Ucap Devan dalam hati.


" Ayah jahat, ayah kejam " Ucap Devan lirih.


Nida dan Safira sudah sampai di lantai 1.


" Hai Sayang " Sapa Yohan.


" Kamu sangat cantik sayang " Puji Yohan.


Nida bersemu merah mendengar pujian Yohan.


" Astaga dia tampan sekali sih, membuat aku terpana saja " Ucap Nida dalam hati.


" Sayang kenapa kamu melamun, pasti kaget ya melihat aku tampan " Tebak Yohan.


" Enggak " Ucap Nida gugup.


" Kok dia bisa tau ucapan dalam hatiku ya " Ucap Nida dalam hati.


" Ayo sayang berangkat, kita lihat apalah pesta pernikahan mantan suami mu itu megah " Ucap Yohan.


" Loh! Safira tadi di mana " Ucap Nida yang celingukan mencari Safira.


" Sudah berangkat duluan bersama Rendy " Ucap Yohan.


" Kenapa gak bareng kita saja " Ucap Nida.


" Aku gak mau kebersamaan kita di ganggu " Ucap Yohan yang sok cool.


" Yaudah ayo berangkat " Ucap Nida.


" Ok " Ucap Yohan.


Selama di perjalanan pun mereka berdua diam saja tanpa ada yang bersuara. Entah mereka berdua memikirkan apa.


" Sudah sampai " Ucap Yohan.


Mereka berdua turun dari mobil.


" Ayo masuk " Ajak Nida sambil memeluk pinggang Nida possesif.


" Astaga doa sangatlah tampan dan wangi lagi. Aduh jantungku berdetak cepat " Ucap Nida dalam hati.


Mereka berdua masuk di dalam hotel menuju gedung tempat pestanya.


" Wah, siapa yang di tuan muda Yohan " Ucap tamu undangan.


" Iya, apa calon istrinya " Ucap tamu lainya.


Yohan dan Nida jadi pasangan yang jadi tatapan semua tamu yang ada di pesta pernikahan Selly dan Ardi.


" Sial, itu kan Nida? Kenapa cantik sekali " Ucap Ardi yang melihat Nida.


" Dasar wanita jal*ng cari perhatian. Dan siapa lagi yang jadi pasangannya itu " Ucap Selly dalam hati yang murka melihat Nida jadi tatapan kagum di pestanya.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2