
Di negara K
" Sayang , kamu harus nyusul lho kalau aku ke Indonesia ya " Ucap Feli.
" Iya sayang, aku mana mungkin kuat kamu tinggal sayang. Kau kan belahan jiwaku " Ucap Albert.
" Gombal deh aku. Aku makin cinta sama kamu sayang ku " Ucap Feli senang.
" Aku juga sangat mencintai mu sayang " Ucap Albert.
" Tapi bohong, aku ingin kau jadi pemuas nafsuku dan ingin menghancurkan Yohan melalui dirimu bodoh " Ucap Albert dalam hati.
" Aku ingin rencana ini berhasil, supaya aku bisa mendapatkan harta mu Yohan. Dan aku hidup bahagia dan kaya raya bersama Al tentunya " Ucap Feli dalam hati.
*****
Sementara di kota Surabaya.
" Mbak, kamu jadi mau ke Jakarta mengunjungi Safira " Tanya Roni pada Susi.
" Ya jadilah Ron, kan aku ada kerjaan juga disana. Mungkin 3 bulanan aku ke sana, karena mbak mau bangun restoran cabang di sana " Jawab Susi.
" Ya mbak, nanti aku juga nyusul kesana dan juga bantu-bantu mbak, supaya gak repot-repot banget. Biar mbak cepat dapat jodohnya " Ucap Roni sambil menggoda kakaknya.
" Ish kamu itu... Kamu duluan gih yang nikah duluan" Ucap Susi.
" Mana ada mbak, kakak perempuan harus nikah dulu, baru adeknya. Gimana sih mbak Susi ini " Ucap Roni.
__ADS_1
" Jodohnya mbak masih nyangkut di pohon toge Ron " Jawab asal Susi.
" Hahaha, mana ada pohon toge mbak " Ucap Roni yang tertawa mendengar ucapan Susi.
" Ada lah. Aku jadi kangen sama Devan, untung aku ada projek di Jakarta, jadi bisa bertemu Devan, Nida dan juga sepupuku yang gesrek " Ucap Susi.
" Iya aku juga kangen sama mereka " Ucap Roni menimpali ucapan Susi.
*******
Di mansion Yohan.
" Mommy " Teriak Devan.
" Hai sayang. Kamu dari mana? " Tanya Nida.
" Terima kasih Ma Pa , sudah mengajak jalan-jalan Devan. Maaf merepotkan Mama dan Papa " Ucap Nida sopan.
" Ngapain kamu berterima kasih sayang, mama dan papa cuman ingin mengajak cucu mama jalan - jalan " Ucap Mama Yohan.
" Ohh iya, mana suami mu Nak " Tanya Papa Yohan.
" Mas Yohan di ruang kerjanya bersama sekertaris Dion pa " Jawab Nida.
" Bentar ma, Papa mau ke ruangan kerja Yohan dulu " Ucap Gavin sambil mencium bibir istrinya.
" Malu pa, ada menantu " Ucap Mama Yohan.
__ADS_1
" Benar-benar mirip ya anak sama bapak sama-sama gak tau tempat untuk mesum " Ucap Nida dalam hati.
" Maaf ya sayang, papa mertuamu memang begitu. Pasti Yohan juga seperti itu nantinya " Ucap Mama Yohan.
" Aduh, ini mamanya juga sama seperti anaknya " Ucap Nida dalam hati.
" Iya ma " Ucap Nida lirih.
" Mommy Devan ke kamar dulu ya, bye Nenek, bye Mommy " Ucap Devan yang berlari menuju kamarnya.
" What, berarti aku dicium Gavin tadi Devan melihatnya " Ucap Mama Yohan kaget melihat Devan masih ada di sampingnya dari tadi.
" Ya ma, Devan melihatnya " Ucap Nida.
" Aduh malu aku, masak berciuman di lihat cucu dan juga menantu " Ucap Mama Yohan dalam hati.
" Nida, gimana kalau kita masak saja " Ajak Mama Fenny.
" Ok ma, aku ingin buat pecel ma " Ucap Nida.
" Ok sayang, aku ingin mencicipi masakan mantuku yang cantik ini " Ucap Mama Fenny.
" Iya ma, aku ingin jadi menantu yang baik buat Mama dan papa. Bimbing aku ya Ma " Ucap Nida.
" Ya sayang " Ucap Mama Fenny.
" *Nida sangatlah berbeda jauh dengan Feli. Semoga kau bahagia nak bersama Nida " ucap Mama Fenny dalam hati.
__ADS_1
BERSAMBUNG*...