Menikah Lagi Dengan Duda Mafia

Menikah Lagi Dengan Duda Mafia
Episode 38


__ADS_3

Di mansion Yohan.


" Gimana Dion, mereka sudah menangkap tikus pengangguran tadi " Tanya Yohan.


" Sudah tuan muda, Robert sudah menangkap 2 orang dan lainya melarikan diri tuan " Ucap Dion.


" Buat dia mengaku siapa bos nya, dan siksa dia sampai mengaku, kalau tidak mau mengaku masuk kan saja di kandang katty " Ucap Yohan.


" Dan besok malam aku akan menemuinya, suruh Rendy cari tau, siapa tikus pengganggu tadi " Ucap Yohan lagi.


" Baik tuan muda, saya permisi dulu " Ucap Dion sambil membungkukkan badannya.


" Hmm "Cuman suara deh eman saja.


Katty adalah singa kesayangan Yohan, katty singa penurut di saat tuannya memerintahkan apapun yang di perintah kan Yohan, serem bukan.


******


Pagi pun tiba.


" Fir, ngapain juga sih tuan muda Yohan ajak aku ke rumah kedua orang tuanya" Tanya Nida.


" Supaya kamu bisa berkenalan langsung pada orang tuanya dan juga meminta restu, kalian kan akan menikah " Jawab Safira.


" Secepat itu Fir, aku baru saja bercerai" Ucap Nida.


" Nida , lebih cepat lebih baik " Ucap Safira.


"Fira, aku mendapatkan suami seperti mas Ardi aja yang tak kaya saja selingkuh.Apalagi ini calon ku tuan muda kaya raya, pasti wanitanya banyak Fir " Ucap Nida yang masih ragu dengan Yohan.


" Nida, laki-laki itu tak semuanya sama seperti mantan suami mu itu, Yohan memang kaya dan kelihatanya sadis menurut mu tapi aku yakin dia laki-laki setia" Ucap Safira meyakinkan Nida.


" Aku benar-benar bingung Fir saat ini, mana ada yang mau wanita janda yang jelek seperti aku ini " Ucap Nida.


" Siapa yang bilang kamu jelek " Tanya Safira.


" Mas Ardi, dia selingkuh karna aku kucel, jelek dan pakaian ku daster mulu di rumah, pantas dia berpaling dariku " Jawab Nida yang mengingat perkataan mantan suaminya menghinanya.


" Mata Ardi itu yang rabun , kamu cantik nya kayak gini seperti artis Thailand di bilang jelek" Ucap Safira.


" Laki-laki yang tampannya biasa aja bilang aku jelek, apa lagi Yohan yang tampan nya luar biasa seperti oppa Korea pasti melihat aku seperti upik abu, iya upik abu " Ucap Nida yang tanpa sadar menyebut Yohan tampan seperti oppa Korea.


" Kamu baru mengakui ya kalau tuan muda Yohan tampan kayak oppa Korea " Ucap Safira sambil tersenyum.


"Gak, aku cuman menirukan omongan mu " Ucap Nida yang mengelak bohong.


" Udah deh, aku ngomong sama kamu ujung-ujungnya oppa Korea melulu " Ucap Nida yang langsung masuk kamar.


" Kan dia dulu yang bilang oppa Korea, kenapa aku yang di salahin coba " Ucap Safira.


" Awas saja kalau sampai bucin pada kulkas berjalan itu, aku duluan yang akan mengolok-olok mu nanti " Ucap Safira.


Nida di kamar benar-benar malu sama Safira.


" Mulut mu memang bocah da, ngapain sih ngomong kayak gitu tadi " Ucap Nida yang bermonolog sendiri.


" Buk aku kan sudah sarapan, aku pamit sekolah dulu ya, assalamu'alaikum " Pamit Devan pada Nida.


" Buk jangan bicara sendiri nanti seperti orang gila entar hehe" Canda Devan .


" Devannnn" Teriak Nida.


" Da ngapain sih kamu teriak teriak gitu " Tanya Safira.


" Aku gak apa-apakan " Jawab Nida.


" Nih ada gaun dari calon suami mu tercinta " Ucap Safira.


" Gaun apa " Tanya Nida.


" Gaun untuk bertemu calon mertuamu nanti " Ucap Safira


" Jadi orang kaya benar-benar ribet, ketemu calon mertua saja pakai gaun, kayak mau ke kondangan saja" Gerutu Nida.


" Dan katanya asisten nya akan menjemput kamu sebentar lagi, ini kan masih jam 7 tu, kamu aku dandanin dulu "Ucap Safira.


" Katanya aku di jemput di restoran " Ucap Nida.

__ADS_1


" Gak jadi , jemput nya di dari apartemen saja " Ucap Safira.


" Asisten si sadis kesini tadi " Ucap Nida.


" Ya, pas kamu masuk karena tadi " Ucap Safira.


" Yuk aku make over biar jadi Ratu dalam 1 hari hehe " Ucap Safira.


" Iya " Ucap Nida terpaksa.


" Tadi itu yang antar kurir, bukan asisten menyebalkan itu, Nida di bohongin percaya saja " Ucap Safira dalam hati.


****


Mansion Yohan.


" Dion kamu sudah bilang pada Arif untuk menghandel perusahaan " Tanya Yohan.


" Sudah tuan muda, kebetulan hari ini tak ada jadwal meeting dan juga tak ada pertemuan apapun sama klien, jadi Arif bisa menghandel semuanya" Jawab Dion.


" Bagus " Ucap Yohan.


" Sudah kamu kirim kan gaun untuk wanitaku " Ucap Yohan.


" Sudah tuan muda " Ucap Dion


" Ayo kita berangkat " Ajak Yohan.


" Bentar bentar, apa aku sudah tampan Dion dan juga rapi " Tanya Yohan.


" Sudah tuan muda, anda sangatlah tampan. Pasti nona muda sangatlah senang melihat penampilan anda " Jawab Dion.


" Ya pasti, dia akan kagum kepada ku " Ucap Yohan dengan penuh percaya diri .


" Gini nih kalau sudah jatuh cinta, membuat orang sedikit gila " Ucap Dion dalam hati.


" Ayo berangkat " Ucap Yohan.


****


Sementara di apartemen.


" Ini beneran aku Fir, aku cantik ya kalau berdandan " Ucap Nida.


" Kamu itu sangat lah cantik Nida, hanya laki-laki matanya rabun saja yang melihatmu jelek " Ucap Safira.


" Semoga saja Fir " Ucap Nida.


" Gitu dong, kamu harus optimis dan percaya diri "Ucap Safira.


" Iya iya" Ucap Nida.


Tok... tok....


" Non, di depan sudah ada tuan Yohan untuk menjemput nona Nida " Ucap bibik surti.


" Iya bik" Ucap Safira.


" Da pangeran mu sudah datang menjemput mu " Ucap Safira.


" Dih lebay, pangeran dari hongkong " Ucap Nida.


" Bukan dari hongkong Da, tapi dari Korea " Ucap Safira.


" Kenapa aku deg - deg kan begini sih" Ucap Nida dalam hati.


" Ayoo " Ucap Safira sambil menggandeng tangan Nida.


Mereka berdua menemui Yohan di ruang tamu.


" Tuan muda Yohan " Panggil Safira.


Yohan langsung melihat mereka arah Nida, dan dia langsung terpana melihat Nida yang sangatlah cantik sekali.


" Hei tuan, kenapa melamun " Ucap Safira.


" Nggak , kamu cantik sekali sayang " Ucap Yohan memuji Nida.

__ADS_1


" Te terima kasih " Ucap gugup Nida yang sangatlah malu di tatap Yohan.


" Cie, tu kan calon suami kamu bilang kalau kamu cantik " Bisik Safira ke Nida.


" Apasih " Ucap lirih Nida yang masih di dengar Safira.


" Ayo kita berangkat sayang, mama ku ingin sekali bertemu dengan mu " Ucap Yohan.


" I iya " Ucap Nida gugup.


" Hati-hati sahabatku " Ucap Safira dan Nida cuman mengangguk.


Mereka berdua sudah berangkat ke kediaman orang tua Yohan.


Di mansion orang tua Yohan.


" Ma katanya Yohan akan bawa calon menantu buat kita " Tanya papa Gavin.


" Iya pa, mama sangatlah senang anak kita tidak jadi duda tua nantinya, walaupun sudah tua sih sekarang "Ucap mama Fenny.


" Iya ma, seperti apa cantiknya menantu kita, sampai bisa meluluhkan hati manusia es itu " Ucap papa Gavin.


" Papa aja juga dingin, itu juga keturunan darimu " Ucap Mama.


" Iya deh, papa juga sangatlah dingin tapi luluh sama wanita cantik seperti mama ini " Ucap Papa.


" Sudah tua masih aja gombal " Ucap mama Fenny.


Hahaha, papa Gavin cuman tertawa mendengar ucapan istrinya.


" Nyonya, tuan muda Yohan sudah di depan " Ucap sang kepala pelayan.


" Ayo kita kedepan sayang " Ucap Mama Fenny.


" Wah anak mama yang tampan paripurna akhirnya datang membawa menantu mama " Ucap mama Fenny.


" Ya " Ucap singkat Yohan.


" Ini menantu mama Yohan, ayo masuk nak " Ajak Mama Fenny menggandeng tangan Nida.


" Ya Tuhan, ini rumah apa istana sih, aku gugup sekali " Ucap Nida dalam hati.


" Mama sepertinya sangat menyukai wanitaku, baguslah " Ucap Yohan dalam hati.


Nida sangatlah gugup dan berkeringat dingin.


" Ayo sayang duduk sini " Ucap Mama Fenny.


" I... iya buk " Ucap gugup Nida.


" Nama mu siapa " Tanya papa Gavin.


" Nama saya Nida dewi Anjani pak " Jawab Nida sangatlah gugup.


" Umur " Tanya Gavin lagi.


" 24 tahun " Jawab Nida.


" Ya Allah ini mau interview atau ketemu calon mertua sih " Ucap Nida dalam hati.


Bersambung.....


Visual Nida yang cantik sekali.



Visual Yohan



Penasaran kelanjutannya.


Jad ikuti terus cerita nya, biar tidak penasaran. Ok


Like


Komentar dan Vote yang banyak

__ADS_1


Love you..... 😀😀😀😀😀


__ADS_2